Yeong-Wonhie Seongsil (faithfulness to forever) Part 1

841108520

ff Kali ini gue bikin jadi part soalnya ini kalo di MS word nyampe 60 halaman,dan maaf buat Sanderp atau fansnya sandeu di ff ini sandeul gue bikin mati ! #eh tapi gak beneran cuma dalam ff loh yah,betewe dari pada gue bacot terus mending cekidot aja ke ffnya,capcus cyiiinnn !!!, satu lagi beberapa tag di samping itu ada yang muncul pertengahan.dan mau akhir gitu jadi sabar aja dan baca ffnya dari awal gomawoo xiexie
_____________________________________________________

Nana pov
“channie jangan terlalu cepat bawa mobilnya” ucapku sambil menguatkan sabuk pengaman

“sudahlah kak, ini sudah sangat lambat “

“apa kamu bilang ini lambat dan sangat lambat ,channie pelankan sedikit mobilmu ini aku sangat mual

“ucapku sambil memegang perutku yang memang sudah terasa sangat mual,kulihat di speedometer mobil gongchan menunjukan angka 120 dan itu menurut ku sangat sangat cepat.aku memang takut dengan kecepatan aku trauma dengan kecelakaan yang menimpa ku dan…sudahlah cerita ini sudah kukubur.tak terasa mobil yang disupiri oleh gongchan telah sampai kerumah kulihat ada mobil avanza yang parkir di depan rumah kulihat plat mobilnya,aku hapal mati  plat mobil itu ya itu mobil baro nomor polisinya  B 412 O,aku pun segera masuk,dan channie membawakan belanjaan ku
nana pov end

gongchan pov
“kyaaa berat sekali belanjaan kamu nana “ ucapku tanpa memakai panggilan kakak ,kulihat kakak nana kembali ke arahku wajahnya terlihat sangat murka.

“channie kau tidak memakai panggilan kakak” ucak kak nana sambil menjewer kupingku

“eh,iya iya maaf maaf kakak lain kali enggak lagi deh hehehe” cengirku menahan rasa sakit jeweran noona  nana yang sangat menyebalkan .kim nana adalah noona sematawayangku walaupun dia perempuan dia sangat tangguh baru baru ini dia baru saja kehilangan kakak sekaligus pacarnya taemin .tapi kurasa dia selalu menyembunyikan perasaan sedihnya.dia selalu mengerjakan hal hal yang tidak penting contohnya menjewer kupingku tadi,hueh~ aku mulai sebal denganya .akupun masuk kepintu kulihat baro sedang berbaring di sofa empuk.sebal sekali melihatnya langsung saja kulempar belanjaan ku ke badan nya.
gongchan pov end

baro pov
“aww sakit “ Gerang ku,ku tatap gongchan dengan wajah sebal “eh mau apa kau channie melemparku dengan tiga kantong kresek yang penuh dengan bahan makanan..”ucapan ku terhenti “hee,bahan makanan “ akupun membelalak kulihat ada satu bungkus bumbu kimchi,dan aku pun membawa  kantong keresek ke dapur,segera kucari kak nana,ternyata ia sedang berduaan dengan jinyoung
baro pov end

Nana pov
kulihat baro berlari menuju ke arah ku
“noona nana ! “ teriakan baro sungguh memekikan telinga ku dan jinyoung

“baro ! bisakah kau kecilakan suara kamu seddiiikkiitt saja sungguh gendang telingaku sudah sangat sakit mendengarkan teriakan mu tadi” ucapku sambil mengeluarkan hembusan nafas sebal lalu kutatap baro dengan kesal

“ maaf kak,kak apakah hari ini kau akan menyediakan banyak makanan untuk kami  ?”

“iya,itu bahan bahannya sudah aku beli kalian berlima main saja di halam belakang” aku menunjuk cnu yang sudah memegang bola basket dan menuju kearah jinyoung,rupanya cnu mengajak jinyoung untuk bermain basket.lalu kutatap lagi baro.

“oh ya baro dimana sandeul dan channie “

“sepertinya mereka lagi dilantai tiga main ps kali kak “

“oh sukurlah,kedua anak itu mulai waras “ucapku sambil mengelus dada, gongchan dia adik ku sematawayang umurnya memang muda tapi kelakuan nya seperti anak kecil, sejak kami pindah ke Indonesia  gonchan bertemu dengan 4 teman barunya yaitu cnu,jinyoung,baro dan sandeul ,sandeul sejak bertemu dengan sandel kulihat gongchan mulai bisa beradaptasi mengapa karna sandeul sama seperti gongchan walaupun umur mereka hanya beda setahun saja .mereka sama gilanya..

