[ Fanfiction ] Rainy Days

rdays
s
edikit cerita nih ya,gue kira ff ini udah gue publish sebelumnya tapi pas gue coba ngelink ini ff tittle kok nggak ada ternyata belum gue publish,oh iya tapi di dreamers radio ff ini udah ending ya.cekidot lah

__________________________

Hai,perkenalkan namaku dasom.aku seorang mahasiswa di Arts Performance seoul.aku mempunyai seorang kakak bernama sunwoo nama lengkapnya cha sun woo ,ya marga kami  cha.ayahku hanya seorang pengusaha tekstil biasa.tapi oppa sunwoo adalah seorang artis.

mungkin kalian mulai berfikir pasti kehidupan ku sangat enak,karna oppa ku adalah seorang artis.tapi pemikiran kalian salah. Oppa tidak pernah memberi tau kepada media bahwa dia mempunyai yeodongseng, bukan karna sun woo oppa tidak menggangap ku,tapi aku yang menyuruh dia untuk tidak bilang kepada media bahwa aku adiknya.walaupun dia artis aku tetap saja menganggap dia sebagai oppa bukan sebagai publik figur. Kalau oppa tidak tidur di dorm,dan sudah pasti dia akan tidur di rumah.dia selalu membuatku marah terkadang kami berkelai,tapi itulah dinamika keluarga sudah biasa kalau kami berkelai,trapi kami cepat akur

hari ini aku ingin melihat oppa tampil di Music Bank bersama grup musiknya.oh ya oppa ku adalah seorang rapper di B1A4,sudah pasti kalian tau kan siapa B1A4 .oppa mengancamku kalau aku tidak datang ke music bank hari ini rahasia ku akan di bongkar kepada oppa sandeul, sejak pertama kali aku melihat oppa sandeul aku merasa ada rasa dengan dia tapi aku tidak mau mengungkapkanya karna aku takut di tolak oleh oppa.setelah mereka selesai performance aku di suruh oppa untuk datang ke backstage mungkin satpam akan menangkapku tapi bukan oppa sunwoo bila dia tidak bergerak supaya saengnya bisa masuk ke backstage,oppa mengirimkan ku pesan singkat,dan sudah pasti oppa sudah bicara dengan satpam bila ada seorang yeoja yang menunjukan pesan singkat “datanglah ke backstage” suruh dia masuk.

dan setelah aku menunjukan pesan itu aku berhasil masuk dengan lancarnya ke backstage.mataku pun menulusuri ruangan yang cukup besar aku masuk kesebuah pintu bertuliskan wait room for B1A4.aku melihat disana sudah ada 4 namja yang sangat..uuuh kyeopta hanya oppa ku saja yang paling jelek di B1A4.mungkin karna aku terlalu sering melihatnya bahkan setiap hari jadi menurutku wajahnya biasa saja.tapi tunggu hanya ada 3 orang kemana oppa sandeul.

“HAAAAA !!!”

aku kaget mendengar oppa sandeul yang berteriak tepat di belakangku rupanya dia  bersembunyi di balik pintu.ini yang aku suka dari oppa sandeul dia selalu ceria walaupun kadang gup musiknya ada masalah.

“ah oppa kau mengagetkan ku saja “ucapku gemetar bagaimana aku tidak gemetar di depanku sekarang ada seseorang yang kusuka dan dia tidak tau tentang perasaanku

“hei,das kamu cantik hari ini”

“jadi selama ini adikku tidak cantik sandeul ?” tanya oppa ku.aku menatap sinis oppa ku aku tau sebentar lagi apa yang akan terjadi aku langsung mendekatinya dan membisikan sesuatu ketelinga oppa “oppa,kalau kau memberi tau perasaan ku kepada oppa sandeul,rahasiamu juga akan ku bongkar ke eonnie hyorin”.auwww aku menjerit sakit karna oppa menginjak kakiku

“jangan  bicarakan masalah hyorin kaalau lagi sama B1a4”

“ne !” jawabku kesal

“dasom,kita jalan keluar yuk ?” ajak oppa sandeul

“oppa ? fansmu bagaimana ?”

“sebentar” oppa sandeul pergi ke kamar ganti dan 5 menit kemudian TAAaaraaa !!! seorang oppa sandeul yang banyak fansnya berubah menjadi culun. Aku saja hampir tidak bisa mengenalinya.aku pergi ke sebuat taman hiburan bersama oppa sandeul dia juga membelikan aku sebuah boneka yang cukup besar.setelah puas kami bermain di taman hiburan oppa mengajaku pulang ke dorm karna semua member sudah kembali sejak kami pergi tadi .

