Yeong-Wonhie Seongsil (Part 2)

841108520

anyyeonghaseyo chinggu…
lama banget gak masuk ke sini gara gara itu modem sama wifi troubl….
hededeuh ini yang membuat lama menggunggah cerita ini.btw saengil chukkae for jinyoung oppa,mian agak telat ,padahal telat banget saengil chukkae oppa wish you all the best.udah ya basa basinya gue lagi kehabisan kata kata.capek ngobrol..

__________________________________________________________________

“biarin,sandeul aku mau bicara sama kamu”

“ia apa,tapi kita ketaman yah aku pegel nih berdiri”
setelah sampai ditaman…

“kamu mau bicara apa unji”

“sandeul,aku sebenarnya tidak sempurna.aku aku mempunyai penyakit tumor di sekitar otak ku.” Ucap eunji memnunduk dan meneteskan air mata

“eunji mengapa kamu tidak pernah bilang padaku,kenapa baru sekarang “ ucap sandeul sambil mengguncang eunji

“aku takut kamu pergi,aku gak mau  membuat kamu sedih “

“eunji dengar aku tatap aku,aku gak akan pernah ninggalin kamu untuk selamanya .walaupun kamu gak sempurna atau apalah.yang paling penting aku cinta aku sayang sama kamu eunji”

“kamu janji sandeul,tapi..”

“eunji apa wajah ku kurang meyakinkan,aku akan selalu bersamamu apapun yang terjadi demi cinta kita eunji aku janji”

“tapi hidup ku,sudah tidak lama lagi sandeul”

“aku tak peduli,kalau perlu besok kita adakan pernikahan aku ingin kamu bahagia sebelum kamu pergi ninggalin aku eunji”tangis eunji

keesokan harinya semua sudah di persiapkan untuk acara pernikah eunji dan sandeul.sandeul sudah memakai jas penganti eunji pun sudah memakai gaun pernikahan yang sangat indah.tapi 1 jam sebelum acara ,
eunji pingsan dan dibawa ke rumah  sakit.

“eunji bangun eunji bangun.mengapa harus hari ini eunji mengapa ?”sandeul menangis memeluk eunji yang terbaring di kasur rumah sakit.

“maaf,keluarga dimohon menunggu di luar “
….
….
….
….
1 jam kemudian…

“dok bagaimana dengan keadaan eunji “

“maaf mas,kami tidak bisa menyelamatkan calon istri anda,tumor yang membesar kami sudah berusaha semaksimal mungkin.maaf anda boleh temui eunji sekarang,eunji meminta anda masuk”

“terimakasih dok”

“eunji mengapa kamu harus begini mengapa “

“sandeul maafkan aku,karna aku kamu gagal bahagia untuk hari ini,maafkan aku sandeul,aku tidak bisa menahan lebih lama lagi penyakit ini”

“eunji kalau kamu memang mau pergi bawalah aku,bawalah aku pergi bersamamu aku tidak ingin lepas darimu eunji bawalah aku “

“maaf sandeul,aku tidak bisa.berbahagialah dengan wanita lain,masih banyak wanita yang lebih sempurna dari aku sandeul.sandeul aku ingin sebelum aku pergi aku ingin beri  kau ini”

“apa ini eunji”

“bacalah setelah aku dimakamkan,dan simpanlah gaun pengantin yang aku pakai ini untuk kenang kenangan mu satu lagi permintaan ku sandeul aku ingin kau menciumku sebelum aku pergi” mereka berdua pun akhirnya berciuman,ternyata dalam ciuman itu eunji telah tiada.eunji telah pergi meninggalkan sandeul.beberapa hari setelah eunji di semayamkan di rumahnya eunji pun di kebumikan .sandeul menangis  diatas makam  eunji.