Nana ending pov
nana pun memasak makanan yang sangat banyak di bantu jinyoung dan cnu yang sedari tadi sudah selesai bermain basket,taklama kemudian channie dan sandeul turun dari lantai dua  dan langsung menghampiri mereka bertiga

Nana pov
“sandeul tolong kau ambilkan aku sebuah tomat di kulkas  didekat meja makan “ucapku sambil mencicipi masakan ke 3

“ahh kak aku mau bermain dengan gongchan “ ucap sandeul sambil memonyongkan bibirnya,kulihat sandeul  lari kabur menjauh dari dapur sepertinnya dia akan mendatangi gongchan.sebal sudah aku ku ambil sendiri tomat di kulkas,tapi tiba tiba aku terpeleset .untung saja jinyoung segera menangkap ku bila tidak mungkin aku bisa gagar otak karna mengantam lantai yang sangat keras.kami bertatapan
sebentar.tapi jinyoung membuyarkan tatapan kami

“nana kau tidak apa ?”

“eh,tidak tidak aku tidak apa “ucapku sambil berusaha berdiri

nana pov end

I miss you everyday
I miss you every time
Neoreul jiul suga eopta
Shimjange baghyeo eoryeotta

OH baby ireon nal yokhaji ma
Namja dabge cool hage itji mothae mianhae
I’m sorry modeun ge nae tashiya
Nan neomu apeuda baby

I remember you nal tteonan neo
Dorawa
So I need you baby
Neo hanaman kidarilge
My heart running out
Time is running out

terdengar alunan music di ruang tamu, sepertinya gongchan memutar lagu B1A4 judulnya ‘remember ‘.tapi sepertinya sandeul sudah bosan dengan lagu itu dia pun memasang headphone di telinganya dan memutar lagu 3 macan ‘iwak peyek’  ia pun bernyanyi layaknya trio macan

iwak peyek iwak peyek iwak peyek
sego jagung sampe tue sampe
ele sandeul tetap di sanjung.

“sandeul cepat matikan lagu itu,suaramu sangat sangat tidak enak apa lagi saat kamu menyanyikan lagu itu ! “ teriak Cnu,Jinyoung dan Nana sedangkan gongchan malah asik dengan ipad applenya .sangking asiknya sandeul sampai tidak mendengar  jinyoung dan kawan kawannya  berteriak.habis sudah kesabaran jinyoung diteriakinnya lah si sandeul di telinganya nya

.”SANDEUL CEPAT MATIKAN LAGU ITU ,SUARAMU SANGAT SANGAT TIDAK BAGUS…” belum selesai jinyoung  berteriak mulut jinyoung langsung di tutup oleh sandeul

“iya,iya aku tau aku tau” ucap sandeul  kecewa

nana pov

“sandeul suara kamu itu bagus,tapi cobalah unyuk menyanyi yang benar jangan lagu itu terus bosen tau dengarnya “ ucap ku sambil mencoba menarik wajah  sandeul agar sandeul menatap ku.

“iya,kak nana baiklah aku akan berusha belajar menyanyi dengan baik “ ucap sandeul sambil menatap dengan senyumnya yang indah

“sudahlah jangan menatapku begitu sandeul,tatapan mu sangat menakutkan ”akupun berkata dalam hati kalo kamu bukan teman adik ku sandeul sudah kucadikan pacar brondongku hahahah~ ucapku sambil senyum senyum sendiri

nana pov end

“hei kalian cepat kemeja makan makanan nya sudah siap  !” teriak cnu sambil meletakan makuk berisi  penuh sup krim kesukaan baro ,saat cnu berbalik untuk mencuci tangan dan kembali terlihat baro yang sudah sangat rapi duduk dimeja makan bahkan dia sudah memegang mangkuk dan sendok

“kak cnu berikan aku sup krim itu !” teriak baro dengan lantangnya

“hei baro ayolah kita tunggu yang lain dulu “

“baiklah”

5 Menit…

7 menit…

20 menit…

dan sekarang sudah setengah jam …

“haduh sandeul kok belum keluar keluar dari kamarnya “ ucap jinyoung yang mulai resah

