Moving On

Moving on

Siang itu di SMA KAITS(Korea Advance Institut Technology and Science) sekolah yang bisa di bilang elit.dan semua namjanya keren keren.apalagi ada satu geng yang bernama JyBrGcCn (baca: JiyBerGecCien).Mereka adalah ke empat namja yang yang mempunyai sekolah ini tapi di direktur pertama di pegang oleh appa jinyoung,jadi dialah yang berkuasa di sekolah ini.tidak ada yang berani melawan jinyoung dan teman temanya karna sudah pasti di keluarkan dari sekolah ini karna dianggap sebagai pengacau.tidak sedikit selama setahun JyBrGcCn bersekolah sudah 5 orang yang dikeluarkan karna ulah berani mereka terhadap JyBrGcCn.

“eh kamu gak tau ya aku siapa ! aku pemilik sekolah ini ! yeoja bodoh” ucap seorang pria bernama jung jinyoung,namja satu ini memang terkenal jahat dan suka membully-ing murid murid yang bersekolah di SMA KAITS dan juga di dukung dengan faktor orang tua yang mempunyai sekolah SMA KAITS .namja ini tidak pernah menaati peraturan sekolah bahkan dia dan gengnya tidak pernah memakai seragam dan atribut sekolah lainya.

“aku tau kau sebagai anak pemilik sekolah ini namja bodoh.aku tau itu tapi jangan kamu seenaknya bisa menyakiti yeoja dan namja yang bersekolah disini “ bentak seorang yeoja.yeoja yang bernama jiyeon ini adalah yeoja yang sering menantang JyBrGcCn.tapi dia tidak pernah dapat surat di keluarkan dari SMA KAITS karna jiyeon adalah murid yang berprestasi di bidang IT Bahkan prestasinya itu sudah mencapai luar negri dan jiyeon memakai bahan prestasinya itu membela siapa saja yang yang di bully oleh JyBrGcCn ,walaupun jiyeon di SMA KAITS orang tuanya terdaftar hanya sebagai pengusaha restoran biasa tapi sebenarnya keluarga jiyeon adalah keluarga terpandang appanya jiyeon adalah orang terkaya nomor 2 setelah appanya jinyoung.tapi sayang dia merahasiakan identitasnya ini bila dia di luar sekolah dan sedang bersama keluarganya dia memakai nama aslinya Park Sandara Jiyeon tapi di panggil sandara sedangkan di sekolah namanya hanya Park jiyeon dia tidak memakai nama sandara karna bila teman temanya tau pasti dia di manfaatkan dan dibilang bersengkongkol dengan JyBrGcCn .

“jiyeon sudahlah kita gak usah berurusan dengan dia. Yang penting kita obati saja yoesob kasian wajahnya berdarah langsung bawa aja kerumah sakit aja.dan gak usah ladenin pertanyaan namja yang gak penting itu”ucap sandeul,sandeul adalah teman baik jiyeon sejak kelas 1 junior high school hanya dia yang tau tentang keluarga jiyeon karna juga kebetulan appa sandeul adalah partner kerja appa nya jiyeon yah walaupun appa sandeul bukan termasuk dalam orang terkaya di korea.bila murid SMA KAITS tidak tau bahwa jiyeon adalah anak pengusaha terkaya di korea .tidak bagi sandeul semua murid di SMA KAITS banyak yang tahu bahwa sandeul juga adalah orang terpandang karna ayah sandeul adalah donatur terbesar di SMA KAITS .

“deul !!! kasian anak anak yang di bullying sama mereka.mereka itu gak punya hati “

“jiyeon sudahlah.kamu nggak takut dikeluarkan sama mereka”

“enggak ! udahlah deul aku sih sebenarnya juga males ngeliat dia hih” tatapan jiyeon sinis kepada sang ketua jinyoung.

“aku juga enek gimana gitu mentang mentng yang punya sekolah iuuuhh” ejek sandeul penuh dengan perasaan

“ayo sudah kita antar dia ke rumah sakit seoul”

jiyeon dan sandeul pun pergi kerumah sakit.kata dokter kepala yoesob mengalami benturan yang cukup keras tempurung kepalanya sedikit retak tapi kemungkinan besar bisa pulih karna tidak terlalun parah.jiyeon dan sandeul pun langsung mengantar yoesob pulang ke apartemenya dan mereka pun juga pulang didalam perjalanan pulang ke apartemen jiyeon mereka larut dalam sebuah percakapan.

