Excerpt Of Guitar For Baro

Hello perkenalkan namaku cha sunwoo tapi aku lebih senang di panggil baro,aku mempunyai hyung tiri bernama Jung jinyoung,nama yang indah bukan ,aku sangat menyayanginya,tapi,malah sebaliknya hyung sepertinya membenciku.tapi aku tau di balik kebencianya ada setetes kebaikan untukku.

kemungkinan besar kebencian hyung karna eomma-nya hyung jinyoung menikah dengan appaku,pada perjalanan bulan madu appa dan eomma ke amerika,pesawat eomma dan appa kecelakaan,pesawatnya meledak di atas laut,sejak itu hyung jinyoung membenciku.kebencianya selalu tersirat di mata indahnya tapi walaupun begitu aku tetap menyayanginya.

malam ini aku memasakan masakan spesial untuk hyung jinyoung,karna hari ini dia telah bekerja keras untuk mebayar uang sekolah ku di seoul music insititut.seperti kebiasaanya setelah dia manggung di cafe dia akan pulang dan bermain gitar di balkon belakang,petikan gitarnya membuatku merasa selalu tenang walaupun aku ingin lebih memeluknya untuk mendapatkan kehangat sebagai dongsaeng,tapi saat aku mendatanginya dan ingin bernyanyi bersama pasti hyung langsung menghindar.jadi selama ini aku hanya mengaggumi permainan gitar hyung dengan cara mengintipnya,cara yang menyedihkan bukan.

Let’s go neo egero girl tonight
Neo eobshin lonely tonight
Neowa hamkke, haji mot han iri
Neomu manheunde
Baby na egero girl tonight
Neo eobshi nan hurt tonight
Where you at? Where you at?
Where you at? jigeum eodiya neo

suara merdu hyung mengalun dengan indah aku ingin sekali bernanyi bersama denganya,tapi seperti yang kukatakan dia akan menghindar saat aku datang kepadanya.oke makan malam sudah jadi.

“hyung,ayo kita makan malam bersama “

hyung tidak menjawab bahkan kini dia meninggalkan ku sendiri,itulah hyung jinyoung sifatnya yang misterious.akhirnya aku makan malam sendiri.kalau saja aku bisa memaksa hyung makan bersamaku akan kulakukan tapi aku tau kalau aku melakukanya hyung akan tambah membenciku,dan semakin menganggap ku bukan dongsaengnya,selesai makan malam aku tutup makanan yang masih tersisa.aku harap hyung masih mau memakan masakanku.

selesai makan malam aku masuk kekamar dan memikirkan cara agar hyung jinyoung tidak mebenciku lagi,tuhan tolong bantu aku agar dapat meluluhkan hati hyung jinyoung ,buat dia agar menyanyangiku .aku menagis dan menatap foto eomma kandungku ,aku mendekap foto itu,eomma mengapa kau tinggalkan aku eomma,aku belum sempat menatap mata indahmu eomma, tiba tiba terdengar suara berisik di dapur ,sepertinya hyung jinyoung sedang mencri sesuatu aku kelua dari kamar .

“hyung apa yang kau cari ?”

“kamu letakan di mana gelas berwana biru “

aku mengambil sebuah kotak diatas lemari,kotak itu berisi sebuah gelas bertuliskan “ eomma saranghae jinyoung” jujur aku iri dengan jinyoung hyung sebelum eomma jinyoung hyung meninggal dia sempat memberikan kenang kenangkan,sedangkan aku eomma tidak sempat memberikanku kenang kenangan, bahkan sejak lahir eomma tidak pernah menciumku ku,karna eomma meninggal setelah melahirkanku,

setelah mendapatkan gelas itu hyung jinyoung masuk kekamar lagi aku tau untuk apa gelas itu,gelas itu di pakai untuk menaruh lilin,entah lilin itu untuk apa .tba tiba yerdengar lagi suara berisik di meja makan,aku tertawa sejenak,hyung terimakasih kau mau memakan masakanku.aku kelur untuk memastikan saja bahwa hyung benar benar memakan masakan ku.ternyata benar hyung memakan masakan ku.aku senang tersenyum bahagia.

keesokan paginya aku berangkat sekolah dengan sepeda karna kebetulan mobil hyung sedang ada di bengkel sebenarnya aku ingin mengajaknya berangkat bersama ,tapi mana mungkin hyung jinyoung mau berangkat dengan ku .palingan dia menolak ajakanku.