“sudahlah kak mungkin dia tertidur ,ayo kita makan sekarang “ucap baro sangat terburu buru.lalu jinyoung pergi kekamar sandeul.ia melihat sandeul terbaring di lantai lalu ia memanggil cnu

“ Cnu ! sandeul pingsan “ucap jinyoung dari kamar,karna jinyoung tidak sanggup menggendong sandeul,sandeul pun di gendong cnu.lalu  jinyoung meletakan punggung tangannya di jidat sandeul yang bisa dibilang sedikit jenong”Cnu sandeul demam tinggi “

“gongchan cepat nyalakan mobilnya kita akan bawa sandeul kerumah sakit “ucap cnu sambil mengambil dompet dan beberapa kartu atm di lemari nya.setelah mobil terdengar dinyalakan cnu pun segera mengendong sandeul ke dalam mobil

didalam mobil…

nana pov
“sandeul bangun,sandeul bangun “ ucap ku dengan suara serak ,aku takut sandeul kenapa kenapa sebab sandeul sudah ku anggap sebagai adikku sendiri karna dia sama stresnya dengan gongchan.

“sudahlah kak,sandeul tidak apa apa mungkin dia hanya keletihan karna kemarin sekolah kami mengadakan camping “ ucap gongchan santai

“gongchan diam kamu “ ucap ku  dan cnu

“oke”ucap gongchan sambil focus melihat jalan,sendangkan  baro dan jinyoung di rumah menunggu kabar,.apakah sandeul akan menginap

nana pov end

sandeul segera di baringkan di tempat tidur rumah sakit,lalu sandeul di bawa ke unit gawat darurat.menit pun dilewati tiba tiba pintu ruang ugd terdengar pintu dibuka seberti mendapatkan berita kelulusan ujian nasional.gongchan,cnu dan nana pun langsung menuju kearah pintu ugd

“dokter bagaimana keadaan adik saya “ ucap nana yang sudah sangat mengkhawatirkan sandeul.

gonchan membelalak dan bergumam “ha? Sejak kapan sandeul jadi kakak ku,enak saja nana bilang sandeul adiknya huh.dasar nenek sihir menyebalkan” gumaman gongchan terdengar oleh nana

“apa kamu bilang channie ?”ucap nana

“eh,enggak .aku tadi bilang  aku sangat khwatir dengan keadaan sandeul”

“awas kau berkata kata lain lain “ ucap nana sambil mengepalkan tangannya kewajah channie

“saya mau bertanya,disini siapa keluarga sandeul “ucap dokter

“saya dok,ada apa dengan adik saya sandeul ?” ucap nana penasaran

“maaf mba,apakah anda tidak tau kalo sandeul mempunyai penyakit kanker otak ?”

“tidak dok sandeul tidak pernah memberi tau kami tentang penyakitnya itu ?”

“pantas saja,kini kanker otak sandeul sudah mencapai stadium dua “

“astaga ! pantesan waktu itu aku ngeliat sandeul masuk rumah sakit kupikir dia akan menjenguk saudaranya “ ucap gongchan sambil menatap nana

“benarkah sandeul,kamu memang benar benar melihat sandeul masuk kerumah sakit ? “ ucap cnu.

“iya,suer deh “

“dok apa yang harus kami lakukan” ucap nana

“kalian cukup menjaga kesehatanya,menjaga pola makannya dan jangan buat dia menjadi setres bawalah dia kedalam dunia yang menyenangkan”

Oh Baby Ma Bling Girl Bling Girl
Nege teogeopshi bujokhangeol ara
Hajiman geudaereul hyanghaneun
Maeumeun nado eojjeol su eopnabwayo

So so I love you
Oh Baby Ma Bling Girl Bling Girl
Neowa hamkkeramyeon forever ever
Oh baby geudaega jakkuman
Nae mameul budeureopge mandeunabwayo
Ma Bling Girl

tiba tiba handphone gongchan berbunyi ternyata panggilan dari baro

“channie,bagaimana keadaan sandeul ?”

“baro,ternyata sandeul mengidap penyakit kanker otak “

“apa ! kanker otak ?”ucap baro dengan kaget sehingga teriakan nya mengangetkan jinyoung,jinyoung pun langsung merebut telpon baro

“gongchan apa yang terjadi dengan sandeul ?” ucap jinyoung yang sudah sangat khwatir dengan keaddan sandeul

“ha,mengapa kau merebut telfon baro,ya jinyoung sandeul kena penyakit kanker otak stadium dua “

“apa !stadium dua,ohya gongchan apakah dia menginap ?”

