Yeong-Wonhie Seongsil Part 3 (faithfulness for forever)

841108520

anyyeong haseyo,,merry christmas for all my readers.. :* ohya maaf baru sempat ngelajutin ff ini karna biasa lagi trouble dengan jaringann ini lanjutan part 2 yaa.okee dari pada gue ngebacot gak jelas lagii mending langsung aja capcay ke ffnyaaa….
________________________________________________________
“benarkah kalian tau semuanya tentang perasaan ku dengan nana ?”

“ya benar kami tau kecuali kak nana dia belum tau,rencana sih hari ini gongchan mau membicarakan masalah ini” ucap baro

“ha !gongchan mau mengatakan nya hari ini.ahh jangan sampai itu terjadi”

“ya begitulah,sudahlah kak biarkan saja gongchan mengatakanya.kami tidak mau kau terus memendam perasaanmu begitu”ucap sandeul

jinyoung pov end

setelah menempuh perjalanan yang cukup lama akhirnya mereka sampai di dokter.baro langsung menggandeng tangan jinyoung sandeul pun ikut serta menuju ruang periksa.setelah di periksa beberapa menit kemudian ternyata pendarah bulan lalu sudah mulai membaik.kali ini giliran sandeul.sandeul menolak untuk diperiksa dokter akhirny

“kak pengang tangan sandeul satunya !” teriak baro.tanpa ancang ancang jinyoung langsung memgang tangan sandeul sedangkan baro memegang  tangan satunya lagi.

“kyaaaaaaaaa,aku tidak mau di periksa rengek sandeul”

“deullie kau harus diperiksa kami tidak mau kau sakit lagi !”

dengan wajah pasrah akhirnya sandeul mau diperiksa.tapi ternyata dokter mengatakan bahwa kanker otak yang dimiliki sandeul sudah mulai hilang. Lainya pun bertanyaanya apa mungkin ini kekuatan cinta antara eunji dan sandeul.

“ya sandeul kau makan apa ! mengapa penyakitmu itu perlahan hilang “

“ahahaha aku gak makan apa apa,hanya kekuatan cintalah yang bisa menyembuhkan ku”

plak..tamparan lembut dari tangan jinyoung pun medarat di pipi mulus sandeul.

“kyaaaa sakit sekali…”

“ya kau sandeul mukamu itu terlalu imut jika begitu”

“memang dasarnya muka deullie ituuuww imuuwwwtthhh”ucap sandeul menunjukan ke sok imutanya

hahaha akhirnya mereka tertawa di tengah tengah perjalanan menuju pulang.bebrapa lama kemudian mereka sampai dirumah.

“salam,eh “

“hei jinyoung kenalin ini jeong min dia cowok aku “

“eh,iya aku jinyoung “ ucap jinyoung sambil membungkukan bahu.jinyoung langsung menuju kekamar.

“siaaangggg !!!!” teriak duo macan “eh siapa dia ?” Tanya baro

“dia jeong min pacar nya kak nana !” teriak gongchan lantang

“siang,kenalin aku jeong min” ucap jeongmin mengulurkan tanganya

“eh mana kak jinyoung “ ucap sandeul menatap sinis jeong min

“sandeul,kau tidak boleh begitu pada jeongmin !” teriak nana lantang

“siapa perduli !” ucap baro “deul ayo kita kekamar kak jinyoung “ sambungnya

jinyoung pov

“ya ! jinyoung kau benar benar bodoh kenapa kau tidak mengatakan yang sebenarnya” geramku dalam hati .