“sun woo !” teriak seseorang ,

ahh ternyata sandeul dia sahabat baiku sejak pertama kali aku masuk di perguruan musik ini,latar belakang keluarga sandeul hampir sama denganku,hanya saja bedanya sandeul seperti tidak punya orang tua karna kedua orang tuanya selalu sibuk dengan pekerjaan nya,jadi sandeul menggap eomma dan appanya hanya ada dalam mimpi,mungkin dalam setahun sandeul hanya bisa bertemu orangtuanya 5 kali,karna orang tua sandeul bekerja di luar negri.

“hei !” kami pun ber high five.

“tumben kamu pake sepeda,hyung mu tidak mau mengantarmu sekolah lagi ?”

“ani,mobil hyung sedang ada di bengkel.oh ya apa kau sudah kerjakan PR dari Park songsaenim ?”

“PR membuat lagu itu ya ?”

“ne”

“eheheh,sudahlah tapi kan kata park songsaenim kita harus pake lirik rapper segala” aku melirik sandeul aku tau apa yang dia maksud

“iya,berhenti menatapku seperti itu.aku akan membuatkanmu lirik dan nada di bagian rapper-nya”

kalian tau aku pernah menjuarai kontes lagu yang khusus untuk seorang rapper dan aku menang menjadi juara2 ya walaupun juara 2 aku tetap bangga karna piala itu yang membuat jinyoung hyung tersenyum pertama kali padaku sejak itu ku mulai mendalami dunia rapper.

kini aku dan sandeul sudah duduk di bawah pohon dimana kami sering bernyanyi bersama.aku mulai memutar otak ku,dan membuatkan sandeul irik rapper yang tidak terlalu bagus,namanya juga aku baru belajar hehehhe,satu persatu kalimat aku tulis dan akhirnya selesai ternyata sandeul menciptakan sebuah lagu judulnya SKY.

“selesai !” aku berteriak sambil meregangkan ototku yang kaku karna terlalu lama bergelut dengan kertas,gitar dan pulpen
n
“ahh,sunwoo gomawoyo !!” ucap sandeul sambiil memeluku dengan erat .itulah kebiasaan sandeul ketika dia senang dan saat dia mengeksperiskan rasa terimakasinya pada orang lain,tapi memang dasanya sandeul itu senang meluk meluk orang,apalagi kalau dia tidur dia hobi banget meluk orang yang ada di samping-nya

“cheonma,oh ya bagaimana kalau kita serahkan lagu ini sekarang dari pada entar entar,ini mumpung park songsaenim lagi ada di ruangannya”

“oke,kan kita sekalian nampilkan,dari pada di kelas,aku malu.lagu ciptaanku kan jelek”

“iya bagian vocalnya jelek,tapi bagian rapper-nya enggak hahah”

“yak !,dasar kau tupai !”

“hahah dasar bebek,kwek kwek kwek hahahah “

kami berlari menuju ruangan park songsaenim.oh ya aku mau menceritakan sedikit tentang sandeul.sandeul itu nama aslinya sebenarnya lee junghwan,tapi dia lebih suka di panggil sandeul,kenapa ? karna di balik nama sandeul itu ada maknanya ,”san” dalam bahasa inggris tulisanya “sun” tapi di baca “san” yang artinya matahari ,matahari kan selalu bersinar,”Deul” deul kalau menurutku artinya seorang yang selalu bergembira .