“sepertinya dia menginap,oh ya sekalian kau bawakan baju sandeul ya.pakai aja mobil  Hyundai mu warna putih yang ada di garasi kuncinya ada di kamar ku”

“baiklah aku akan membawakan baju sandeul ,rumah sakit mana “

“rumah sakit seperti biasa “

“oke aku kesana sekarang” lalu jinyoung  mencari baro rupanya baro sudah mengerti apa yang akan dikatakan jinyoung

“bar..” kata kata jinyoung terpotong ketika melihat baro sedang menyimpuni baju sandeul

“yayaya aku mengerti kau akan menyuruh ku untuk mempersiapkan baju untuk sandeul kan .aku sudah faham,ayo kita pergi aku udah selesaI “

merekapun pergi kerumah sakit dimana sandeul dirawat,didalam mobil jinyoung mendengus kesal

“ya tuhan sandeul mengapa kau tidak pernah memeriksakan penyakitmu itu,huah sandeul kau bodoh sangat sangat bodoh” ucap jinyoung,yang tak sadar mengeluarkan airmata

“sudahlah kak,aku yakin sandeul pasti bisa sembuh aku banyak tau tentang sandeul,sandeul itu orang nya kuat dia sanggup menghadapi apapun” ucap baro menyemangati jinyoung di sambili dengan kedua tanganya yang mengengam “fighting” sambungnya

bebrapa menit kemudia mereka telah sampai di rumah sakit jinyoung pun langsung berlari menuju kamar dimana dirawat sandeul .tanpa sadar ia meninggalkan baro yang sedari tadi menurunkan koper baju sandeul.

baro pov
“kak jinyoung kunci mobilnya dimana “ teriakku dari jauh

“ada di dalam baro !”kulihat jinyoung sambil berlari

setelah menurunkan koper akupun  segera menuju ruangan dimana dirawat sandeul,aku langsung memeluk sandeul yang sedang terbaring lemas di kasur rumah sakit

“bebek ku,kau tidak mengapa kan “ucap ku menangis di samping tangan sandeul .tiba tiba sandeul bangun karna kaget mendengar suara tangisan ku.

“sudahlah tupai aku tidak apa,heh tupai kau sisakan makanan buatku yang di masak tadi sama kak cnu
ucap sandeul yang mulai melawak,aku tau sebenarnya sandeul menahan rasa sakit kepalanya

“sudahlah sandeul kau tidak usah menutupi penyakitmu,kami tahu kau sakit apa “ucap jinyoung tegas

“memang aku sakit apa kak ?”kulihat sandeul memasang wajah polos yang tak tulus

“kau kena penyakit kanker otak mengapa kau tidak pernah cerita pada kami sandeul “ ucapku sambil memegang tangan sandeul

“maaf kawan aku tidak ingin membuat kalian sedih,apalagi membuat kalian repot” ucap sandeul,kulihat di pelupuk matanya mengenang air mata”bisakah kalian tinggalkan aku sendiri beri aku waktu untuk ketenangan” sambung sandeul

“iya jinyoung sebaiknya kita biarkan dulu sandeul untuk menenangkan dirinya” la lau mereka pergi tapi tiba tiba tangan ku di tarik sandeul.

“tupai, bisakah kau menemaniku untuk hari ini “

“ya,bebek aku bukan tupai tapi kelinci”ucap baro kesal

“ya maaf,heheh eh kau bawakan ipodku tidak yang tadi kutaruh di meja ?” ucap sandeul yang kelihatanya mulai sehat

“ya,kubawakan sebentar aku ambilkan di koper “

“ha ? koper,untuk apa ?”Tanya sandeul berlaga bego.

“eh bek,kamu disuruh nginap karna penyakitmu itu.”ucapku sambil mengeluarkan ipod sandeul.