“kami pulang !” teriak oppa sandeul

“sandeul,kau bawa yeodongseng ku kemana ? “ oppa baro-ku yang biasanya tidak pernah marah karna aku jalan bersama oppa sandeul.wajahnya kini terlihat merah.tapi aku tau apa yang harus aku lakukan saat saat seperti ini.hehehe

“oppa,wajahmu begitu merah lihatlah,di bawah dagumu terlihat ada bintik merah,ummh sepertinya itu jerawat” ucapku sambil memandang wajah oppa baro yang memerah.lihat lah sebentar lagi apa yang akan terjadi

BRUuuUUUuuukkk…..

“AAAAAAA JERAWATTTTTT meNGAPAAA INI BISAAAA TERJADI !!!!” hahah lihatlah oppa sunwoo ku langsung lari ke kamar mandi sudah kupastikan pasti sebentar lagi dia akan keluar dengan wajah berlumur masker lihatlah.itulah oppa sunwoo ku kelemahanya saat wajahnya terlihat buruk.

“ASTAGAAA !PR matematika ku !!!” aku lupa aku belum mengerjakan pr matematika yang di berikan lee songsaenim.aku melirik oppa gongchan,hahaha mengapa dia adalah member yang paling pintar dalam pelajaran yang berbau angka entahlah mengapa dia sangat pintar dengan pelajaran yang berhubungan dengan angka.aku saja paling lemah di pelajaran matematika,

“hoaaammmm aku ngantuk, hyung ayo kita tidur bersama” oppa gongchan melirik-ku dia mencoba menghindar agar aku tidak meminta bantuanya.hahaha percuma saja aku tau kelemahan mereka semua.itu tanpa mereka sadari.aku mrngambil telfon gengamku  dan menelfon eonniee jiyeon..

“yoebosoyo eonnie “

“ne,ada apa saeng ?”

“eonniee,kau tau oppa gongchan tidak ?, namja yang waktu itu ku kenalkan pada eonniee saat camping bersama keluarga di sekolah”

“oh iya eonniee ingat,ada apa ya ?” aku melirik oppa gongchan yang dari tadi serius mendengarkanku berbicara ,memang ku sengaja nyalakan loudspeaker agar oppa gongchan mendengarkanku .dan sekarang oppa gongchan sudah bersiap dengan buku matematika dan alat tulis.

“ah eonniee tidak apa.kupikir eonniee sudah lupa dengan gongchan oppa”

“ahh,aku tidak pernah melupakan seseorang yang pernah kukenal”

“ah,eonniee gamshanida udah mau mengangkat telfonku”

“cheonma”aku memutuskan telfonku dan lihat pr ku sudah selesai,tapi aku tidak senang kalau pr ku selesai tanpa aku tau cara mengerjakanya jadi oppa gongchan sudah tau apa yang harus dia lakukan ya.mencatat semua rumusnya.karna kebetulan eomma dan appa sedang berada di singapore.aku tidur di dorm B1A4 .

“dasom ! kau tidur denganku saja malam ini” ajak oppa sandeul.

“hah,tidak oppa.aku tidur dengan oppa baro malam ini.dia tidak pernah mengijinkanku tidur dengan namja lain selain dia.lihat dia sudah berbaring di kasur bawah”

kulihat oppa sandeul terlihat kecewa,aku tau dia tidak mungkin melakukan sesuatu kepadaku.tapi itu memang syarat oppa untukku agar aku tidak macam macam di dorm B1A4.keesokan harinya aku bangun pagi sekali untuk menyiapkan sarapan dan bekal makan siangku di sekolah.

“hooaamm !!!” rupanya oppa sandeul bangun sangat pagi hari ini,dia meregangkan tubuhnya di sofa

“oppa,kau bangun sepagi ini,ada apa ?.bukankah jadwal oppa dan b1a4 sangat sibuk untuk hari ini ?”

“ahh,tidak juga kami hanya mempunyai 5 event hari ini”

“tapi,kemarin kan jadwal oppa sangat sibuk.apa oppa tidak lelah ?”aku bertanya begitu karena di antara B1A4 oppa sandeul dan oppa jinyoung adalah member yang mempunyai fisik yang lemah,aku takut dia lelah dan tidak bisa memberikan performance untuk BANA.