jadi makana arti kata sandeul adalah sinar yang bergembira.dan satu lagi sandeul juga anaknya sangat pemalu ,mungkin karna fisiknya,sandeul itu sedikit gemuk dan dia memakai kacamata,jadi matanya terlihat sangat sipit,bahkan kadang di kelas di dibilang tidak punya mata,dan itu yang membuatnya menjadi pemalu,alias kurang pede tapi terkadang aku salut dengan dia,dia mempunyai suara emas ,di balik sandeul yang bisa di bilang culun dia mempunyai suara yang sangat merdu dia mampu mengikuti suara seseorang yang tinggi sekali.

akupun tampil di ruangan park songsaenim,setelah aku tampil sandeul mulai bernyanyi.ya tuhan suaranya indah sekali bahkan mengalahkan suara cnu hyung,hahah cnu hyung adalah hyungnya gongchan.

I can’t stop du nuneul garyeo bwado
du kwireul maga bwado
tto dashi, nan neoreul chaja Touch the Sky
gaseume niga dora da nyeo
no euri beonji neun haneul kkeut kkaji
sarangi jamdeun got sesang kkeut kkaji
neowa hamkke nara olla Touch the Win
ijen neo hanaro, chung bunhae
eonjen ga (apaseo) ulgo itneun neoye moseub
seulpeun pyojeong bon dwi en
naemam do neo cheoreom
on jongil bigawa

sandeul bernyayi dengan indah.aku mulai berpikir kenapa dari dulu aku tidak mengajak sandeul untuk due di acara pensi sekolah.

setelah melewati pelajaran yang cukup rumit aku kembali ke rumah.aku mngerjakan pr tentang cara bagaimana menciptakan sebuah nada yang indah.yaampun ini pelajaran rumit sekali.aku tidak bisa aku sudah mencoba meminta bantuan sandeul tapi tetap saja sandeul tidak bisa membantu,dalam pelajaran penulisan lirik aja sandeul masih lemah apalagi aku meminta bantuanya untuk mengerjakan tugas ini.

aku istirahat sejenak tak terasa waktu sudah menunjukan pukul 9malam dan jinyoung hyung belum pulang,kemana dia.jangan bilang hari ini dia lembur di cafe tapi kan shift jinyoung hyung Cuma sampai jam 9.akukeluar mencarinya aku sangat khawatir hanya dia satu satunya keluarga yang kupunya sekarang.hyung jinyoung kau dimana

aku datang mencarinya di cafe tapi,karyawannya bilang hari ini jinyoung tidak masuk.aku mencoba menguhubunginya tapi ponselnya mati,hyung kau dimana aku khawatir dengan mu.hyung jawab telfonku kumohon.aku istirahat sejenak di pinggir jalan mnarik napas dan menutup mata kuharap saat aku membuka mata aku melihat jinyoung hyung di depanku dan mengajakku pulang.

ahh tapi tidak ada yang terjadi tapi aku melihat seorang namja,duduk di bar dekat perempatan tubuhnya kurus sekali sepertinya dia mabuk rambutnya pendek.astagaa potomgan rambut itu seperti potongan rambut jinyoung hyung.aku mendatangi bar itu untuk memastikan bahwa itu jinyoung hyung

“hyung,bangun !” aku menggerakkan tubuhnya tapi tidak ada reaksi
“apa kamu keluarganya,dia sudah ada disini sejak tadi siang.dia sudah sangat mabuk dan menghabiskan beberapa botol arak”

“ahh nee ahjussi aku keluarganya,gomawoyo ahjussi sudah mau menjaga hyungku.aku akan membawa pulang hyung sekarang gomawoyo ahjussi” aku menundukan badan dan menggendong hyung jinyoung pulang

di perjalanan aku mencium baru alkohol dari bibirnya,yaampun hyung apa yang membuatmu seperti ini.apa ini karnaku karna orang tuaku hyung kumohon bangun tolong jawab pertanyaanku apa yang membuatmu menjadi lemah seperti ini .

Sesampai di rumah aku langsung mengompres dahi jinyoung hyoung dengan air hangat,tubuhnya yang sedari tadi dingin karna terkena angin malam,dan kemungkinan besar besok salju akan turun.
tiba tiba

“eomma,mianhae. Mianhae chegayo,aku tidak bisa menjaga baro.aku masih belum bisa terima kepergian eomma”

“hyung !”