“astaga,aku tak apa .mana headshet nya,kau bawakan handphone ku juga tidak”

“kalo handphone liat di kantong celana,eh sepertinnya aku lupa membawakan kamu headshet”
baro pov end

tiaba tiba terdengar lagu yang tidak asing di terdengar dari dalam ruangan

“astaga sandeul,dia sangat tidak tau tempat.”ucap jinyoung mendengus kesal

“dasar MacanLovers” sambung gongchan  malas

“iwak peyek “ sambung nana sambil mencari headsetnya.

mereka berempat masuk kedalam ruangan,dan melihat ada dua orang yang sedang duet  lagu iwak peyek,dengan layaknya seorang main vocal dan rapper sedang menunjukan kemampuan menyanyi.
tapi tiba tiba sandeul di panggil oleh dokter  untuk menjalani pemeriksaan darah .

5menit…

10menit…

20 menit…

akhirnya sandeul kembali kekamar lagi.tapi kelihatanya sandeul sangat lemas.

baro pov
“hei bek,mengapa kau sangat terlihat pucat “ ucapku dengan nada setengah tinggi

“eh,tupai aku habis di ambil darah .ya pastilah pucat,kak,kaakaak  jinyouungg”kulihat sandeul seperti menggoda jinyoung

“ada apa sandeul,” ucap jinyoung yang risih melihat sandeul memanggilnya begitu

“kak buatkan aku sup cream dong “kulihat sandeul yang sedang berusaha masang wajah imutnya tapi selalu gagal karna dia memang sudah sangat imut.

“hello,SaNdeul mau buat dimana sup creamnya” ucap jinyoung sambil memperbaiki infuse sandeul

“ah~ aku bawa sup cream yang tadi hyung cnu masak bersama kak nana “ ucapku sambil membuka tas ransel yang memang sengaja kuisi dengan beberapa perbekalan makanan ,aku memang tidak tahan lapar.langsung saja supcream yang tadi kutaruh di  dalam Tupperware ku berikan pada sandeul yang memang sudah merengek rengek supaya jinyoung membuatkannya sup cream

“baro makasii akhirnya aku bisa makan sup buatan kak jinyoung juga “ucap sandeul kesenangan

“ya,sandeul pelanlah makanya jangan terburu buru,nanti kamu tersedak”ucapku sambil mengambilkan minum untuk sandeul

Baro pov end

setelah makan malam sandeul pun istirahat,sandeul tertidur dengan pulasnya tinggalah yang masih bangun baro dan cnu, dan jinyoung sedangkan gongchan sudah tertidur juga. Tiba tiba jinyoung teringat akan kuliahnya besok .

“cnu,aku pulang dulu yah sebentar “ ucap jinyoung yang sepertinya sudah mengantuk

“jinyoung besok saja,ini sudah sangat larut malam “ ucap cnu yang sedang twitteran dengan temanya

“sebentar aja kok cnu,aku mau ambil bahan kuliah ku dulu,besok aku ada praktek “ ucap jinyoung yang sudah mengambil jaket  dan kunci mobil,jinyoung pun segera berlari keluar

“jinyoung hati hati !” teriak baro yang mulai terlihat cemas

dalam perjalanan  jinyoung sangat mengantuk ia tidak konsentrasi dalam menyetir,jinyoung tidak melihat ada mobil pajero datang dari arah berlawanan.jinyoung pun menabrak mobil itu.
…..
….
….

di lain tempat saat nana ingin mengambil minum handphonenya jatuh,wallpaper handphone nana tiba tiba berubah menjadi foto dirinya saja.padahal wallpaper sebelumnya foto nana dan jinyoung sedang berada di waterpark .nana mendapat firasat buruk tentang jinyoung.ia pun menelfon jinyoung.

Let’s go neo egero girl tonight
Neo eobshin lonely tonight
Neowa hamkke, haji mot han iri
Neomu manheunde

Baby na egero girl tonight
Neo eobshi nan hurt tonight
Where you at? Where you at?
Where you at? jigeum eodiya neo
alunan nada dering terdengar dari handphone jinyoung ,handphone jinyoung pun diangkat oleh seseorang.

“halo,selamat malam”

“jinyoung kamu tidak apa kan “

“mba,mba keluarga dari yang punya handphone ini ?” ucap seseorang di telfon jinyoung

“iya,benar anda siapa,mengapa handphone jinyoung ada pada anda ?”