“eunji maafkan aku,aku belum sempat membahagiakan kamu,eunji maaf “tangis sandeul dia atas makan eunji,lalu sandeul membuka surat yang diberikan eunji waktu itu dan isinya

Dear  Bebek ku yang paling cute

hello sandeul, sandeul terimakasih ya atas semuanya ,semua yang pernah kamu berikan padaku.terimakasih kamu telah mengisi tahun tahun terakhirku dengan indahnya di cintai dan mencintai sandeul maafkan aku,dulu aku pernah cinta dengan pria lain selain kamu tapi aku sadar kamulah yang sungguh sungguh mencintai aku.maafkan aku sandeul. Aku senang mempunyai pacar dan calon suami seperti kamu,aku senang aku dapatkan kebahagiaan yang aku inginkan. Dekat dengan pria yang mau mencintaiku tulus dengan hati tanpa memandang aku siapa.sandeul mungkin suatu saat nanti aku akan datang ke dalam mimpimu entah itu kapan tapi tunggulah aku di dalam mimpimu .sandeul aku berharap semoga setelah aku pergi kau bahagia dengan wanita lain wanita yang lebih sempurna dariku.wanita yang mampu menemani setiap saat  di saat kamu sedih maupun senang.kuharap kamu bisa menyimpan cintaku di hati mu selamanya.terimakasih lee sandeul
salam eunji chow

#FlashBack End

# ComeBack Sandeul Dream #
“eunji kamu kah itu” ucap sandeul mendekati wanita itu

“ya sandeul aku eunji,aku menepati janjiku untuk datang ke dalam mimpimu “

“eunji aku sangat mencintaimu,sudah 3 tahun kita berpisah aku selalu menunggu kedatangan mu di alam mimpiku.eunji tolong jangan pergi lagi” ucap sandeul  sambil memegang kedua tangan eunji

“sandeul kita sudah berada di alam berbeda ,aku bahagia disana sandeul melihat kamu dan teman teman mu”

“biarlah,bawa aku pergi denganmu eunji bawalah aku.aku tidak ingin kamu pergi lagi.aku belum bisa mencari pengganti mu eunji kumohon jangan pergi teruslah bersamaku”

“sandeul masih banyak orang yang membutuhkanmu ,masih banyak orang yang menyayagimu .kamu harus bertahan melawan ini semua aku yakin kamu pasti bisa.”

“eunji aku sudah tidak kuat menahan penyakit ini.aku ingin bersamamu hanyalah kamu yang bisa mengerti aku eunji”

“sandeul aku selalu bersamamu disini” ucap eunji sambil memegang dada sandeul “aku selalu disini,bersamamu bersama cinta kita.sandeul kamu harus bertahan” mereka  pun berciuman,setelah berciuman eunji pun menghilang menjadi kupu kupu

“eunji eunji jangan pergi “ ucap sandeul dalam mimpinya,dan terbawa kealam nyata

“sandeul bangun sandeul” ucap cnu yang membangunkan sandeul yang bermimpi tentang eunji

“eunji !” sandeul terbangun dan langsung diambilkan air putih oleh nana

“sandeul kau mimpikan siapa “

“ada seseorang”

“sudahlah sandeul masih shock jangan di tanyai dulu sebaiknya beri dia bubur yang kubeli tadi ini sudah agak sedikit dingin” ucap gongchan yang sedari tadi sudah sampai membeli makanan

“ya biarkanlah sandeul tenang dulu” ucap jinyoung

sorenya…
“cnu apakah kau sudah menderek mobil ku ?” Tanya jinyoung sambil berusaha memakai baju

“sudah,mobil mu sudah di tangani oleh bengkelnya sandeul”

“sand makasih ya,atas derekanya”

“ahahah sama sama kita kan keyuarga “ ucap sandeul yang lebaynya mulai kambuh.”baro aku bisa iminta tolong gak sama kamu “sambungnya

“tolong ambilkan kotak warna pink yang ada pitanya berwarna biru”

“ya,itu isinya apa ?”

“ada sesuatu.udahlah gak usah banyak Tanya mau gak ?”