“kak buka pintunya “ terdengar dari depan pintu kamarku suara sandeul

“sandeul biarkan aku sendiri,aku ingin menenangkan diri ku “ ucapku menahan air mata,jujur aku masih belum bisa terima kalau nana pacaran  dengan jeongmin.untuk menenangkan diriku aku sangat senag curhat di twitter

“kenapa harus dia ! kenapa bukan aku kurang apa sih aku ini mungkin karna masa lalu yang begitu indah kami tidak bisa menyatukan cinta kami “ tulis ku di akun ku

jinyoung ending pov

“jinyoung buka pintunya jinyoung “ suara nana mengetuk pintu

“ya sebentar” ucap jinyoung yang berusaha membuat matanya tidak terlihat sembab karna menangis.setelah itu jinyoung langsung membuka pintu ia melihat nana membawa nampan berisi penuh makanan.

“jinyoung sedari siang kamu belum makan ini aku bawakan makan “

“aku tidak lapar “

“jinyoung kamu harus makan,nanti kamu sakit”

“aku mau asal kau juga makan “

“eh,baiklah kita akan makan sepiring berdua” mereka pun berdua makan nana menyuapi jinyoung mereka sangat romantis.tapi sandeul merusak.

“kyaaaaaa,kak jinyoung minjem flashdisk sama ipad dong,eh aku gangu ya udah ntar aja”sandeul pun kembali sambil menutup pintu

“ya,sandeul ambil sudah gak papa kok”

“aku ambil nanti aja” lalu sandeul kembali kedalam kamar gongchan dan meberi tau gongchan sandeul baro .

“hosh hosh hosh,woooy invasi siapin kamera,kita rekam ke romantisanya kak jinyoung dan kakak kau gongchan” gruduk gruduk mereka pun langsung bubar barisan pada mencari alat alat perlengkapan masing masing.lau mereka pergi ke kamar.

”sst diam daiam kita sudah hampir sampai”kapten sandeul berbisik

“kapten apa yang harus kita lakukan”ucap gongchan tegas

“kak  kau siapkan kamera dan kau baro siapkan microfon dalam hitungan ketiga kita akan masuk “ ucap sandeul “1..2…3… seraaaaaaannnnggggggggggggg” mereka pun langsung mendobraki pintu dan ternyata nana sudah tidak ada dan bahkan jinyoung sedang  berbaring memainkan ipad yang tadinya mau di pinjam sandeul

“ya !apa apaan ini” ucap jinyoung kaget

“loh mana kak nana nya ?”

“dia udah pergi dari tadi gongchan “ ucap jinyoung pelan

“yaaaa ! sandeul kita terlambat !!!!”teriak baro

“bubar barissssaaaaaaaaan jalaaaannnnnn “ teriak sandeul,jinyoung pun bengong melihat kelakuan ke 3 adik yang seperti tentara akan menyerang musuh tapi tidak membawa senjata melainkan membawa seperangkat alat rekam dan microfon.Lalu jinyoung melanjutkan tidurnya. Hari berganti hari bulan berganti bulan jinyoung dan kawan kawanya pun di wisuda untuk kuliah s1.

Karna jinyoung dan cnu merupakan mahaiswa teladan mereka di beri beasiswa  untuk sekolah di salah satu universitas kedokteran  yang cukup terkenal di Indonesia. Sedangkan gongchan,nana,baro dan sandeul melanjutkan studi mereka  di universitas Indonesia.walaupun jinyoung dan cnu berbeda universitas dengan sandeul dan kawan kawan jinyoung dan cnu masih sering berkunjung ke rumah gongchan bahkan masih sering menginap di rumah gongchan.tapi sejak jinyoung tau nana berpacaran dengan jeongmin ,jinyoung mulai jaga jarak dengan nana.hingga pada suatu saat.

nana pov

“Jinyoung !” teriaku setelah melihat seorang pria yang mrip dengan jinyoung.aku pun menghampirinya karna aku merasa jinyoung tidak mendengar teriakan ku.setelah sampai aku  memukul pundak jinyoung”jinyoung hei,kamu kenapa jarang sekali main ke rumah ?”