“mba jinyoungnya kecelakaan,sekarang dia ada di rumah sakit mitra husada “ucap cowok yang tenyata bernama youngmin

karna shock nana tanpa sadar nana menjatuhkan handphone dari telingnya.karna  dilihat oleh cnu dan baro.cnu pun bertanya

“kakak nana kak kaka sadar”

“cnu,jinyoung”

“ada apa dengan jinyoung”

“jinyoung kecelakaan”ucap nana sambil menangis

“apa,jinyoung kecelakaan” ucap cnu kaget mendengar kata kecelakaan

“ha kak jinyoung kecelakan “baro pun ikut ikutan kaget

“aish,baro diam coba”

“baik kak cnu,aku akan keluar  sekarang” ucap baro yang juga bingung

“kak nana,kita tenang dulu.nanti biar aku urus semua masalahnya”

diluar,baro duduk duduk,ia melihat ada ambulance dan ia melihat ada yang terbaring di kasur dorong rumah sakit,sepertinya baro mengenali wajah pria yang terbaring di kasur itu.lalu ia teringat akan jinyoung yang kecelakaan, dengan wajah ada darah,baro langsung mengejar  suster yang membawa kasur dorong itu

“mba sebentar,boleh saya lihat pasienya sebentar”

“oh iya mas “lalu suster membersihan sedikit darah yang ada dikepala pria itu “

“astaga ,jinyoung,”baro pun langsung  berlari kekamar dimana sandeul di rawat,ia masuk dengan terengah engah,lalu ia memanggil cnu dengan pelan.

“kak cnu kesini,sebentar aku punya kabar tentang  jin…”belum selesai baro berbicara mulut baro sudah di tutup oleh sandeul .

Cnu pov

“ssst,diam nana sudah tertidur aku takut dia bangun,kalo dia bangun dia pasti akan menangis lagi.dia masih shock”ucap  ku sambil menarik tangan baro keluar,”ada berita apa tentang jinyoung baro” sambung ku

 

“aku tau jinyoung ada dimana sekarang” ucap baro senang

“dimana ? “ucap ku kaget

“jinyoung ada di rumah sakit ini,tadi dia dibawa oleh seseorang.”

“hah,benarkah ?” aku tak menyangka kalau jinyoung di bawa kerumah sakit ini.

“ia ayo ikut aku”lalu,ganti tangan baro yang menarik ku ke depan pintu unit gawat darurat.”kita tunggu sebentar lagi dokter akan keluar “sambung baro kulihat baro mulai cemas dengan keadaan jinyoung .tiba tiba dokter keluar dan langsung memanggil keluarga jinyoung

“keluarga dari pasien yang kecelakaan “

“kami dok”ucap ku yang sontak berdiri dan memberi salam pada dokter,tiba tiba ada dua pria yang datang dan ikut member salam kepada dokter.

”bagaimana dengan keadaan jinyoung dok” ucapku menahan tangis

“jinyoung mengalami pendarahan yang cukup parah,kami membutuhkan darah bergolongan A secepatnya karna kalau tidak cepat nyawa jinyoung akan melayang”

“dok darah saya saja,darah saya bergolongan A”

“baiklah,mari ikut saya dan mengisi  formulir donor darah” aku pun ikut dengan dokter.baro memberi semangat pada cnu dengan kata ‘fighting’

cnu pov end

10 menit kemudian…

“kak,  kaka tidak apa ?”

“ya,tidak apa.baro bagaimana keadaan jinyoung”ucap cnu sambil memegang pergelangan tanganya dan wajah cnu terlihat pucat

“tadi kudengar dari dokter, jinyoung sudah mulai membaik kondisinya walaupun dia lagi menjalani masa kritis dan kemungkinan bila besok pagi jinyoung tidak bagun,dia mungkin koma “jelas baro,yang sangat telaten menjelaskan.

“ya,tuhan mengapa ini benar benar terjadi pada jinyoung “ ucap cnu sedih sambil menjatuhkan badanya ke kursi.sangking paniknya mereka bedua cnu dan baro tidak sadar bahwa ada dua orang yang menolong jinyoung tadi.tak lama kemudian cowok yang menolong jinyoung tadi menyapa

“maaf kalian berdua keluarga dari jung jinyoung “ ucap kwangmin  terbata bata

“iya,benar .kamu yang tadi mebawa jinyoung  kerumah sakit ini ya ?”  ucap baro

“iya,ini tadi barang berharga dari jinyoung kami takut barang jinyoung di ambil orang lain,dan mobilnya sekarang  ada di sekitar depan toko roti dunkin donats “

“terimakasi,terimakasih karna kalian telah mebawa jinyoung kerumah sakit ini.oh ya nama kalian berdua siapa.kalo kulihat kalian berdua ini kembar ya”

“iya,aku jo young min”

“aku jo kwang min” ucap youngmin dan kwangmin sambil menunduk

setelah mereka berbicang bincang lama,tak terasa jam sudah menunjukan pukul 3 pagi.