“oke oke”

“eh skalian ya  pulsa 100 ribu”

“wits banyak betul”

“aih,buat twitteran “

“oke oke,siap bos siap”

20 menit kemudian baro telah sampai di sumah sakit lagi dengan  kotak berwarna pink yang berpita biru.baro penasaran apa isi kotak itu ingin ia membukanya tapi sayang kotak itu di kunci oleh sandeul.baro pun langsung menuju kamar dimana sandeul di rawat.baro langsung mengomel

“hei,sandeul kotak apa ini berat sekali “

“gongchan tolong ambilkan dompetku” ucap sandeul sambil memangku kotak yang bisa di bilang cukup besar

“baiklah,ini dompetmu”lalu sandeul membuka kotak berwarna pink itu,sebelum di buka ia memanggil nana.

“kak nana,aku ingin kakak mencoba apa yang ada dalam kotak ini”

“sandeul memang apa isi kotak itu”lalu sandeul berusaha bangkit dari tidurnya dan membuka kotak yang ternyata berisi gaun pernikahan yang sangat indah dan anggun

“wah saendul gaun-nya indah sekali”ucap nana

“kak jinyoung aku mau kakak,memakai jas pengantin ini”

“untuk apa sandeul”

“aku ingin melihat dua orang mempelai  memakai gaun ini”karna kebetulan infuse jinyoung sudah di lepas jinyoung bisa memakai jas yang ingin sandeul memakainya.lalu jinyoung dan nana memakai jaz pengantin itu mereka terlihat serasi.lalu sandeul membuka sebuah,mini album foto

“kalian serasi,akhirnya aku bisa melihat gaun yang dulu pernah menggantungkan hidupku”

“menggantung hidup mu” ucap jinyoung

“ya,dulu aku pernah punya pacar,dia menderita tumor otak.aku baru di beritahu dia saat mendekati perginya dia.aku memutuskan untuk menikahinya sehari setelah dia berbicara tentang penyakitnya,aku membeli gaun dan jaz pengantin yang kalian pakai secara mendadak.tepat pada hari pernikahan kami.calon istriku meninggal saat memakai gaun itu,gaun yang di pakai oleh kak nana,sebab aku masih menyimpan gaun itu dan foto foto pre wedding kami.dia bilang dia akan datang ke alam mimpiku suatu saat nanti.dan betul hari ini eunji datang ke dalam mimpiku”

“jadi eunji itu calon istri kamu sandeul” Tanya gongchan dengan polosnya

“ya,calon istriku.tapi sayang semua hanya impian.impian yang tak akan pernah terwujud” ucapan sandeul membuat yang lainya terharu,terutama cnu. cnu pun menangis seperti cnu bisa merasakan apa yang di rasakan sandeul.

“sandeul waktu itu kamu umur berapa ?” Tanya gongchan lagi dengan wajah yang berlebihan polosnya saat ini

“18 tahun,tepat 3 tahun sudah setelah kepergian eunji aku belum menemukan pengantinya”

“sabar sandeul,kamu ada gak foto eunji aku ingin lihat” ucap nana yang penasaran dengan eunji

“ ini eunji kak,bukankah dia sangat cantik” ucap sandeul yang sedang mengelap air mata

“ya,sandeul dia sangat cantik sekali .sayang dia begitu cepat pergi” ucap nana yang ikut ikutan sedih
hari berlalu,jam,menit,detik pun di lewati kawan kawannya.akhirnya sandeul di perbolehkan pulang karna penyakitnya sudah mulai membaik,tapi suatu saat bisa kambuh.mereka pun pulang ke rumah nana.

“aku rindu rumah ini 2minggu di rumah sakit sangat membosankan hahaha” tawa sandeul

“aku juga,di rumah sakit sangat membosankan tak ada ipod dan hal hal menyenangkan lainnya” ucap jinyoung yang terlihat langsung mengeluarkan seperangkat alat ps di depan tv.

“ya,itu playstation ku !” ucap gongchan yang langsung merebut stik ps warna hijau yang di pegang jinyoung.

“sudahlah kita main berlima ganti gantian kan rukun itu enak “

“what rukun enak,lo kira rukun itu makanan ?” ucap 4 singa yang asik main ps

“terserah,nana ayo kita ke taman belakang  aku ajarkan kamu bermain basket “

“ya,don’t touch my girl “

“hahahahahahaha” tawa ke-4 cowo yang bisa di bilang sangat aegyo saat mereka tertawa apalagi sandeul ,sandeul bila tertawa matanya tenggelam

“ya,sandeul mata kau tenggelam “

ctakkk….jitakan sandeul sukses mendarat di di jidat jenong baro.
“ya sandeul sakit.”