“eomma !!”

“hyung sadarlah,hyung” aku berusaha membangunkanya.saat aku mencoba membangunkanya dekapan sementara itu terasa sangat tenang.

|Jinyoung pov|

aku merasakan,eomma datang dan ada di sampingku,eomma ku mohon jangan tinggalkan aku lagi aku merindukanmu eomma.aku terbangun dan di sampingku, baro adik ku yang selalu kusiksa dengan sifat egoisku dan tidak mau mengerti dia .

“ngapain kamu disini”

“hyung”dia memeluku sambil menangis tapi tetap saja rasa benciku belum bisa memudar walau hanya dia yang bias mengerti sifat egoisku.baro maaf aku belum bisa menerima kepergian eomma karna itu tunggulah suatu saat aku akan berubah untukmu baro.
“apa ! gak usah sok perduli sama aku !”

“hyung”aku meninggalkanya,aku melihat dia menangis dan menengelamkan kepalanya di lutut, baro mianhae tunggulah suatu saat aku akan berubah untukmu.aku berlalari ke kamar mandi menyesalkan perbuatanku .saat seperti ini mungkin aku membutuhkan orang yang menyayagiku,.tapi aku tidak punya siapapun lagi di dunia ini hanya baro.tapi setan di kepalaku terus saja menyuruhku untuk membenci dongsaengku itu.

keeseokan paginya…

“baro,bangun sekolah !”

“ne hyung” melihat matanya yang sembab membuatku sedih.,tapi aku harus berbuat apa.aku belum bias berubah.aku kembali ke ruang tengah untuk makan bersama.hari ini aku mulai bekerja di sekolah nya baro.

“de,bisa kau membantuku ?”

“apa oppa ?”

“tolong nanti kau aturkan jadwalku.aku jam 10 baru selesai mengajar di seoul music institute.dan sisanya kau aturkan”

aku menutup telfonku,dan menunggu baro keluar dari kamar dan makan pagi bersa,mulai hari ini aku akan berusaha menghilangkan rasa benciku pada baro,masih berusaha walaupun rasa benci itu masih sangat banyak.

“hyung belum pergi ?”

“belum,aku menunggumu,ppali habiskan sarapanmu lalu kita berangkat bersama “ucapku dingin,hah~ aku masih dingin dengan dia.tapi mungkin perlahan bias berucap lebih ramah denganya.

“ne,gomawoyo hyung”

aku memanaskan mobilku dan langsung pergi bersama baro.wajahnya yang bersinar seperti matahari itu belum bisa membuat hatiku luluh dan menerima dia sebagai dongsaengku.padahal dia selalu berusaha menyenangkan hatiku dan baerusaha membuat aku tertawa dengan ulahnya.tidak terasa kami telah sampai di seoul music insititut

“hyung,gomawoyo hyung sudah mengantarku ke sekolah pagi ini

“ne,ppali sandeul sudah menunggumu !” aku membuang wajahku dan melaju ketempat paarkiran khusus pengajar di sekolah itu.aku melihat baro sangat senang dan ceria bersama sandeul.walaupun dia masih tersiksa dengan perlakuanku

(jinyoung pv end)

“deullie ,kapan kamu akan berangkat ke Indonesia ?”
“entahlah aku juga bingung,tapi kata eomma kita akan transit ke Singapore dulu,oh ya eommaku mengajakmu juga baro “

“ahh~jinjjayo ,tapi maaf aku harus menemani hyungku ,kasian dia sendiria di rumah”

aku berbincang bincang denga sandeul,dia mengatakan bahwa akan pergi belibur ke indonesia untuk menikmati natal tahun ini,ahh dia sangat beruntung sekali bisa berlibur di Indonesia dengan orang tuanya.dan aku hanya akan menikmati natal di taman gyokbokgung ini sendiri menatap salju yang turun seperti tahun tahun sebelumnya.