“youngmin,kwangmin apakah kalian tidak dimarahi orang tua kalian pulang pagi ?” ucap baro sambil memainkan ipodnya.

“ah tidak kak baro,orang tua kami berada di seoul .jadi kami hanya tinggal bertiga.jadi kami sudah biasa pulang pagi begini “ucap youngmin

“kalian,dari seoul juga ?.aku juga sebenarnya dari seoul ,hanya karna orang tua ku dipindahkan kerja di Indonesia aku harus ke Indonesia.oh ya kalian kuliah dimana ?” ucap cnu sambil memperhatikan dengan seksama wajah youngmin

“kami masih sma kak,kami sekolah di sma 1 jakarta barat,kak cnu kak baro sudah kuliah ?” kata kwangmin yang polos

“ya kami kuliah hanya saja baro kuliah sambil kerja,sedangkan aku hanya kuliah saja “ ucap cnu sambil mengeryitkan dahinya.

“wah enak ya sudah bisa kerja sendiri “ ucap youngmin yang merasa kagum dengan baro ,

“ya begitulah aku bekerja di salah satu stasiun tv di Indonesia”

“wah,berarti kakak artis donk”

“ahh enggak juga” ucapan baro disertai dengan senyum keimutanya.
karna youngmin dan kwang min sudah merasa mengantuk akhirnya mereka pamit pulang.dan karna baro sudah sangat mengantu akhirnya ia kembali ke ruangan sandeul .tetapi cnu tidak cnu tidur di depan ruang ugd menunggu jinyoung keluar.

keesokan paginya…

“mas mas cnu,” ucap seorang perawat yang membangunkan cnu

“eh iya mba,maaf saya tertidur.ada apa ya mba “ ucap cnu sambil mengucek matanya .

“mas,pasien atas nama jung jinyoung sudah di bawa keruangan melati VIP satu ruangan dengan pasien yang bernama sandeul “

“ohya terimaksih mba.”

cnu pov
hueh sebal sekali rasanya,baro tidak membangunkan ku .apa coba maksud dia.heh dasar tupai menyebalkan.akupun pun berjalan setengah sempoyongan menuju kamar sandeul.kudengar ada yang menangis apa mungkin nana yang menangis,hatiku bertanya Tanya
krekkk *suara pintu yang terbuka
“jinyoung sadar “ tangis nana memecah.ternyata nana yang menangis ku pikir sandeul yang menagis.

“ha,cnu mengapa kau baru datang” Tanya sandeul

“ya,baro tak membangunkan ku,aku tertidur di depan ruang ugd menuggu jinyoung keluar,ternyata jinyoung udah keluar.”

“eh seenaknya saja kau ,aku
sudah membangunkanmu tapi kau tetap saja tidak bangun”kulihat senyum licik baro tersimpul

“kak,apa yang sebenarnya terjadi pada kak jinyoung” Tanya gongchan disertai wajah polosnya ,kulihat matanya yang tertuju pada wajah jinyoung.

“jinyoung menyetir saat dia mengantuk,kepalanya-nya menghantam setir kaca depan pecah.dan jinyoung mengalami pendarahan yang bisa dibilang parah.kal..” ucapan ku terhenti

“kalau kak jinyoung gak bangun hari ini,mungkin dia koma,dokter belum bisa member penjelasan kepadaku “ ucap baro sambil menjelaskan dengan gaya rapper yang handal.lalu tiba tiba jeruk santang sukses mendarat di belakang kepala baro.

“ya siapa yang melemparku dengan jeruk santang ini”

“aku !” dengan sigap kulihat sandeul mulai memancing kemarahan baro

“ya,kau sandeul kau membuat aku marah,kau tau aku juga punya kanker otak “kulihat baro memincingkan matanya yang terlihat seperti mata tupai.