“ya,mengapa kau menjitak ku “

“mataku tidak tenggelam “

“ups,baby im sorry “

jinyoung’s POV
malam harinya jinyoung menyiapkan makan malam yang bisa dibilang cukup banyak.kali ini jinyoung memasak bersama nana yang lainya tidak campur tangan.

“nana,mmmh kamu cantik sekali waktu memakai gaun nya eunji”ucapku terbata bata

“terimakasih jinyoung,kau juga sangat tampan waktu memakai jas yang di pakai sandeul waktu bersama eunji”  ucap nana sambil berusaha mengambil sesuatu barang yang ada di samping ku,karna barang terlalu jauh eunji pun jatuh.dengan spontan akupun menangkap nana.akhirnya kami  jatuh bertubrukan.kami  saling bertatap muka. Mungkin jarak  muka kami hanya sejengkal.

“yaampun nana bila dilihat dari dekat sangat cantik.apa mungkin aku jatuh cinta sama dia.mengapa dadaku begetar begini sih adapa denganku “jinyoung bergumam dalam hati sambil meperhatikan lekuk wajah nana

“jinyoung kamu tampan sekali bila dilihat dari dekat,sayang cnu bilang kau sudah mempunyai pacar” nana juga bergumam dalam hati

lamanya mereka bertatapan wajah.mereka pun sadar.mereka segera berdiri  dan merapikan baju masing masing.

“eh jinyoung maaf aku hanya ingin mengangambil ini” kata kata nana tiba tiba menjagi gagap karna gugup dengan kejadian tadi

“eh,uhm nggak apa kok” jinyoung juga ikutan tergagap
lalu mereka melanjutkan memasak.karna jinyoung sudah lama memendam rasa dengan nana akhirnya ia mengatakan pada nana setelah kejadian itu.

“nana aku boleh nanya sesuatu gak” ucap jinyoung canggung

“umh,apa”

“kamu sudah ada yang punya belum “

“sudah”

“siapa”ucap jinyoung lemas karna mengetahui kalau nana sudah mempunyai pacar

“mmh gongchan,aku miliknya dia milliku.kan kami kakak adik “

JJedDaRRr… ya tuhan nana tidak mengerti maksudku.kukira dia sudah mempunyai pasangan hidup ternyata belum.ampun hampir saja aku pingsan di depan-nya.apa yang harus aku lakukan.aku sudah begitu gugup untuk menyatakan ini semua.ya tuhan bantu aku.bisik ku dalam hati,lalu aku berusaha berbicara pada nana sekali lagi kuharap nana mengerti apa maksud ku.

“eh,nana maksudku bukan itu.maksud ku kau sudah mempunyai pendamping atau belum”ucapku yang kali ini sudah sangat tergugup.

“memang ken…” kata kata nana terputus karna gongchan berteriak.

“kak ! sandeul pingsan lagi “ teriak gongchan

ya sandeul kau mengangu acaraku dengan nana,awas saja kau ya.kalau kau sudah sadar liat pembalasanku.aku akan membuat kau menderita memndam perasaan ini begitu lama ucapku geram karna sandeul pingsan lagi .aku pun langsung menghampiri dimana sandeul pingsan.

“ya,sandeul bangun kau aku tau kau hanya berpura pura saja bukan “ ucapku sambil menguncang badan sandeul dengan keras

“hei apa apaan kau jinyoung sandeul ini pingsan beneran “kulihat nana melotot menatap ku dengan galaknya .