“eh,maaf anda siapa ya ? anda mengenal saya”

“ahh,jinyoung jangan bercanda aku kim nana kakak nya gongchan “

“maaf saya bukan jinyoung anda salah orang”

“salah orang bagaimana,kamu jung jinyoung kan”

“mmh maaf saya bukan jung jinyoung tapi saya jinwoon”

“eh,maaf saya salah orang,soalnya kamu mirip sekali dengan teman aku namanya jinyoung”

“eh iya gak papa kok,oh ya nama kamu siapa ?”

“kim nana,kan tadi aku sudah bilang kalau namaku kim nana”

“ahh iya aku lupa,perkenalkan aku jinwoo”

“iya jinwoo,hei mari kita tukaran nomor handphone”

…….

……

“oke jinwoo sampai berjumpa lagi nanti kalau ada waktu aku akan kirim pesan ke kamu”

“oke nana,aku tunggu pesan mu”

“cowok tadi mirip banget sama jinyoung,apakah dia kembar dengan jinyoung,tapi kan jinyoung Cuma 3bersaudara”gumamku dalam hati,tapi tiba tiba aku menangkap seseorang yang mirip dengan kekasihku lee jeongmin

,kulihat ia sedang duduk dengan seorang wanita di taman yang sepi.aku pun memperhatikan jeongmin aku ingin tahu apa yang ia lakukan bersama wanita itu.selang tak lama kemudia kulihat jeongmin bertekuk lutut di depan wanita itu.aku terperanjat kaget ternyata jeongmin kekasihku yang paling kusayang menembak wanita lain.lalu mereka berciuman di depan mataku.hatiku terasa sakit.langsung saja kuhampiri jeongmin dengan wajah penuh dengan bulir air mata.

“jeongmin”

“nana,kamu mengapa disini”

“jeongmin tidak usah basa basi,aku rasa hubungan kita cukup sampai di sini.kamu sudah mempunyai wanita selain aku”

“nana bukan maksud aku begitu” ucapan jeongmin membuat ku muak,jeongmin memeluk ku tapi kalah cepat dengan tanganku yang menepis pelukanya

“jeongmin,berbahagialah kau dengan dia,aku menyesaal telah mencintaimu sepenuh hatiku”

“maaf nana,maafkan aku,bukan maksudku menyakitimu nana maaf”

tanpa jawaban akupun pergi meninggal kan jeongmin dengan pacar barunya.hatiku sakit mengapa dia mengkhianatiku.aku telah berusaha mengobati lukaku yang telah lama terbuka karna kepergian taemin untuk selamanya sejak mengenal jeongmin perlahan luka di hatiku mulai menutup tapi setelah itu…setelah kejadian itu..luka itu kembali terbuka seiring sakitnya hatiku.aku lemas berjalan ke arah mobilku ,aku seperti terbang tubuhku terasa ringan setelah itu semua terasa gelap….

nana pov end

nana masih shock dengan kejadian itu kekasihnya yang dicintai.mengkhianati cintanya yang tulus.nana pun lemas dan jatuh pingsan di taman,banyak orang yang melihatnya.
jinyoung pov

sudah lebih dari 3 bulan aku tak berkunjung kerumah gongchan aku ingin menenangkan diriku,dan kali ini aku sudah bisa menerima kalau nana berpacaran dengan jeongmin.karna hari in kuliahku libur aku berjalan jalan di taman menikmati segarnya udara di sore hari menikmati embun yang menetes di ujung dedaunan.tapi belum berjalan jauh aku melihat kerumuna banyak orang,akupun ikut ikutan melihatnya karna penasaran.aku pun bertanya pada orang di sekitar,mereka bilang ada wanita yang jatu pingsan akupun segera menghampiri kerumunan itu.kulihat nana terbaring di rerumputan tak sadarkan diri,

“nana !” kagetku”nana bangun nana ! nana !” sambungku sambil menepuk nepuk pipi nan.aku pun segera merogoh handphone yang ada di kantong celanaku.aku menghubungi gongchan

“chan kamu dimana,kunci rumah siapa yang pegang”

“ya kak,kenapa kau baru menghubungiku sekarang”