*

“hyung,aku pulang !”

tidak ada jawaban sama sekali,tapi mengapa rumah ini sepi sekali,kemana jinyoung hyung.tidak seperti biasa,biasanya jam segini dia akan bermain gitar dan membuat lagu.aku masuk kekamar jinyoung hyungaku terkejut melihat jinyoung hyung pingsan di depan pintu kamarnya.aku segera membawanya lari kerumah sakit dengan mobilnya.

perasaanku sangat campur aduk saat ini.kalian tau baru kali ini aku membawa mobil sport hyung,sedangkan biasanya aku hanya memakai mobil biasa.dan aku khwatir akan terjadi sesuatu menimpa kami karna aku merasa mobil ini terlalu cepat .aku berusaha focus kepada jalanan membelah kota seoul dan menerobos lampu merah kini di fikiranku hanya ada jinyoung “ada apa denganya”

sesampai di rumah sakit aku langsung menggendong jinyoung hyung ke UGD wajahnya terlihat sangat pucat.aku khawatir denganya.bagaimanapun dia hyungku dia yang menghidupiku setelah eomma dan appa pergi.tiba tiba aku teringat beberapa botol obat di dapur dan obatnya pun sepertinya bukan obat biasa. Dokter keluar dari ruang ugd dan mengatakan bahwa hyungku menderita gagal ginjal dan haru segera menadapatkan donor ginjal dan bila tidak hyung akan meninggalkanku selamanya

aku menangis ,tiba tiba turun salju dan aku mengingat ini adalah tanggal 24 desember,tuhan aku harus apa.aku harus bagaimana.aku tidak mau hyung meninggalkanku .aku terus berfikir keras,akhirnya aku memutuskan untuk mendonorkan ginjalku pada jinyoung hyung ,tapi aku meminta dokter untuk merahasiakanya .

hari pengangkatan ginjalku untuk hyung adalah hari ini aku berdoa agar semua berhasil karna kalau kalau tidak berhasil salah satu dari kami akan pergi.

“hyung natal tahun ini aku memberikanmu ginjalku,agar hyung bisa hidup.biarlah aku yang merasakan sakit ini.aku masih ingin mendengar petikan gitar hyung.aku ingin merekam dan mendengarkanya setiap saat .hyung izinkan aku untuk melihat mu bermain gitar secara terang terangan aku mengagumi mu hyung.mengagumi semua apa yang ada di dalam dirimu”

1 januari 2009….

hari ini adalah tahun baru ke 3 kami,tapi tetap saja hyung tidak bisa menerima ke adaanku,dia tetap cuek padaku tetapi sejak dia tau aku selalu berada di sampingnya saat dia sakit,dia mulai memberikan perhatian padaku.

“baro,liburanku di Indonesia menyenangkan loh.sayang kamu tidak bisa ikut.ini”sandeul memberikanku sebuah baju batik berwarna hijau.

“hmm,bagus makasih ya bek”

“hmm cheonma,bagaimana natalmu ?”

“tidak ada yang special hyung masuk rumah sakit ,”

“dia sakit apa tupai ?”

“gagal ginjal,tapi untung saja sudah ada orang yang mau mendonorkan ginjalnya untuk hyung dan aku sangat berterimakasih padanya”

“huh~ syukurlah”

tiba tiba aku merasa sakit di bagian perutku tapi aku bisa menanhanya,tetap saja sandeul bisa menangkap wajahku yang meringis kesakitan itu.

“baro,kenapa ?”

“mm,tidak hanya saja ginjalku terasa sakit”

“kamu sih di bilangin jangan makan macem macem masih ngeyel”

sandeul membawaku ke uks,hanya sandeul yang tau semua tentang diriku.sandeul tau bahwa sejak kecil aku hanya memiliki satu ginjal saja.dia selalu perhatian padaku dia tidak perduli dengan fisiku yang tidak sempurna .yang dia tau aku adalah tupai yang selalu ada di sampingnya di saat dia sedang kesepian dan senang,sejak kecil kami memang sudah bersama,sehingga saat pernikahan eomma dan appa ku sandeul turut serta dalama acara itu.jadi kami bagaikan saudara kembar yang selalu bersama .