“ya,aku tau sandeul itu hanya pingsan main main,baro ! ambilkan kaos kaki mu yang kemarin “

“baik kak”

tiba tiba…

“kyaaa,aku hanya bercanda bercanda,baro jangan kau ambil kaos kaki kau yang sangat bau itu aku tak sanggup melihatnya.bisa bisa kanker otak ku kambuh lagi karna kaos kaki mu yang bisa dibilang bersekongkol dengan voldemort”

“heh memangnya kaos kaki ku death eather yang suka ngejar ngejar harry potter kemana mana.enggak kali” kulihat baro sedang menuju kamarnya di lantai tiga.”baro sekalian panggilkan gongchan untuk menyiapkan makan malam”

grudk gruduk gruduk…. “aku saja” ucap baro yang sangat bersemangat jika mendengar kata makanan

“ini taruh di meja makan lalu panggil semuanya untuk makan malam”

“yeaaay kita makan besar hari ini,baik aku akan panggil”kulihat baro menaiki tangga menuju lantai dua.sambil membawa pengaduk nasi kayu dan sebuak panci yang sudah bocor “woooooyyy,makan malam woooy sudah waktunya makan malam woyy makan”suara baro di susul dengan klentengan panci  yang ia bawa tadi

jinyoung end pov

akhirnya mereka makan malam bersama di  ruang makan keluarga yang cukup besar.

“sandeul.baro,cnu dan jinyoung kalian tidak dimarahin orang tua kalian tidak pulang beberapa hari ke rumah “Tanya nana penuh perhatian

“kalo aku sih enggak,orang tuaku kan di seoul bersama orang tuanya sandeul ,ya kan sandeul”ucapan baro yang disusul dengan anggukan sandeul

“kalau kalian berdua bagaimana ?”

“kalo aku sih nggak apa,lagi pula aku juga ngekos di deket kampus kok nana.” Ucap jinyoung yang sedari tadi memperhatikan nana dengan jelinya.

“kalo aku sih,udah ijin,kalo mau ke luar kota selama 1bulan”

mereka pun selesai makan masing masing harus mencuci piring setelah itu tidur.karna ke esokan harinya mereka harus kuliah.paginya mereka bangun karna di kamar masing masing ada kamar mandi.mereka mandi di kamar jadi tidak ada kata terlambat untuk,nana,jinyoung,cnu,baro,sandeul dan gongchan.merekapun pergi dengan mobil avanzanya baro.di universitas mereka jinyoung dan kawan kawanya termasuk dalam  5 cowok tertampan.

“baro,kau tampan sekali “teriak seorang wanita dari jauh

“sandeul !!!”

“gongchan !!”

“jinyoung !!”

“cnu !!”

teriak para wanita yang mengagumi mereka.

“emmh sebaiknya aku harus pergi deh sekarang oke nanti aku tunggu  dimobil kalo kalian sudah selesai handphone jangan kalian matikan”

“baik”ucap kelima cowo itu serempak

waktu istirahat telah tiba jinyoung dan kawan kawan pun pergi ke kantin.mereka duduk 1 meja bersama.mereka pun pesan makanan karna nana tadi pagi tidak masak.mereka memesan bakso.tapi sayang nana tidak ikut bergabung karna nana bisa di jauhin teman temanya karna dekat dengan jinyoung dan kawan kawan.bahkan 1 kampus  tidak tau kalau nana adalah kakak dari gongchan.mereka sengaja merahasiakanya karna nana tidak senang di publish.

Sandeul pov

“lama sekali ini makanannya”kataku sambil memainkan ipad baro

“sabar sandeul”
“udah krucuk krucuk tau “

“sandeul”kulihat gongchan memanggilku dengan tatapan seperti afika

“iya”

“ada yang baru loh”

“apa”

“oleo eskim lasa jeluk “

“ha,orange”

“woooiii jerukk woii jerukk” ucap jinyoung yang terlihat tertawa

“ahaha kan di naskah seprti itu kak”

“kau yang jadi afika ya ,kok kamu tau naskahnya “

“ehh enggak kok engak,eh baksonya udah datang tuh “kualihkan pembicaraan ku menuju pada 5 mangkuk bakso yang di bawa cnu

“ya cnu cepat sini aku sudah sangat lapar “ teriakku lagi

sandeul end pov

mereka pun berlima makan bakso yang dibawakan cnu.kali ini baro terlihat sangat malas makan.ada apa dengan baro.tidak sepertinya baro malas makan biasanya baro yang paling cepat kalau masalah makanan.