“chan,tak usah basa basi cepat katakan,nana pingsan di taman”

“ha,kunci rumah kak nana yang bawa cari aja di tasnya mungkin ada”

aku pun segera menggotong nana ke dalam mobilku.terdahulu aku bawa dia ke rumah sakit aku memeriksakan kedaanya,tapi kata dokter nana hanya kelelahan.aku membawa pulang dia ke rumahk ku karna aku tidak menemukan kunci rumah di tas nana.aku pun menunggu nana sampai sadar. kubiarkan nana teridur di kasurku aku sengaja tidak membangunkanya karna ini sudah larut malam. beberapa jam kemudian nana sadar tapi aku teridur di sampingnya karna sudah malam.

jinyoung pov end

karna tidak menemukan kunci rumah nana,jinyoung mebawa nana pulang ke rumahnya.

“aku dimana” kata nana.nana pun bangkit dari tempat tidur ia melihat seseorang tertidur duduk di samping ranjangnya “jinyoung” ucap nana sambil mengguncang tubuh jinyoung

“ahh nana kau sudah sadar syukurlah.ini kamu makan sejak tadi siang kamu belum makan”

“jinyoung”ucap nana sambil memeluk jinyoung sambil menangis

“nana kamu kenapa” kamu menangis karna apa “

“jinyoung,jeongmin..hiks”

“kenapa dengan jeongmin”

“jeongmin dia selingkuh di belakangku,dia punya wanita lain selain aku jinyoung”

“jadi kamu bagaimana ? apakah kau sudah memutuskan dia ?”

“sudah,bahkan dia tak mengejar ku”

“nana sabar ya ? tenang aku selalu ada disampingmu .kapan kau membutuhkan ku aku akan selalu ada disampingmu di sisimu “

“benarkah itu jinyoung,tapi jeongmin dapat menutup luka di hatiku atas kepergian taemin.tapi dia juga yang membuat luka ini terbuka menjadi lebar lagi jinyoung”

“sabarlah wahai malaikat cantik,aku akan berusaha menutup luka yang ada di hatimu hingga rapat”

“terimakasih jinyoung,kau memang baik sejak pertama aku mengenalmu terimakasih”

“terimakasih,sebaiknya kamu makan dulu aku sudah siapkan ini special buat kamu”

“terimakasih jinyoung,ohya selama ini kamu kemana kok tidak pernah main ke rumah lagi”

“ehh,nggak nggak apa ko,aku hanya sibuk dengan kuliahku saja”

“oh,tapi kamu harus janji ya besok main kerumah dan menginaplah di rumah kami,baro dan gongchan menunggu kedatangan mu “

“oke”

“oh ya jinyoung,kamu itu punya saudara gak sih adik atau kakak gitu”

“mmh gimana ya “

“kenapa ?”

“sebenarnya aku punya saudara kembar,tapi waktu itu kami terpisah waktu di salah satu supermarket terbesar di korea,sampai sekarang aku masih berusaha mencarinya tapi nihil sudah 10 tahun yang lalu kami terpisah”

“tapi mengapa kamu bilang,kalau kamu hanya 3bersaudara”

“jujur aku mulai putus asa sejak mendengar kabar bahwa kembaraan ku meninggal karna kecelakaan pesawat saat menuju amerika”
“jadi sebenarnya kamu sudah tau di mana kembaranmu berada sebelumnya”

“ya”

“tapi mengapa kau tidak mengunjunginya”

“kata bodyguardku alamat orang yang mengangkat kembaranku itu tidak diketahui tempat tinggalnya,makanya aku tidak pernah berkunjung ke korea “

“ohya siapa nama kembaranmu ?”