“hei sudah sudah kalian jangan pada berantem,duka dikit jinyoung belum bangun.kalian tidak tau kalo jinyoung belum bangun hari ini dia mungkin koma”ucapku menjelaskan

“enggak ! “ ucap Baro,Gongchan dan Sandeul .tiba tiba jitakan nana juga sukses mendarat di jidat ketiga anak muda yang sudah sedari tadi ribut

“ceilah,sekarang ada yang perhatiian ama jinyoung ya “ ucap gongchan yang terlihat menggoda nana dengan tatapan yang gak begitu bagus dilihat .

“heh,gongchan kau jangan menatapku seperti itu,aku takut melihatnya “  ucap nana yang kulihat ikut ikut memincingkan matanya seperti gongchan

Cnu pOv end

“sudahlah kalian jangan berkelahi “

tiba tiba suara serak terdengar.ternyata jinyoung sudah bangun.semua orang yang ada disitu langsung menuju ke rah kasur jinyoung sangking senangnya semua menuju kasur jinyoung sampai sampai sandeul turun dari kasur dengan malasnya ia membawa infuse.

“jinyoung kau sudah sadar.yatuhan terimakasih” nana mengucapkan syukur kepada tuhan

“apa yang terjadi padaku ?” jinyoung berkata dengan wajahnya yang pucat.seperti zombie yang baru bangun dari alam kuburnya

“kau kecelakaan jinyoung” jawab baro yang sedang menjahili sandeul

“hah,kok bisa ?” Tanya jinyoung dengan wajah yang tidak bisa di bilang polos

“mobil kamu di tabrak,kamu kena pendarahan yang cukup parah”

“apa,pendarahan !”

“udah deh kak biasa aja ,enggak usah lebay” kata sandeul yang sedang menarik baju baro

“hei sandeul lepaskan bajuku,jangan kau tarik nanti robek “

“hei kalian semua mau makan apa ?” Tanya  gongchan ,sambil mengambil jaket dan dompetnya yang bisa dibilang tidak ada uang kertasnya hanya berisi kartu credit card dan atm

“kami mau makan ayam goreng  !”ucap sandeul  dan baro semangat

“ish,kau sandeul kau harus makan makanan rumah sakit.” Ucap cnu sambil menjitak jidat jenong sandeul

“ahahah,kasian deh lo, sandeul harus makan makanan rumah sakit”

“udah semua nurut aja,biar adil,kak sandeul dan kak jinyoung aku belikan bubur manado,sedangkan sisanya aku belikan nasi kotak,okeh” ucap gongchan yang setelah selesai berbicara langsung kabur menuju parkiran dan mengambil mobilnya.

“hah dasar gongchan,padahal aku mau nitip pulsa,gak bisa twitteran nih .pulsa abis” keluh sandeul yang sedang memperbaiki lilitan tali di headset ipodnya.

“sandeul,jangan kau putar lagi lagu iwak peyek itu.kupingku udah budek ngedengerin lagu iwak peyek “ kali ini jinyoung yang mengeluh karna dia sudah bosan dengan lagu iwak peyek-nya sandeul.

“siapa yang mau mutar lagu iwak peyek,orang gue mau mutar lagunya B1A4 yang judulnya supersonic”

“nah gitu dong jangan iwak peye mulu,eh sand kalo gak salah B1A4 Itu membernya mirip kita kita yah”

“ahahaha memang apalagi yang namanya lee jun hwan,miripp banget sama guehh geto “ ucap sandeul yang mulai keluar lebaynya.tapi tiba tiba sandeul merasa pusing.ia langsung mengambil obat yang ada dimeja  lalu meminumnya.setelah meminum obat dia memasang headset di telinganya dan  ia tertidur. Sandeul bermimpi ia berada di sebuah tempat yang sangat putih. Dia bertemu dengan wanita yang sangat cantik.wanita itu berkata sandeul kamu harus bertahan banyak orang yang menyayangi mu .wanita itu berbicara membelakangi sandeul lalu wanita tadi berbalik.sandeul kaget setengah mati karna  ia kenal dengan wanita itu eunji wanita yang pernah dicintai sandeul  waktu sandeul masih tinggal di amerika.

#FlashBack

“sandeul,tunggu aku !” ucap eunji yang mengejar sandeul

“eunji tangkap aku kalau kamu bisa “teriak sandeul

“hah aku malas kalau kaya gini caranya” eunji ngambek pada sandeul

“iya.unji jangan ngambek gitu entar cantiknya ilang loh”

Bersambung Ke Part 2

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s