Youre Only One BestFriend

beruntunglah kalian yang bisa baca cerita ini yang original,soalnya demi kenyamanan publik #tsaaaaaaahhh gue ngehapus versi originalnya dann kaliaan tau butuh semalam untuk  ngerevisi ini cerita dan mengubahnya menjadi sebuah fan fiction.banyak adegan yang gue kurangin disini     ,maaf kalo masih ada yang nyangkut nama pemeran asli disini maaf banget karna gue ngerevisinya tengah malem bayangin aja bagaimana sipitnya mata gue karna ngantuk yaudahlah gausah banyak bacot gue lagi kesel !!!   maaf juga kalo itu taggednya banyak yang salah  !!!

Gatau kenapa gue pingin banget nulis karangan ini,entah ini jam berapa yang pasti gue gak tau ini jam berapa karena…..jam di kamar,laptop,hape pada gak jelas semua dan intinya gue males keluar kamar.cerita ini sedikit terinspirasi dari lagunya sandeul yang judulnya crush dan ketiga teman gue dan satu sahabat gue,walaupun cerita disini agak gue serempetkan just for fun,’berimajinasi dalam cerita itu perlu” hahahah.walaupun guue penulis amatiran gue harap cerita ini kalian nikmati dan dont be silent reader..ppyong !!!


_______________________________________________________________

matahari sudah mulai manampakan wujudnya,burung burung berkicau dengan indahnya di atas ranting yang mulai rapuh.embun di pagi itu pun turun.sedangkan apa yang terjadi di suatu rumah di kota yang cukup kecil ini.

“kak Jinyoung !!! kamar mandinya gantian !! ini udah jam 5 lewat !!” seorang gadis remaja,bernama Bora  yang sibuk dengan kamar mandi yang di pakai kakaknya , Jinyoung .dia terus menggedor gedor pintu itu, ya hari ini adalah hari dimana Bora akan menginjak sekolah menegah kejuruan di Balikpapan.

dengan santainya,seorang pria keluar dari kamar mandi sambil mengerinkan rambutnya dengan handuk.

“makanya siapa suruh bangun telat” ucap pria itu,pria itu bernama Jinyoung ,Jinyoung   ya nama yang indah bukan,dia menjulurkan lidahnya bermaksud untuk mengejek adiknya yang dibilang sedikit manja sedangkan Bora hanya membalas ejekan Jinyoung  dengan cubitan lembut di lengan maja.

seperti biasa, nisa dan Jinyoung  makan pagi bersama tanpa orang tua mereka.dan kali ini Jinyoung yang menyiapkan makan pagi ,biasanya Bora yang menyiapkan tapi karna hari ini Bora bangun kesiangan jadi Jinyoung  yang menyiapkan bekal dan makan pagi.

“kak,kapan mama pulang ?”

“hmm, kemarin mama telfon.katanya sih hari selasa depan baru pulang tapi transit dulu ke singapore katanya mau jemput om jiyo”

“dih,lama banget .ini baru hari senin”

“ya mau di apain lagi de,papa juga di thailand masih banyak kerjaan”

setelah makan pagi mereka berdua pun pergi ke sekolah Jinyoung  mengendarai motornya.karna Jinyoung  dan Bora satu sekolah mereka pergi bersama.pagi itu pelajaran pertama untuk kelas Jinyoung adalah pemrograman,karna Jinyoung jurusan tekhnik komputer dan jaringan sedangkan Bora persiapan grafika.tiba tiba masuk seorang gadis cantik,gadis itu bermata sipit dan matanya berwarna cokat persis seperti orang jepang.Jinyoung tidak terlalu memperhatikan murid baru itu dia terus memperhatikan laptopnya sepertinya dia kurang mengerti apa yang diajarkan oleh pak lee

“anyyeonghaseyo naneun lee aiko andena imnida” (trans: halo,perkenalkan nama saya lee aiko andena). Setelah memperkenlkan diri perempuan itu mencari tempat duduk yang kosong tapi sayang semua tempat duduk penuh hanya tempat di samping Jinyoung yang kosong.aiko pun akhirnya duduk di samping jinyoung

“anyyeong”sapa andena

“eh,halo”