“sand kenapa sih si jinyoung itu jahat banget sama si yoesob salah apa sih si yoesob itu setauku si yoeob itu pendiam “

“denger denger si yoesob gak mau ngasi handphonenya sama baro dan jadinya si leader sialan itu bertindak”

“ha,Cuma gara gara hp doang si yoseob jadi gitu?”

tapi hanya di jawab anggukan oleh sandeul.setelah mereka sampai di apartemen jiyeon.jiyeon pun langsung masuk ke apartemenya.

jiyeon POV

gue heran sama jinyoung apa sih mau dia nyakitin anak anak SMA KAITS tau dia yang punya sekolah tapi kan mereka juga bayar.ucapku sambil membuang tas dikasur tapi tiba tiba handphone ku berbunyi.kulihat nomor asing masuk tapi ternyata…

from.********

heh gadis jelek apa maksudmu tadi membela
yoesob kamu tau pembalasan dendam ku hampir
saja terpenuhi tapi karna kamu pembalasan dendam ku jadi tertunda lagi
jinyoung

ah sial dia tau dari mana nomorku.dia bilang aku jelek dia tak sadar memang wajahnya tampan andweee!!! Masih gantengan juga sandeul .setelah kubaca sms itu lagsung saja kubalas dengan kata kata pedas

to.*********
eh namja bod0oh,kau kira kau tampan ha! Dendam ?
kenapa harus dibalas bukankah itu dosa dasar namja
yang tidak punya otak liat saja sampai kau berani balas dendam
dengan yoesob atau murid lainya aku yang akan membalaskan dendam mereka
! ingat itu jung jinyoung!

akupun menghelai nafas panjang dan berfikir untuk apa aku meladenin cowo yang gak ada sopan sopanya ih dasar nyebelin
jiyeon end pov

pagi ini SMA KAITS hanya mengadakan ekskul biasa,jiyeon pun biasa mengikuti ekskulnya dance dan fotografi.sedangkan sandeul mengikuti ekskul basket dan fotografi.jam pertama memeng dia tidak bersama sandeul dia sudah terbiasa walaupun begitu dia tetap contact dengan sandeul lewat telpon maupun sms.ini juga adala hari pertama sandeul dan jiyeon ekskul begitu juga dengan JyBrGcCn ini juga hari pertama mereka ekskul. Tapi sial nasib jiyeon, jinyoung orang yang paling dia benci di SMA KAITS mengikuti ekskul yang sama yaitu ekskul dance dan fotografi.tapi sayang jiyeon tidak tau tentang itu.sesampai di tempat latihan dance jiyeon langsung mengganti pakainya demgan tank top dan celana pendek.

“huah,tenang jiyeon ini pasti menyenagkan kamu tidak akan bertemu dengan namja sok itu lagi”kata jiyeon bicara dengan dirinya sendiri saat jiyeon keluar dari toilet jeoja jinyoung pun masuk toliet namja harusnya mereka berpapasan tapi sayang mereka tidak saling melihat .alarm pun sudah dibunyikan berarti para anggota dance sudah harus berkumpuln di aula.saat di aula jiyeon tidak melihat jinyoung.

“oke para anggota baru modance,selamat datang di ekskul kita ini.sekarang kita mulai dulu pembagian pasangan”ucap istruktur dance yang bernama mrs. Juliet dan mr.hansen

“ah siapa yang pasanganku nanti.semoga dia bisa mengimbangi danceku yang belum terlalu mahir” ucap jiyeon senang,jiyeon pun memperhatikan instruktur bebicara dan inilah waktunya

“oke sekarang jiyeon dengan jinyoung maju “

“ha ! jinyoung siapa,mrs ?” tanya jiyeon penasaran

“jung jinyoung yang punya sekolah ini jiyeon” ucap sang instruktur senang

“andweee!!! Aku tidak mau berpasangan dengan dia” teriak jiyeon .dan apa bukannya jinyoung menolak dia malah senyum melihat jiyeon di pasangkan dengan dirinya.selama dance berjalan jiyeon selalu menatap jinyoung sinis.

“eh namja bodoh kenap kau tidak menolak tentang pasangan dance ini “ bicara jiyeon yang sedang berusaha tenang

“kenapa,ini kan sudah di tentukan kenapa aku harus menolak bukankah ini menyenangkan ?”

“menyenangkan sekali kalau pasanganku bukan kamu jung jinyoung” teriak jiyeon sambil menginjak kaki jinyoung dengan sepatu dance nya yang bisa dibilang cukup keras

“auww,eh yeoja aku sudah berusaha baik denganmu ya”ucap jinyoung lagsung membentak jiyeon tapi jiyeon malah menantangya

“terus aku harus apa,juga harus baik gitu ? ish enggak banget” ucap jiyeon sambil meninggalkan jinyoung di aula temat latihan.