“jinwoon,jung jinwoon”

“apa ! jinwoon”

“iya,tapi sudahlah dia sudah tidak ada lagi nana.dia sudah tenang di surga”

“baiklah ayo sekarang tidur sudah sangat larut malam ini”

“oke,aku akan tidur di sofa ruang tamu,kamu tidur dikamar ku aja “

…….
……

pagi pun tiba sinar matahari menyelinap diantara barisan gorden yang menggantung di ruang tamu.pagi masa depan yang harus ditatap dengan cerah.jinyoung sontak terbangun melihat seorang wanita membuka gorden.

“ahh~ sudah pagi rupanya”ucap jinyoung sembari menggeliat di sofa

“jinyoung bangun ! makan dan cepat pergi kuliah”

“ehh,siapa yang memasak kamu nana”

“iyalah siapa lagi coba ?”

“ahaha makasih ayo kita makan bersama”

saat makan di ruang tamu nana  dan jinyoung menjadi canggung karna mereka hanya berdua.jinyoung pun merasa ini waktu yang tepat untuk mengatakan cintanya kepada nana.

“nana “

“eh,iya”

“aku mau bicara sesuatu sama kamu”
“ apa ?”

“kamu pernah jatuh cinta sama sahabat yang sudah kamu anggap saudara sendiri “

“enggak sih memang kenapa”

“ehh,mmh aku suka sama kamu “

“uhuk,ah eh apa “ nana jadi salah tingkah

“aduh nana pelan pelan makanya”tegur jinyoung sambil memukul lembut punggung nana

“kamu serius kah jinyoung”

“ya aku seius jujur,sejak kamu jadian sama jeongmin aku kecewa makanya sejak lulus kuliah dan melanjutkan di universitas lain aku mulai jarang ke rumahmu karna aku cemburu”

“jadi karna itu kamu jarang kerumah”

“ya,aku cemburu”

“jinyoung sebenarnya aku juga suka sama kamu sejak lama,tapi karna cnu bilang kamu sudah mempunya wanita,akupun mundur dan berusaha membuang jauh rasa cintaku untukmu”

“cnu ? aku tidak pernah mempunya seorang wanita sejak masuk kuliah”

“jadi cnu bohong”

“mmh,bagaimana dengan pertanyaanku kamu belum menjawabnya”

“mmh,jinyoung aku mau menjadi pacarmu”

“yeaaay !!”jinyoung  teriak senang tapi tiba tiba handphone nana berbunyi dan ternyata panggilan dari jinwoon yang mengajaknya bertemu.nana pun pergi bertemu  jinwoon dengan diantarkan jinyoung dan kebetulan nana ingin memberitahu bahwa ada seorang pria yang mirip sekali dengan dia mungkin itu kembaranya.

“nana kita mau ketemu siapa sih”

“udahlah ikut saja,aku mau kasih kejutan buat kamu”

mereka berdua pun pergi ke taman,dimana disitu jinwoon telah menunggu.

“jinyoung bukankah laki laki yang duduk disana itu mirip sekali dengan kau”

“eh,iya dia mirip denganku”

“ayo ikut aku”ucap nana sambil menarik tangan jinyoung menuju kursi taman yang sedang di duduki oleh jinwoon.

jinwoon pov

“ahh lama sekali nana,apa dia tidak datang hari ini” desahku sambil melihat jam tangan yang menunjukan pukul 12 siang

“jinwoon !!!” teriak seorang wanita dari jauh yang kulihat dia sedang menarik seorang pria disampingnya,ternyata itu nana

“ya,nana kau mengapa lama sekali”

“ahh,maaf tadi macet di jalan,oh ya kenal kan ini jinyoung”

“hei,salam kenal aku jinwoon”

“aku jinyoung” ucap jinyoung sambil tersenyum”nama lengkap kamu siapa” sambungnya

“jinwoon,jung jinwoon”

“ha ! jung jinwoon”

“ya jung jinwoon.ada apa “

“maaf jinwoon aku bisa liat lengan kamu yang sebelah kiri”

“mmh,baiklah” akupun melmperlihatkan lenganku yang sebelah kiri di lengan itu terdapat  tattoo berhuruf ‘j’ ,kulihat jinyoung kaget sekali melihat tattoo itu.