“baro cepat habiskan makanan mu sebentar lagi kita masuk”

“yah,malas sekali aku makan kalau tidak ada kak nana chan”

“ya memang nya kenapa ,biasa kita makan kalau di kampus seperti ini”

“tapi kali ini makanannya tidak ada rasanya bila tak ada kaka nana “

“baiklah aku akan sms dia aku akan suruh dia kesini”

“eh jangan chan nanti dia bisa dijauhi anak satu kampus gara gara dekat dengan kita “ cegah sandeul

“eh iya juga nanti kak nana bisa dimusuhin”

akhirnya baro tidak menghabiskan makanananya akibatnya saat jam pelajaran baro merasa sakit perut karna lapar.dia pun izin ke uks untuk istirahat sebentar.dalam perjalanan ke uks baro mengirim pesan ke nana. ‘kak,cepat ke uks aku ada di uks.kau bawakan obatku kan” mendapat pesan dari baro nana langsung menuju ke uks .

“baro kau tidak apa,ini obatmu sebentar aku ambilkan minumnya “

“ya kak terimakasih,ahh sudah tidak tahan aku dengan sakit kelaparan ini.gara gara kau tidak masak”

“ya,baro mana sempat aku masak biasa juga kau tidak mau makan masakan ku,kau hanya mau makan masakan jinyoung saja”

“tapi aku rindu dengan masakan kamu yang sangat asin itu kak”

“ya masakan ku tidak asin” kali ini jitakan nana berhasil mendarat di jidat jenong baro yang putih

“aish sakit tau kak”

setelah selesai mengurus baro mereka berdua pulang dan kebetulan jam kuliah sudah selesai mereka ber enam pun pulang.kali ini yang membawa mobil sandeul.

“ya sandeul kau harus pelan pelan kau tidak baca rambu rambu lalu lintas”

“kak jinyoung aku sakit perut keburu udah semua pake aja sabuk pengaman,gongchan baro kau pindah ke bangku paling belakang aku mau mengebut dan cepat pasag sabuk pengaman kalian “perintah sandeul.baro dan gongchan pun cepat cepat pindah ke belakang karna mereka tau kalau sandeul sudah mengebut pasti mobil akan sangat terguncang .

“kyaaaaaa,kalau begini caranya bisa muntah aku di dalam mobil “

“gongchan diam”

akhirnya setelah menempuh perjalanan yang cukup sebentar mereka pun sampai dirumah.tanpa basa basi kunci rumah yang di pegang nana langsung di sambar sandeul
cklekkk…suara pintu rumah yang dibuka.tanpa aba aba sandeul langsung masuk kamar mandi.dan yang lainya sibuk dengan barang masing masing baro sibuk dengan ipodnya sedangkan jinyoung dan gongchan sibuk pada ipad apple nya.cnu sibuk dengan beberapa mata kuliahnya hari ini yang begitu melelahkan .tapi entah ada angin apa kali ini nana sangat sibuk dengan handphonenya sejak di mobil tadi nana yang mungkin hanya akan pegang hp bila ada kebutuhan tapi akhir akhir ini nana selalu membawa hpnya.

Gongchan’s pov
“ya kak nana mengapa akhir akhir ini kau selalu membawa hp,biasanya kau paling anti memegang benda itu” ucapku sambil menekan nekan layar ipad-ku yang sepertinya sudah mulai eror.rencana aku mau beli lagi ahhahahah

“ahh gak apa” ucap nana sambil senyum senyum sendiri menatap hp galaxy-nya

lalu aku pun berbalik menatap jinyoung “ya kak cepat kau tembak kak nana bila tidak pria yang sekarang menjadi temanya di handphone itu akan lebih dulu menembaknya”

“benarkah,teman baru nana itu seorang pria”

“iya,namanya jeongmin aku baca di daftar pesanya”

