YeongWonhie

hi,gue balik sepotong ff yang jadi saat gue kena penyakit writter blocked,oke capcus aja

hiruk pikuk kota seoul saat ini ramai,para murid SOPAS (School Of Performance Arts Seoul) pun juga merasakan keramaian itu walaupun sekolah mereka sedikit jauh dari hiruk pikuk kota.waktu menunjukan pukul 03.00 sore para murid keluar dengan tertib ya.pukul 3 sore adalah jam untuk mereka pulang.tidak terkecuali siswa kelas music Yoo Jiae .wanita cantik itu segera menuju parkiran untuk menemui seorang laki laki yang menjemputnya .

“oppa,maaf menunggu lama “ jiae masuk sambil mencium pipi kakak laki lakinya itu.

“gwaenchana,jiae oppa juga baru pulang kok dari kuliah”

“oppa,kita langsung pulang ?”

“andwe,kita ke toko buku dulu ya.oppa ada banyak tugas nih”

“oppa skalian cari makan ya” jiae tersenyum berusaha membujuk kakaknya

“iya”

mobil sedan berwarna hitam yang di kendarai baro,melaju membelah kota seoul mereka menunju mall coex.dalam perjalanan jiae dan baro bercakap cakap.

baro dan jiae adalah adik kakak,orang tua mereka yang sudah lama meninggal membuat baro harus menghidupi dirinya dan adiknya sendiri.baro bekerja sebagai artis dia merupakan penyanyi solo.dia harus bisa mengatur waktu dengan kuliah,bekerja dan menjaga jiae.sifat jiae yang manja juga terkadang membuat baro kesal tapi kesal itu tak akan bisa lama di dalam dirinya karna setiap senyuman jiae merupakan kebahagiaan tersendiri buat baro.

tanpa terasa mereka sudah sampai di took buku,baro segera menuju tempat di mana buku sastra terpampang.sedangkan jiae mencari novel.walaupun sekolah di sekolah seni jiae tetap saja senang dengan membaca karna dia pernah bercita cita untuk menjadi penulis tapi sayang baro tidak mengijinkanya karna baro ingin jiae mengikuti jejaknya menjadi penyanyi.

“oppa,aku beli ini ya “ jia menunjukan sebuah nove berjudul ‘my heart stopper’

“iya,sekalian cari buku kamu untuk sekolah ya,mumpung royalty oppa udah cair”

“emm” jiae berlari ke buku sastra dia diam diam mengambil buku ‘when authors meet editors’ dia berlari kekasir dan membayarnya sendiri karna dia tidak mau baro melihat kalo dia beli buku sastra

setelah pergi membeli buku mereka pergi membeli makanan,karna mereka hanya hidup berdua tidak di temani siapapun mereka harus mengerjakan pekerjaan masing masing.malam itu mereka makan bersama

“jiae oppa besok tidak ada jadwal bagaimana kalo kita pergi berjalan jalan menggunakan sepedah ?”

“emm,oke kebetulan besok aku libur.kita kemana oppa ?”

“emm,kita ke bukit di daerah daegu aja,oppa ingin kesana”

“emm,baiklah oppa”

kessekokan paginya jiae dan baro bersiap siap mereka pergi ke bukit di daegu baro menyewa sebuah mobil pickup untuk membawa sepeda mereka ke bukit sedangkan mereka berdua menaiki mobil baro.mereka memakai bajuyang sama berwarna putih.

diatas bukit mereka menaiki sepedah,berjalan bersama,makan siang dan bermain trampoline.wajah mereka terlihat sangat senang .wajah jiae tidak pernah seceria ini karna jiae selalu merasa kesepian karna baro sibuk bekerja dan mereka jarang bertemu apalagi kalao baru sedang promosi lagu barunya dia akan jarang sekali di rumah.

mereka berbaring di rerumputan sambil mendengarkan lagu,dan jiae menanyakan sesuatu pada baro,sesuatu yang baro tidak kira akan keluar dari mulut jiae.pertanyaan yang dapat membuat baro kembali mengulang masa lalu yang buruk bersama jiae

“oppa,kalau aku pergi apa oppa akan ikut pergi denganku ?”

“emm,oppa akan ikut denganmu.kapanpun itu oppa akan melindungi mu “

“walaupun oppa harus meninggalkan karir oppa ?”