“kamu lagi ngerjain apa”  tanya andena sambil mengeluarkan laptopnya

“ini,kita di suruh buat script,kamu asalnya dari mana sepertiya bukan asli orang balikpapan ya? “

“ne,aku orang surabaya”

semakin hari Jinyoung dan andena semakin dekat saja.dan sejak saat itu Jinyoung mulai menyukai andena.tapi sayang risky sahabat Jinyoung juga menyukai andena.hingga pada suatu hari tanpa sepengetahuan Jinyoung risky menembak andena,dan andena menerimanya.

siang itu matahari sangat menyengat. Jinyoung pulang duluan karna Bora ada pelajaran tambahan.dalam perjalanan Jinyoung melihat andena yang sibuk mencari taxi,Jinyoung pun mengajak pulang andena

“den,bareng yuk”

“eh.gak papa kalau aku bareng jinyoung,pacar kamu bagaimana ?”

“pacar aku,yang mana ?”

“yang tiap hari pergi sekolah bareng kamu ?”Jinyoung bingung dan akhirnya dia sadar yang di maksud andena itu Bora a,Jinyoung sontak tertawa.

“andena sayang,itu bukan pacar aku.tapi adik aku”

“apa sayang ?”

“eh tidak tidak,bagaimana sebelum pulang kita ke j.co sebentar ada yang mau aku ceritain sama kamu den “

(sumpah disini gue males banget bikin bagian ini,gue juga ngerasain bagaimana nyeseknya jadi jinyoung.gue gak sanggup nerusin part ini gue gak sanggup !!! #nangisDiPojokan #nowPlay:Boa_onlyOne.tapi dimana ada awal cerita lo harus bisa bikin something di cerita itu.dan sekarang gue bakalan berusaha ngelanjutin bagian ini walaupun gue gak sanggup, #BasaBasiDuluYakan)

setelah beberapa lama,mereka sampai di cafe tersebut Jinyoung segera memesan minuman,

“oh ya,den sebenarnya asal kamu dari mana sih,wajah kamu itu jauh banget sama orang indonesia asli”

“hmm,sebenarnya aku berasal dari jepang,hanya saja ibuku berasal dari surabaya”

“pantesan”

“kenapa,pasi terlihat dari mataku yang sipit”

“ahaha kok tau sih”

“tau dong ndena gitu loh” dena memasang wajah aegyo (trans:lucu) “oh ya Jinyoung aku mau cerita sesuatu sama kamu”

“apa den,kalau cerita horor aku gak mau”

“hahah,enggak lah. Jinyoung ,risky sahabat  kamu resmi jadi pacar aku loh sekarang”

seketika tangan Jinyoung bergetar,mungkin dia mengira apa dia salah dengar tentang risky.Jinyoung mengepalkan tanganya dan dalam hati dia mengucap istighfar dia berusaha mengingat kalo risky adalah sahabat yang sudah menemani dia 6 tahun belakangan ini.wajah Jinyoung pun berubah menjadi terlihat sangat marah.

“,Jinyoung “andena mencoba menyadarkan Jinyoung dengan lambaian tanganya.karna tidak kunjung sadar juga andena memukul lengan maja.dan Jinyoung pun sadar

“eh iya,den aku ke toilet sebentar ya”

********

******

3 bulan kemudian….

matahari menampakan sinarnya dengan sangat bahagia,perlahan pria yang bernama Jinyoung kini sudah mulai melupakan orang yang pernah dia cintai dan dia mulai bisa menerima bahwa ndena sudah menjadi pacar sahabatnya.

Hari ini adalah hari pertama untuk mid semester,Jinyoung dengan gampangnya menyelesaikan seluruh soal .karna di sekolah Jinyoung termasuk salah satu murid genius karna dia nangkap pelajaranya cepat.tidak terasa seminggu berlalu dan tanpa disadari jinyoung, andena dengan risky putus.kali ini Jinyoung tidak terlalu berharap pada cinta andena.siang itu Jinyoung pulang sendirian karna Bora sedang ikut ekskul theater

“Jinyoung pulang banget yuk”

“risky mana den,kok dia gak sama kamu ?”