“hah putus harapanku untuk  menjadi pac..” dengan cepat kututp mulut jinyoung karna ia tidak sadar bahwa kak nana masih ada di sofa tamu

“ya,kau mau dia tau bahawa kau mengagumi dia,bisa bisa besar kepala itu si nenek sihir”

“oke oke aku mengertitapi bagaimana cara aku ngungkapin perasaan ku sama dia chan”

“mana aku tau kan aku belum pernah pacaran kak aku kan masih polos “

“ya lebih polosan juga sandeul “ cekleeek pintu kamar mandi dibuka,

“akkkhhhiiirrnnyya”

“ya panjang unur kau sandeul kami baru saja membicarakan mu”ucap ku sambil memonyongkan bibirku

“ahhm,kalian menggosipkan apa ?”Tanya sandeul dengan penuh penasaran

“ehh enggak kok channie hanya bercanda ya nggak channie” geduuuubrraakkkk jinyoung menginjak kakiku

“ahhhh,iya iya kita Cuma bercanda kok” ucapku sambil meringis memegang kaki ku yang begitu sakit saat di injak jinyoung

“kamu kenapa chan kok mukamu jelek betul” ucapan sandeul begitu menyindirku apa dia tidak tau diantara genk mereka akulah yang paling cute

“ya,kau bek kaki lagi sakit begini ke jepit meja”

“ahahah kasian deh channie cute,eh dimana kak nana aku ingin bertannya pada dia”

gruduk gruduk gruduk “kyaaa akhirnyaaaa dia nembak aku jugaaaaa !!” seru nana

“siapa “Tanya ku dengan mata super belo

“jeongmin cowo yang waktu itu kita temuin di mall”

“oh si jeongmin”ucapku sambil melirik kearah kak jinyoung yang terlihat mulai lemas mendengar berita bahagia dari nana tapi menurut jinyoung itu berita buruk.buruk sekali bahakan seburuk buruknya tupai meloncat pasti akan jatuh juga (?).aku pun langsung menarik tangan kak jinyoung ke dapur

“apa kubilang,baru setengah jam yang lalu aku bicara buruan tembak kak nana ehh sekarang si jeongmin udah mengatakan cinta pada kak nana” ucapku sambil memanyunkan bibirku.setelah aku berbicara seperti itu kak jinyoung terlihat memasuki kamarnya dan terdengar suara pintu di kunci

Gongchan`s ending pov

jinyoung `s pov

“ahhh bodoh nya aku,mengapa tidak dari dulu aku tembak nana.ahh jinyoung kau sangat sangat bodoh .kesempatan tidak kau gunakan dengan baik” sebalku aku sudah terlanjur mencintai nana lebih dari kakak ku sendiri.”ahh sial si jeongmin itu ganteng banget kah tajir banget kah ash dasar pria sialan awas saja kau ya liat pembalasan ku jeongmin” aku begitu emosi dikamar hingga kata kata terkasar ku ku keluarkan.tiba tiba ada seseorang yang mengetok pintu kamar.”siapa ?” tanyaku malas

“aku baro kak “

“masuk pintunya tidak di kunci”

“kak apakah kakak baik baik saja”

“aku baik dan cepat kau tutup pintu itu jika kau masuk kedalam” judesku.kulihat baro masuk kekamarku langsung menutup pintu kamarku.baro kaget melihat tangan ku berdarah dan sebuah kaca dinding pecah.

“kak tangan mu mengapa”

“tidak apa aku baru tergores kaca pecah itu” ucapku sambil menahan rasa sakit luka yang ada di tanganku.kulihat baro menuju ke kaca yang baru kupecahkan tadi,dia mengamatinya dengan jeli

“kak ini bukan pecah karna apa,tapi kaca ini pecah karna kau pukul dengan tangan kau itu”

“sudahlah baro,aku tidak mengapa “ lalu baro menarik tangan ku ke kamar mandi dengan perlahan ia bersihkan darah yang diatas luka tanganku.akupun meresa sangat perih. Seperti perihnya mendengar kabar kalau nana mempunyai pacar.