“apapun itu jiae,oppa sudah berjanji pada eomma untuk menjagamu”

“oppa terimakasi,sudah menjagaku sejak eomma dan appa tidak ada “ ucap jiae sambil tersenyum

“ne,oppa sayang padamu jiae oppa akan mengorbankan apa yang oppa punya untukmu”

mereka pun naik ke atas bukit melihat matahari terbenam bersama,jiae mengusap pipi baro.dalam hati dia berkata” oppa terimakasih telah menjagaku,tuhan jaga oppa ku untuk suatu saat nanti” dia bergumam sayang gumamannya itu terdengar saat baro mendapati jiae melamun menatapnya

“jiae apa yang kamu katakana tadi”

“ani,aku tidak mengatakan apa apa oppa”

“emm,bagaimana kalo sekarang kita pulang,besok kan kita kembali beraktivitas jiae”

mereka kembali kerumah di dalam perjalanan jiae dan baro berckap cakap mereka bermain bersama.tanpa baro sadari sebuah mobil besar datang dari arah berlawanan mobil itu menghatam mobil baro dengan keras,spontan baro langsung memeluk jiae.

semua terasa cepat,saat baro sadar dia merasa kepalanya sangat sakit dan dia sudah ada di rumah sakit.saat dia sadar di sampingnya tidak ada jiae dia spontan mencabut infus yang ada di tanganya dan berlari mencari dokter dia mencari jiae.baro berlari dengan tenaga dan nyawa yang tersisa dalam tubuhnya darah yang mengalir di tanganya dan masih banyak bercah darah di bajunya ,bajunya yang putih sangat kontras dengan darah yang menmpel semua pengunjung maupun pasien melihat baro dengan iba.bahkan salah satu dari mereka ingin membantu baro tapi baro menolaknya dengan halus.dia menemui dokter

“dokter,adik saya di mana ?”

“adik anda..”dokter itu mengantunggakan kata katanya,dan membuat baro kesal

“dok,adik saya dimana ?”

“adik anda dalam keadaan kritis kepalanya terkena pecahan kaca,dan tulang punggungnya retak”

baro terduduk di dinding saat itu dia merasa sangat buruk,dia tidak bisa menjaga jiae.dokter juga menyatakan bahwa jiae mengalami koma,dan dokter tidak bisa mengatakan kapan jiae bangun.

sejak kecelakaan itu baro memutuskan untuk vakum dari dunia entertainment dia hanya menerima job pemotretan dan model saja.selain itu dia tidak menerima baro lebih memilih menjaga jiae di rumah sakit dari pada harus meninggalkan jiae sendiri.

hari hari berlalu,jiae tidak kunjung sadar baro memutuskan untuk bertanya pada dokter mengapa jiae tidak sadar sadar ,jiae melakukan pemeriksaan lebih detail lagi ternyata saraf dalam jiae ada yang tidak beres.dan dokter memeriksa mata jiae .jiae terkena kebutaan permanen.dia tidak akan bisa melihat pecahan kaca itu sudah teralu masuk kedalam mata jiae.

baro menyesali akan itu semua.dia merasa dirinya sudah tidak pantas menjaga jiae lagi baro merasa putus asa dia ingin bunuh diri.siang itu baro memutuskan untuk menakhiri hidupnya.dia ingin menjatuhkan diri dari gedung rumah sakit saat itu ,semua orang yang ada di bawah sudah berteriak mengatakan baro sangat bodoh melakukan itu,tapi sayang sikap keras kepala baro tetap menuruhnya terjun dari gedung.

“oppa” jiae memeluk baro dari belakang

baro membalik tubuhnya,dia melihat jiae yang sudah bangun,beberapa dokter yang datang mengantarkan jiae bersama baro.baro menangis senyuman jiae kembali menenangkan baro.senyuman jiae yang menenangkan baro,baro turun dari atas.dia membalas pelukan yang di berikan jiae.baro sadar kini jiae sudah tidak melihat bisa baro berjanji akan menjadi mata jiae.dia akan menjaga jiae lebih ketat lagi dia tidak akan membiarkan jiae sakit lagi karnanya .

hari hari berlalu,jiae dan baro melewati kehidupan mereka seperti bisaa lagi.mereka bahagia walaupun jiae tidak dapat melihat lagi.hingga pada akhirnya baro dan jiae meninggal karna tabrakan beruntun yang mereka alami.semua terjadi saat baro berhenti di lampu merah ada mobil dari belakang melaju dengan kecepatan tinggi.saat semua terjadi dengan cepat kini walaupun mereka sudah tidak ada jiae dan baro akan tenang bersama di alam sana.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s