“jinyoung ada apa ? mengapa kamu begitu kaget setelah melihat tattoo di lengan kiri jinwoon”

jinwoon pov end

jinyoung pov

aku kaget setengah mati setelah melihat tattoo yang terdapat di lengan jinwoon,apa mungkin jinwoon adalah saudara kembarku ? apa mungkin dia ? tapi kabar itu ,kabar yang berisi tentang kecelakaan pesawat yang ditumpangi jinwoon saat menuju amerika.aku mulai bimbang aku ingin memeluk jinwoon kembaranku yang telah 10 tahun berpisah dengan ku.tapi aku ragu.akupun berusaha mengajak berbicara jinwoon

“hei,jinwoon apa kau punya saudara ? adik atau kakak ?”tanyaku

“dulu,tapi sekarang tidak “

“maksudnya ?”

“dulu aku punya saudara kembar,tapi sudahlah mungkin dia sudah lupa sama aku”jinwoon mengatakanya sambil tertunduk

“jinwoon,kamu ingat luka ini” ucapku sambil menunjuk sebuah luka beset yang tertutup poniku,akupun menyingkapnya

“jin..jin…jinyoung,kau kah itu”

“mmh,ya aku jung jinyoung saudara kembarmu”

“jinyoung !!! “ ucapan jinwoon memekakan telingaku,lalu dia memeluku erat.pelukan yang tak pernah kudapat dari seorang adik,seorang kembaranku pelukan hangat itu membawa kami kembali kemasa masa kami waktu masih kecil.telah lama aku merindukan seorang adikku.lama sekali pelukan antara seorang adik dan kakak yang telah lama berpisah sampai sampai nana kami biarkan

“ kak lama sekali aku tidak bertemu kakak,sudah 10 tahun sejak kita berpisah “

“iya jinwoon lama sekali,kamu tinggal dimana sekarang “

“aku sekarang tinggal apartemen kak,aku kuliah di universitas Indonesia,kak bagaimana keadaan mama papa”

“mereka baik baik saja,jinwoon aku begitu merindukan kamu “

“kak sekarang mereka tinggal dimana,aku juga sangat merindukanmu”

“mereka tinggal di seoul,melanjutkan perusahaan YoungWoon”

“ahh perusahaan itu,perusahaan yang diambil dari nama kita berdua”

“iya”

“ehhmm iya udah ketemuan,akunya nih di jadiin obat nyamuk”

“ehh maaf chagi,hehe ayo kita kembali kerumahmu.aku boleh mengajak jinwoon kan”kataku sambil mencubit pipi mulus nana

“boleh,ayo”

akupun segera meluncur ke rumah nana.aku juga sangat rindu dengan rumah nana dan gongchan dirumah itu aku menemukan cintaku menemukan indahnya persahabatan.beberapa menit kemudian kami telah sampai di depan rumah.didepan rumah telihat sangat sepi hanya terlihat sandeul yang sedang asyik bermain ipad-nya.akupun memarkirkan mobilku di garasi rumah nana yang cukup besar.

“sandeul !” aku teriak memanggil nama sandeul,sontak saja sandeul langsung menengok kearah mobil.dia langsung memeluk jinwoon.aku tetawa kecil dibalik kemudi mobil pasti sandeul berpikir kalo jinwoon itu aku.”sandeul ! aku disini “ucapku sambil menutup pintu mobil

“loh,kok kak jinyoungnya ada 2” sandeul bertanya,sambil membulatkan matanya yang sedikit sipit.lalu nana menarikku dan jinwoon untuk berrsampingan.