*

hari berganti hari aku mendafar untuk acara lomba menyanyi dalam kategori rapper.acaranya akan akan di gelar tanggal 24 februari.aku ingin jinyoung hyung mendengar aku bernyanyi aku ingin sepertinya.ingin menjadi seorang penyanyi.hari terus berjalan perlakuan hyung semakin baik padaku .

“baro,ayo kita masak bersama “

“oke hyung aku akan mempersiapakan semuanya,kita akan masak apa ?”

“mmh,ramen sajalah tapi kita kreasikan”

kami memasak bersama aku memakan ramen buatan hyung,aku rasa ini masakan terlezat yang pernah kurasakan setelah masakan eomma,aku menyeruput ramen itu dengan lahap hyung hanya melihatku sambil tersenyum memperlihatkan matanya yang indah,phoenix eyesnya mata yang selalu ingin aku miliki.

esok adalah hari yang sangat aku tunggu tunggu ,aku akan mengikuti lomba rapper aku harap aku akan menang ,dan bisa memebrikan kebanggan tersendiri untuk hyung.kesesokan paginya aku segera berangkat ke seoul untuk mengikuti lomba itu ,saat namaku di pangil aku merasa tidak percaya diri tapi aku sadar di depan sana ada seseorang yang menungu penampilanku dan dia akan tersenyum jika aku menang

Jakkuman saenggakna geudaewa gachi bam meokteon
Utgo ulgo jaju ssaudeon geuttaega
Ijewa geuriun geonji honjaseo geujeo nan utji HAHAHA
Mianhadan malman dwepuriya
Doraoji anhneun mearie
Maeil bamsae geurae ijen naege
Come back to me YEAH

lirik itu aku sendiri yang menciptakan,dan aku senang melihat hyung tersenyum dengan penampilanku rasanya aku ingin hidup untuk selamanya bersama hyung.dan setelah itu dinyatakan aku adalah pemenang lomba itu aku senang bisa membawa piala untukmu hyung,piala yang ke 5 untukmu hyung.karna aku menang hyung jinyoung janji padaku kami akan berlibur ke sebuah vila di dekat pantai.malam ini kami tidur bersama karna keesokan harinya kami akan berangkat ke villa

“hyung,aku senang sekali hyung mau datang ke acara lombaku”

“mm,lainkali tingkatkan lagi ya rappermu sudah bagus”

“ne,hyung aku mau tanya boleh gak”

“apa ?”

“hyung,seandainya aku hilang ,apakah hyung akan mencariku”

“aku pasti akan mencarimu sampai kamu ketemu,aku tidak perduli pada hujan petir panas atau apapun aku akan terus mencarimu”

“kalo aku pergi untuk selamanya apa yang akan hyung lakukan”

“sudahlah baro,jangan menanyakan hal yang tidak akan terjadi.kamu dan aku sudah cukup bahagia saat ini.jadi jangan kita kenang masa lalu.kajja kita tidur”

*

aku bermain air dengan hyung aku senang melihatnya bahagia,aku senang tidak ada lagi wajah kebencian untukku.aku bahagia melihat wajahnya yang indah tersenyum.tuhan kumohon beri lagi aku waktu hidup untuk merasakan kebahagian seperti ini lebih lama lagi.agar aku bisa menjaga hyung membahagiakan dia membuat dia tersenyum setiap saat.

senja semakin datang aku duduk di pantai dengan hyung dan bermain gitar bersama.alunan suaranya membuatku tenang dan damai,walaupun sebenarnya aku sudah merasakan sakit di bagian ginjalku sejak tadi pagi kami berangkat,tapi aku masih bisa menahanya aku tidak mau merusak momen indah ku dengan hyung,seseorang yang membantuku dalam beberapa tahun terakhir,kami bernyanyi bersama.