“aku udah putus,sama risky “

“oh,ayo pulang bareng aku aja”

dalam perjalnan pulang Jinyoung dan andena tanpa ada komunikasi,mereka saling diam dan Jinyoung tidak membuka pembicaraan.maybe Jinyoung masih sungkan dia tidak mau banyak tanya tentang mengapa putusya ndena dengan risky .

Saat dalam perjalanan Jinyoung mendapat telfon dari ketua ekskul theater.dia di beritaukan bahwa Bora masuk rumah sakit karna penyakitnya kambuh, Jinyoung secepat  mungkin mengantar andena.dia ingin cepat ke rumah sakit.setelah sampai di rumah andena Jinyoung memacu motornya melewati batas kecepatan normal karna dia sangat khawatir dengan Bora a.sesampai di rumah sakit dia mendapati Bora sedang di ugd

“dok bagaimana dengan keadaan adik saya ?”

“bagaimana ya,adik anda mengalami jantung bocor.dan peralatan medis disini gak menyanggupi”

“jadi bagaimana dok,adik saya masih bisa selamat kan ?”

“bisa tapi kami akan rujuk dia,ke salah satu rumah sakit modern di singapore”

“baik dok,saya minta rujukan secepatnya agar adik saya bisa di selamatkan”

Malam ini,Jinyoung bersiap siap ke singapore untuk pengobatan Bora ,dia akan pergi besok pagi jam 10 pagi untuk pengobatan Bora setelah mebdapat surat rujukan ke rumah sakit di singapore dan orang tua mereka sudah menunggu di singapore.dan dia juga harus minta izin keluar dari sekolah tempat dia bernanug dan mengatakan sesuatu pada andena,sesuatu yang ia pendam beberapa bulan ini .

Pagi itu,sebelum Jinyoung pergi kebandara dia memang sempatkan kesekolah.

“bapak ,ibu saya ingin keluar dari sekolah ini.saya harus bawa Bora adik saya berobat.ibu bapak maaf kalau saya pernah punya salah sama ibu dan bapak.terimakaasih telah mendidik saya selama 1setengah tahun ini”

iya Jinyoung,kami semua guru dan staf disini berdoa agar Bora cepat sembuh dan kalian bisa kembali bersekolah disini lagi” Jinyoung memeluk satu persatu gurunnya hari itu Jinyoung benar benar menangis karna akan meninggalkan sahabatnya,setelah itu dia pergi kekelasnya.

“risky,maafin aku ya kalau aku ada salah “

“ia,jin maaf juga ya.aku harap kamu bisa kembali dari singapore setelah adikmu sembuh”

“semoga ki,riski aku mohon jaga andena ya.kembali pada andena dan jangan menyakitinya.ki tolong katakan pada andena aku mencintainya.oh ya ini buatmu”ucap Jinyoung sambil menyerakhan bingkai foto kenangan mereka berdua.hari itu terwarnai dengan kesedihan,Jinyoung pun bergegas ke bandara karna setengah jam lagi pesawatnya akan berangkat

kini Jinyoung telah berada di dalam pesawat…

“andena maaf aku tidak berani jujur padamu,aku menyukaimu andena.ku harap kita bisa bertemu kembali di lain waktu.aku akan berangkat ke singapore untuk pengobatan adikku Bora ” Jinyoung mengirim pesan.Jinyoung meneteskan airmata dan langsung di usap Bora

“kak Jinyoung maaf ,karna aku kakak harus jauh dari kak riski dan ke ndena maafin bora kak”

“enggak ,bora kesehatanmu lebih penting dari mereka”

Tidak lama kemudian pesawat take off…

“selamat tinggal sahabatku aku harap kita bisa bertemu di kemudian hari dan kumohon jaga dia untukku. Aku takkan melupakan apa yang pernah kita lakukan bersama di dunia terimakasih riski, narenda riski anjnis  .jaga andena ku kembali padanya.aku mulai sadar sahabat keluarga dan pacar lebih baik aku merelakan sahabatku dengan orang yang kusukai,lebih baik aku kehilangan pacar dari pada aku kehilangan sahabatku selamat tinggal sahabat”

Advertisements

7 thoughts on “Youre Only One BestFriend

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s