“sand gimana ? ekskulmu sudah selesai aku mau cerita nih ?”

“cerita apa jiy”

“sandeul,,jinyoung !! dia jadi pasangan dance ku !!”

sandeul pun teridiam sebentar mendengar teriakan jiyeon di telfon dia berusaha mengertikan apa yang dikatakan jiyeon dan

“hahahahaha kok bisa sih dia ikutan dance juga terus gimana tadi lancar”

“apaaaan gada yang bagus sandeul beneran ah “ jiyeon mendengus kesal

“udah kenapa gak minta instrukturnya ngerubah pasangan dance kamu jiy”

“intruktunya bilang ini udah peraturan gak bisa di rubah lagi”

“oke oke,jiy aku balik ekskul dulu ya ?.udah di panggil nih oke bye bye jiyeon,lancar ya dancenya sama jinyoung “

tuut tuutt tuutsandeul memutuskan telfon jiyeon dan jiyeon pun terlihat sangat kesal.dia kembali dengan wajah yang penuh dengan rengutan.dia pun melanjutkan ekskul fotografinya dan kali ini bukan hanya jinyoung yang ikut tapi baro dan gongchan juga mengikuti ekskul fotografi.tapi mungkin kali ini tidak ada pasang pasangan dance seperti tadi.walaupun jiyeon tau kalau jinyoung,baro dan gongchan mengikuti ekskul fotografi dia tenang saja karna tidak mungkin dia akan didekatkan dari ketiga namja yang cukup tampan itu.saat ekskul fotografi jiyeon melamun melamun sambil berjalan dan bukk dia menabrak namja yng tampan sekali,baro

“ahh,mian mian aku tidak melihatmu” ucap jiyeon yang mulai tersadar dari lamunannya

‘eh tidak apa apa,malah aku yang bersalah aku tidak melihatmu”kata baro sambil mengambilkan kamera jiyeon yang terjatuh

“kamu baro kan?”

“iya kenapa ?” tanya baro sambil memincingkan matanya “kau tidak suka denganku ya ?”sambungnya

“hahah aku hanya tidak suka dengan jinyoung”

“syukurlah “

“kenapa ?”

“tdak apa hanya saja, banyak yang tidak menyukaiku karna aku adalah anggota JyBrGcCn”

“hmm itu benar JyBrGcCn sangat terlihat buruk apalagi ditambahdengan kelakuan jinyoung”

“oh jiyeon ada yang mau aku bicarakan padamu,mari kita ke solaria aku yang traktir deh”

“jinjja oke ayo”

baro dan jiyeon pun pergi ke solaria karna kebetulan ekskul mereka yang satu ini outdoor.setelah sampai di solaria baro mecari tempat yang strategis untuk membicarakan sesuatu yang sangat penting.dan juga menghindari para fans baro diluar sana karna baro juga seorang artis yang cukup naik daun di tahun ini.

“oke baro apa yang mau kamu bicarakan sama ku”

“jiyeon kamu tau sebenarnya jinyoung itu tidak sekejam yang kamu liat”

“ha ! jadi dia lebih kejam dari yang kuliat”

“andwee,maksudku sebenarnya jinyoung itu orangnya baik dia juga tenang dalam menyelesaikan apapun”

“jinjja aku sangat tidak percaya dengan perkataanmu baro”

“aku tidak bohong,benar jinyoung itu sebenarnya baik hanya saja dia kekurangan kasih sayang orang tua “

“jinjja aku gak percaya itu baro,tidak kelihatan dari raut wajahnya yang galak”

“iya,dia menumpahkan segala kekesalanya ke orang yang berani melawan dia “

“ah pantesan saja dia selalu begitu.apalagi pas waktu yosoeb gak mau ngasi hpnya ke kamu”

“Oh masalah itu hehehe” baro membalas perkataan jiyeon dengan cengiran yang cukup manis

“kenapa ?”