“sandeul,liat ini.mereka berdua lucu bukan”ucap nana gemas

“iya tapi dia siapa ? mana kak jinyoung yang sebenarnya ? “ucap sandeul dengan logat sinetron Indonesia

“sudahlah sandeul kenalkan ini jinwoon.dia saudara kembarku”

“kembar ?” kaget sandeul

“sudah masuk dulu ngobrolnya di dalam aja panas nih”
jinyoun end pov

mereka pun masuk kedalam rumah di sambut dengan perkelahian antara gongchan dan baro.jinwoon pun duduk di sofa depan sedangkan jinyoung langsung menuju kamarnya untuk mengambil ipadnya.baro dan gongchan pun terhenti perkelaihanya karna melihat jinwoon duduk di sofa dengan tenang.

“kak jinyouunnnggg!!!!!” ucap baro dan gongchan bersamaan

“kenapa kau tidak pernah kesini lagi mengapa baru sekarang,ohya semalam kak nana menginap di tempatmu yah kak,soalnya kuingat  ingat kunci rumah baro yang bawa”Tanya gongchan

“mmh,maaf aku bukan jinyoung aku jinwoon” jawab jinwoon terbata bata

“ahh kak tidak usah bercanda,kau ini jinyoung kan haha terlihat dari matamu yang sipit tau”

“mmh,benar aku jinwoon bukan jinyoung.mungkin yang kalian maksudkan itu kakak ku jinyoung”

“kenapa gongchan kau mencariku ?” ucap seseorang yang sedang menuruni tangga

“eh kak jinyoung,dia siapa.kok dia mirip dengan mu ?” Tanya baro penuh dengan penasaran

“dia kembaran ku namanya jung jinwoon”

“oo jadi kalian kembar” ucap gongcan dan baro bersama sama

“iya”angguk jinyoung bersamaan dengan jinwoon

“hei jinwoon kau boleh tinggal disini.tapi kau tinggal sekamar dengan kakakmu ya soalnya kamar lainya belum aku bersihin”ucap nana

“ahh terimakasih kak.aku akan tinggal disini”

“apartemen mu bagaimana ?”

“ada temanku disana yang menjaga apartemen ku kak.lagipula aku ingin tidur bersama kakak lagi” ucap jinwoon sambil tersenyum

“baiklah ayo jinwoon ke kamarku,kita beri kabar mama papa di seoul”

tanpa aba aba jinyoung menarik tangan jinwoon kekamarnya.jinyooung langsung membuka 3GVideoCall dia menghubungi orang tuanya di seoul.tapi kali ini jinyoung mengijinkan jinwoon untuk melihat orang tuanya untuk pertama kali.beberapa menit kemudian mereka telah tersambung dengan orang tua mereka.

“jinyoung ada apa,tiba tiba menghubungi eomma”

“eomma”ucap jinwoon lirih sambil meneteskan air mata

“kenapa kamu menangis jinyoung”

“eomma aku rindu eomma”

“eomma juga rindu kamu jinyoung”

“eomma,eomma ingat tidak dengan kembaran ku jinwoo ?”

“eomma selalu ingat dia jinyoung,eomma tidak pernah melupakan kedua anak eomma.walaupun jinwoo sudah tidak ada “

lalu jinyoung pun ikut menyapa ibunya dengan muncul dari belakang badan jinwoon.

“eomma,apa kabar”

“jinyoung ?”

“ne, eomma,dia jinwoon anak eomma.saeng aku”

“jinyoung kau benar bena bercanda kan”ibunya berusaha mencari kebohongan di setiap tatapan jinyoung tapi tidak ada,yang ada hanyalah kejujuran

“tidak eomma aku,jinwoo aku jung jinwoo anak eomma”

“jinwoo,eomma merindukan mu,anak eomma”

“eomma,appa mana appa ?” Tanya jinwoo dengan mata sembab

“sebentar eomma,panggilkan appa mu dulu”

“appa ?”

“jinwoo,apa merindukan mu jinwoo”

“appa,aku juga merindukan apa “

mereka pun berbincang lama sekali sampai di akhir kata.orang tua jinyoung bilang akan datang seminggu lagi untuk menjenguk kedua anaknya di Indonesia.

bersambung ke part 4

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s