“baro,ayo kita bernyanyi bersama “

“ah,aku tidak mau hyung aku hanya ingin mendengar suara hyung”

“baiklah aku akan menyanyikan lagu buatanku untukmu”

Let’s go neo egero girl tonight
Neo eobshin lonely tonight
Neowa hamkke, haji mot han iri
Neomu manheunde

Baby na egero girl tonight
Neo eobshi nan hurt tonight
Where you at? Where you at?
Where you at? jigeum eodiya neo

ini adalah hari terbaik yang pernah aku miliki.aku dapat mendengarkan suara gitar dan suara merdunya tanpa aku harus diam diam melihatnya tanpa sepengetahuan hyung .tapi maaf hyung saat aku mendengarkan suaramu aku harus pergi.aku harus pergi meninggalkanmu aku tidak sanggup lagi menahan rasa sakit yang ada di tubuhku hyung.maaf hyung aku tidak bisa melihat sunset hari ini bersamamu mungkin lainkali lain waktu aku akan menemanimu bernyanyi bersama lagi dan menikmati sunset bersama lagi

Prolog
Tanpa jinyoung sadari baro sudah tiada baro yang sedari tadi kepalanya bersender di bahu jinyoung,dia sudah tiada dia sudah pergi ,baro pria bermata besar itu telah pergi untuk selamanya .dia pergi meninggalkan sejuta harapan agar bisa seperti hyungnya sendiri dan dia membawa sejuta kebahagiaan.dia hanya mendepatkan kebahagiaan beberapa bulan saja karna beberapa bulan terakhir jinyoung sangat memperhatikan baro,kebencianya mulai sirna pada baro dia mulai menyadari bahwa dia sangat menyayangi baro

(jinyoung pov)

aku menyadari bahwa aku sangat membutuhkan baro,aku hanya punya dia sekarang ini.dia yang ada selalu di sampingku di saat aku sedang sedih.hari ini aku bernyanyi untuknya.memberikan dia hadiah untuk kemenanganya saat dia lomba kemarin.aku terlalu memikirkan egoku.

“baro,bangun sudah malam.ayo kita masuk” aku membangunkanya.tubuhnya terasa dingin dan kaku.aku tau dia hanya tidur dan kedinginan aku menngendongnya kedalam villa dan membawanya masuk kekamarnya aku kembali kekamarku.

keeseokan paginya aku kembali ke kamar baro tubuh baro saat tidur dari tadi malam sangat tidak berubah ,aku membangunkanya

“baro,bangun sudah pagi”

baro tidak menjawabku tubuhnya sudah sangat dingin,aku segera mengecek nadi baro.dan tidak ada sama sekali denyutan nadi,aku membawa baro ke rumah sakit.aku pikir dia hanya pingsan saja.

dokter keluar dan memberi tauku sesuatu,seusuatu yang tidak mungkin aku bisa terima.baro telah tiada sejak kemarin sore.baro aku ingin memperlihatkan lagu baru yang semalam aku ciptakan untuk mu lagu yang aku ciptakan untuk permintaan maafku padamu yang selama ini cuek padamu,jadi malam lalu adalah malam terarahir kita bersama baro.baro kamu pernah janji tidak akan pernah meninggalkanku ,kita akan bersama menjadi sebuah keluarga yang bahagia tanpa eomma dan appa.kamu janji akan memberikanku sebuah piala lagi

hari ini adalah hari dimana baro akan di makamkan sandeul sangat terlihat terpukul dengan kepergian baro,sahabat baiknya itu sahabat yang selalu ada saat baro lelah dengan sikapku sikapku yang selalu membencinya.dia menangis di pusara baro.

hanya aku yang terlihat paling tegar di sana ,bukan karna aku masih membenci baro karna aku tidak mau menangis di depan jenazah baro,aku ingin dia bahagia disana bersama tuhan aku ingin dia melihatku tersenyum.sepulang dari pemakaman aku masuk ke kamar baro aku membayangkan bagimana wajah baro saat seriap hari aku diam kan.bagaimana senangnya wajah baro saat dia mendapatkan sesuatu dengan hasil kerja kerasanya aku melihat bingkai foto saat pernikahan orang tua kami.aku melihat saat kami berdua berfoto.foto yang masih dia simpan di album kenangannya aku berbaring di kasurnya dan menaruh tanganku di bawah bantal. aku, menemukan secarik surat dari baro