“ hehehe kemarin itu just acting” ucapan baro disusul dengan senyuman indahnya yang memperlihatkan gigi tupainya yang imut

“uhuukkk mwo ? acting ?” jiyeon terbatuk hampir saja makanan yang ada di mulutnya tidak menyembur ke wajah baro

“ne,hanya acting ? kamu gak tau ?” ucap baro sambil memukul halus pundak jiyeon dengan lembutnya

“enggak,tapi kok yoesob mau sih di suruh suruh sama kalian sih”

“kamu gak tau ya,yoesob itu sepupuku sebenarnya dia juga tergabung di dalam JyBrGcCn hanya dia menolak untuk gabung karna dia tau,kalau dia bergabung dengan kami dia tidak akan mempunyai teman “ ucap baro yang berbicara sambil terus mengunyah bibimbap yang penuh di mulutnya

“hah,jadi yoesob itu sepupumu pantesan aja waktu aku pulang sekolah sama sandeul kulihat kamu dan yoesob pelukan ternyata sepupu toh”

“hehe ia dia sepupuku,oh ya jiyeon aku boleh nanya sesuatu gak sama kamu ?”

“apa ?”

“sandeul,mm sandeul itu siapa mu sih kok kalian deket banget kaya orang pacaran gitu”

“oh sandeul, dia sahabat ku dari kelas 1 smp”

“jadi kamu tidak ada hubungan apa apa sama lee sandeul?”

pertanyaan baro tidak di jawab oleh jiyeon malahan mendapatkan gelengan dari jiyeon.setelah percakapan yang cukup panjang itu mereka pulang bersama sejak itu jiyeon dan baro berteman baik tapi jinyoung tidak tau kalsau jiyeon berteman dengan salah satu anggotnya yaitu baro.tak jarang jiyeon dan baro berang,pulang sekolah bersama.sangking akrabnya mereka berdua sandeul mengira kalau jiyeon dan baro pacaran hingga pada akhirnya menimbulkan salah paham antara jiyeon dan sandeul.sandeul sebenarnya menyukai jiyeon dari dulu tapi dia sama sekali tidak ingin mengungkapkanya kepada jiyeon karna dia tau bila dia mengungkapkan perasaan dia kepada jiyeon,jiyeon sudah pasti menolaknya karna jiyeon tidak mau merusak persahabatn yang sudah mereka jalani selama 6 tahun.sepulang sekolah jiyeon pulang sendiri karna baro sedang sibuk syuting salah satu produk handphone dan tidak bisa mengantarkan pulang jiyeon.dan pada saat bersamaan sandeul lewat saat jiyeon keluar gerbang sekolah.

“jiy pulang bareng yuk”

“eh deul,boleh gak ngerepotin nih.”

“yee enggak lah.kan kamu biasa ikut aku kalau pulang “

“oiya lupa,eh bagaimana keadaan saeng mu taemin dia sudah sehat ?”

“mm,sudah sih Cuma dokter bilang dia harus bnayak istirahat soalnya kepalanya belum sembuh total.jiy mau gak temanin aku ke toko buku aku mau cari resep masakan khas indonesia”

“boleh,untuk apa ?”

“tadi pagi taemin minta masakan khas indonesia”

“loh taemin pernah ke indonesia ?”

“pernah sih,baru 3kali ,Cuma ahjussi ku sering bawain makan khas indonesia gitu dan cocok dengan lidah taemin”

“oo,nanti aku bantu masak buat taemin”

“sip,jiy aku mau nanya kamu sama baro ada hubungan apa ? kok deke banget?”

“oh,aku sama baro itu Cuma teman doang gak lebih kok.ternyata dia baik beda dengan si jiyoung rese itu”

“oo”

sandeul lega mendengar perjelasan dari jiyeon ternyata jiyeon dan baro hanya teman biasa tidak.lebih.bebrapa menit kemudian mereka telah sampai di tempat tujuan sandeul dan jiyeon langsung menuju ke toko buku jiyeon membantu sandeul mencari buku sandeul yang dimaksud dan dia mendapatkan buku yang di inginkan.

“sandeul,ini cocok sepertinya bahan bahanya mudah di dapat dan cara memasaknya pun mudah tidak terllu sulit” ucap jiyeon sambil menyodorkan buku yang penuh dengan masakan khas indonesia.setelah mereka ke toko buku mereka melanjutkan perjalanan mereka ke pasar tradisional di seoul.mereka memilih bahan bahan yang sudah di tentukan rupanya sandeul lebih memilih sate makanan khas dari madura .dan kebetulan juga cara memasaknya mudah.setelah itu sandeul langsung menuju rumahnya di temani jiyeon .

“buka pintu rumah !” setelah sandeul mengucapkan kata itu pintu dengan otomatis terbuka .jiyeon dan sandeul langsung membawa belanjaan mereka kedapur rumah sandeul sebenarnya bukan rumah tapi istana sangking besarnya rumah sandeul. Jiyeon langsung mengganti bajunya di kamar tamu karna jiyeon sering menginap di rumah sandeul jadi ada saja bajunya di rumah sandeul.setelah mere berdua ganti baju jiyeon langsung memotong daging sedeangkan sandeul menusuk daging kedalam lidi.