“baro ,pelan pelan luka ini sangat sakit”ucapku sambil mengeryitkan dahiku

“aku sudah berusaha sangat pelan kak.aku takut serpihan kaca itu akan masuk ke dalam lukamu jadi ini harus dibersihkan dengan sangat  bersih bila tidak kau bisa infeksi”

“ya,aku akan meurut tapi cobalah untuk pelan”setelah selesai baro mengajak ku kembali kekasurku.dia menaruh telapak tangan ku kasur.lalu baro mengambil perban dan betadine yang ada dikamarnya.beberapa menit kemudia baro kembali dengan kotak obat yang ada di tangannya.baro mengangkat tangan ku ke atas pahanya dengan perlahan tanganku di beri betadine lalu di bungkusnya dengan perlahan.

“baro terimakasih ya”

“ya kak.ini sudah kewajibanku.kita sebagai saudara harus sering membantu.kak nanti serpihan kacanya aku saja yang bersihkan kakak istirahat saja dan nanti sore kita pergi ke dokter memeriksakan kepala kakak dan tangan kakak ini”

“sudahlah baro tidak perlu di bawa kedokter kepala dan tangan ku ini,tidak terlalu parah kok”

“kak menurut saja.sebentar lagi kau akan wisuda-an.kau mau menjadi dokter yang pernyakitan.enggak kan” lalu baro pergi keluarkamar dan keluar dengan serpihan kaca yang kupecahkan tadi.aku pun istirahat.tapi aku tidak bisa tidur siang aku terus memikirkan nana.aku berusaha untuk terlelap siang ini tapi apalah tetap tidak bisa akupun mengambil ipad ku di tas dan membuka twitter aku nge -tweet

“mulut ini tersenyum mendengar kebahagiaan mu,tapi hatiku menangis saat kau bilang itu bahagia.aku cinta padamu tapi mengapa kau tidak pernah mengerti hatiku #YouAreMyGirl “

Da algo isseo nan
Jakku maldolrineun neo
Deo isang sogiryeo hajima
Nappeun neo I’m not  fool baby

Handphone ku berbunyi tanda ada yang me replay twitter ku.lalu kubuka handphone ku.aku terlonjak kaget ternyata bukan temanku yang me replay pesanku tapi @KimNana. Itu twitternya nana.
“ceilah jinyoung lagi jatuh cinta nieee.sama siapa jinyoung sama @ReRenOnlyOne kah ? heheheheh RT @_JINYOUNG911118 mulut ini tersenyum mendengar kebahagiaan mu”

nana tweet tadi sbenarnya untuk kamu,tapi kamu tidak pernah merespon tweet ataupun perhatianku selama ini.tiba tiba kamarku ada yang mengetuk ternyata baro yang mengajakku ke dokter

“ka kayo kita pergi aku sudah siap udah kamu begitu aja,kita periksakan kepalamudi dokter langgananku aja”

“ya,tunggu sebentar” ucapku sambil menaruh ipad ke kasur.setelah itu aku keluar kamar aku bertemu nana.aku masih betegur sapa dengan dia seperti kataku di twitter “mulut ini tersenyum mendengar kebahagiaan mu,tapi hatiku menangis saat kau bilang itu bahagia”

“hei jinyoung mau kemana.ciee ada yang lagi jatuh cinta”

“aku mau ke dokter meriksakan kepalaku” seulas senyum tak tulus terbentuk dibibirku

“terus tangan kamu kenapa jinyoung”

“eh ini nggak kenapa kenapa kok Cuma sedikit tergores”

“eh ayo kak kita pergi dokternya udah menunggu” ucap baro mencoba mengalihkan pembicaraan.lalu aku pergi dengan mobil avanza baro.

“kak aku tau,sebenarnya kau suka dengan kak nana bukan”

“ahh tidak aku tidak menyukainya”

“kak kau tidak usah berbohong aku sudah tau semuanya” tiba tiba muncul suara dari jok belakang ternyata sandeul ada dibelakang

“ya kau sandeul sejak kapan kau ada di situ”

“sejak tadi keluar dari toilet aku sudah ada disini membaca buku”

bersambung ke part 3

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s