Dear Jung Jinyoung Hyung

“hyung bagaimana kabar hyung ? baik baik saja kan ?
ginjalku berfungsi tidak ? pasti berfungsi kan hyung,ginjal itu
yang akan menemani hyung selama hyung hidup. dia adalah
aku hyung aku yang mendonorkan ginjal ku untuk hyung agar
hyung bisa tetap hidup dengan phoenix eyes hyung,hei ginjalku
jaga hyung buat dia selalu baik jangan pernah rusak teruslah berkerja
untuk hyungku, hyung,aku senang hyung bisa tertawa karnaku.

hyung teriamakasih sudah mau menyekolahkanku,hyung sudah mau merawatku.
hyung aku kagum padamu aku kagum pada permainan gitarmu hyung
.aku ingin sepertimu bisa bermain gitar dan membuat lagu yang indah
.hyung aku hanya ingin mendengarkan petikan gitarmu yang indah
untuk sekali saja.aku ingin menaruh kepalaku di bahu hyung.aku ingin
hyung menerima aku sebagai adik hyung aku hanya punya hyung sekarang.
hyung terimakasih atas semuanya teruslah tersenyum walaupun tanpaku hyung”

ChaSun Woo Baro

aku menangis membaca surat terakhir dari baro.apa yang kulakukan dulu.aku menyia nyiakan baro.aku tidak pernah menggapnya ada.aku segera mencari surat pernyataan penandatanganan donorkan ginjal aku menemuka secarik foto baro waktu kecil di balik foto itu tertulis

“aku sangat bahagia terlahir sebagai anak eomma dan appa,walaupun aku terlahir dengan satu ginjal.ginjal yang harus ku jaga.eomma terimakasih telah melahirkanku”

aku menangis semakin keras ternyata adikku baro hanya mempunyai satu ginjal saja dan dia mendonorkan ginjalnya itu hanya untukku,untuk orang yang selalu memberinya kebencian.baro terimakasih atas semuanya,maafkan perlakuan ku selama ini.

Kini jinyoung tinggal dengan sandeul,karna dia tidak punya siapa siapa lagi hanya sandeulah yang dapat menggantikan baro.

Jinyoung_Baro maafkan semua perlakuanku selama ini.aku yang terlalu jahat padamu dan aku selalu membenci.baro petikan gitar kemarin hanya untukmu tenanglah baro aku akan menjaga ginjalmu ini terimakasi malaikat tanpa sayap ku.

Sandeul_Wajahmu yang selalu tersirat kebahagiaan walaupun hyung jinyoung membencimu,aku senang dengan sikapmu yang periang walaupun sejak kecil kamu mengalami sakit.baro tenanglah jinyoung hyung akan kujaga untuukmu,dan damailah bersama tali persahabatn kita yang akan tidak akan pernah putus

Baro_Hyung maafkan aku aku selalu merepotkan.aku tau hyung membenciku tapi aku bahagia tinggal denganmu karna aku sempat mendengar petikan gitar terakhir jinyoung hyung untukku.hyung teruslah menjadi hyungku yang baik.aku sangat menyangimu hyung walaupun kini aku telah tiada.dimataku hyung adalah segalanya hal yang terpenting dalam hidupku.hyung terimakasih hyung jung jinyoung

Advertisements

2 thoughts on “Excerpt Of Guitar For Baro

  1. Alur ceritanya udah bagus! Dari konflik persaudaraan, ini udah dapet banget feel-nya~!
    Tapi, paragrafnya dirapihin, ya. Tanda bacanya ada yang kurang tepat, penggunaan huruf kapitalnya juga. Kalau udah dirapihin, pasti bagus banget, deh, jadinya :3
    Hehe, maaf ya banyak omong ‘-‘)/ Over all, ceritanya bagus banget kok! :3 Fighting!!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s