“jiyeon ini bagaimana lagi banyak banget ?”

“kita bakar sand,di belakan rumah aja kaya tahun lalu “

“tapi aku gada arangnya jiyeon ?”

“udah pake sabut kelapa aja,dan sisa pembakaran lalu kan masih ada sand “

“oh iya aku lupa “ akhirnya mereka berdua membakar sate itu dibelakan rumah sandeul dan taemin juga ikut gabung dengan jiyeon dan sandeul.hinggapada saat jiyeon memotong apel untuk di jadikan pencuci mulut tanganya teriris

“auw”

“jiyeon kamu gak papa,tangan kamu berdarah “

“gak papa kok sand Cuma teriris biasa “ ucap jiyeon yang wajahnya berusaha menahan rasa sakit.saat jiyeon mau menghisap jari telunjuknya tanganya direbut oleh sandeul

“sini” sandeul langsung mengisap jari telunjuk jiyeon yang berdarah.jiyeon yan g diperlakukan sepert itu sangat kaget.

“sandeul udah gak papa”

“selesai darahnya gak akan keluar lagi,taeminn ambilkan noona mu perban dan betadine yang ada dikamarku”teriak sandeul dan taklama kemudian taemin datang sambil membawa kotak p3k punya sandeul sandeul pun dengan sigap mengobati dan membalut tangan jiyeon.

“sandeul terimakasih”

“sama sama” ucap sandeul sambil mengeluarkan senyum termanisnya

setelah acara masak memasak sandeul,jiyeon dan taemin selesai mereka lanjut makan bersama.setelah itu sandeul dan jiyeon keluar rumah untuk menikmati bintang di luar.

“jiy,bayangin gimana kalau tiba tiba jinyoung nembak kamu “

“hah ! apa dihh malesss….””

“eh,aku serius ?”

“entahlah tapi kalau dia bisa berubah mungkin bisa aku menerimanya”

jiyeon pun masuk kekamarnya dia tertidur pulas keesokan paginya.
“tiiiitttt ! “

“baro ? kau tau dari mana kalau aku menginap di rumah sandeul “ucap jiyeon terbata bata

“eomma-mu ,tadi pagi aku kerumahmu “

“ha ? jadi kamu sudah bertemu eomma ku ?”

“hahah sudahlah bahkan eomma mu memintaku menjagamu dan keluarga sandeul”

“huh~ baro-ya mianhae ?”

“gwaenchanayo ,aku sudah tau semua dari eomma mu”

“gomawoyo baro-ssi,tapi walaupun kamu sudah tau identitas asliku kamu gak akan membongkar keadaan keluargaku yang sebenarnya kan”

“oke,naega yakshoke .“ terlihat senyum janji tulus dari baro

semakin hari baro dan jieon semakin dekat hinga pada suatu saat baro mengungkapkan perasaanya pada jiyeon

“jiyeon”

“ne”

“kita kan udah temenan lama banget,gimana yah kalau aku nembak kamu”

“hahha,gak mungkinlah “

“tapi jiyeon selama ini aku suka sama kamu dan aku kagum sama kamu “

“kagum kenapa ?”

“kamu lebih suka hidup sederhana,aku ingin sepertimu”

“baro,menjadi sederhana bukanlah untuk mengikut pada orang lain,tapi menjadi sederhana harus dari diri sendiri,dari lubuk hati yang tulus.berusaha sendiri dan tidak ada yang bisa merubahmu menjadi sederhana”

“tapi jiy bagaimana caranya,aku lelah dengan kehidupanku yang mewah tapi tidak pernah bahagia ?”

“cukup satu baro,lakukan segala sesuatu yang kamu niatkan secara perlahan,semua tidak terjadi secara instant bahkan itu butuh sebuah proses.agar semua menjadi sempurna”

“gomawoyo jiyeon,tapi bagaimana dengan perasaanku jiyeon ?”

“baro,mianhae aku tidak bisa menerimanya karna sebenarnya.aku sudah mempunyai seseorang yang sedang ku harapkan”

“siapa dia ?”

“sandeul,sahabat yang sudah menemaniku beberapa tahun ini”

“oh,keundae gomawoyo ne ? “

“cheonmayo baro..”

Advertisements

2 thoughts on “Moving On

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s