“tidak, aku hanya ingin mengantarmu pagi ini chagi”

“hah ? apa ? chagi” apa aku tidak salah dengar oppa sandeul memanggilku chagi ah rasanya seperti melayang oppa sandeul namja yang selama ini ku kagumi memanggilku chagi ini seperti mimpi

“eh,iya apa.das aku mandi dulu ya setelah itu kamu akan kuantar kesekolah”

“ne oppa” huah tidak salah oppa sandeul mau mengantarku kesekolah apa kata teman temanku bila aku di antar seorang public figur yang sedang naik dauntapi kuharap oppa akan menyamar saat dia mengantarku.setelah oppa selesai mandi dia langsung memanaskan mobil tanpa mengambil sarapan dulu.setelah sampai disekolah..oppa sandeul membukakan pintu mobil untukku

“silahkan tuan putri”

“ahh oppa bisa saja,oppa jadwal terakhir kalian untuk hari ini apa ?”

“terakhir kami akan siaran di simsimtapa radio,ada apa ?”

“oh,tidak apa apa oppa,oppa jangan lupa ya ajak member lain untuk makan pagi ,aku sudah siapkan makan pagi sebelum berangkat sekolah”

“iya” chuuu~ ah aku bermimpi lagi oppa sandeul mencium kening ku

“fighting !”

“ne oppa”

pagi ini pelajaran pertama cha songsaenim yang mengajar.tapi hari ini cha songsaenim tidak masuk jadi aku terpaksa aku pergi kekantin dan membaca setumpuk buku.tiba tiba  bora dan amber menghampiriku

“hi, dasom siapa yang tadi pagi mengantarmu ?”hah, mampus aku ternyata ada yang melihatku aku berangkat bersama oppa sandeul,lalu aku harus menjawab apa aku panik sekali.mana oppasandeul tadi tidak menyamar

“eh,dia teman kakak ku,junghwan oppa”

“dia tampan sekali ya mirip seperti member b1a4”

“hah,iya kah heheh” pantas kalian berbicara kalau dia sangat mirip dengan member b1a4,dia memang member  b1a4.

sepulang sekolah aku kedokter langgananku dokter bambang dokter khusus penyakit kanker.mungkin kalian bertanya tanya untuk apa aku kesana ? aku menderita penyakit kanker otak  sejak 3 tahun lalu.mungkin kalian kira oppa baro,eomma dan appa tau semua tentang ini tidak mereka tidak tau. Mereka hanya tau kalau kepalaku hanya sakit,itu saja tidak lebih.kata dokter kanker otakku sudah mencapai stadium 3 yah waktu yang cukup singkat untuk kehidupanku. Dokter bilang waktu yang tersisa untukku tinggal 2 bulan lagi.ya 2 bulan waktu yang cukup singkat bukan.akupun kembali ke rumah dan langsung masuk kekamarku yang bernuansa ungu dan biru,ungu melambangkan aku dan biru melambangkan oppa baro.entah beberapa tahun terakhir aku suka sekali menulis dairy sejak aku tau aku punya penyakit kanker otak.

dear diary
08-11-2011

aku lelah dengan semua ini,oh tuhan mengapa tidak kau ambil saja nyawaku ini agar aku bisa hidu tenang tanpa terbebani penyakit yang kau limpahkan padaku,aku lelah tolong tuhan apa kau tega menahan ku di dunia dengan penyakit ini…aku juga tidak mau merepotkan oppa baro eomma,appa cukup aku saja yang menderita,.semoga kehidupan selanjutnya kan lebih baik..

aku menutup diary ku, aimata yang terus mengalir menyebabkan kepalaku sangat sakit, perutku terasa mual dan tiba tiba semua terasa gelap.aku merasa berada di sebuah ruangan hampa.ruangan yang sangat putih aku berada dimana tia tiba muncul orang orang yang kusayangi,dan sahabat yang telah pergi meninggalkan ku karna penyakit yang sama seperti ku.

“oppa baro,kau kah itu ?” tanyaku aku takut itu bukan oppa baro,melainkan serupanya

“iya,saeng ini oppa, sini peluk oppa,oppa rindu denganmu”

“dasom apa kau mengingatku minwoo ? namja yang dulu pernah menjadi sahabatmu ?”

“minwoo ? kamu ? kah itu? “

“dasom,apa kau tidak rindu denganku ? dengan teman semasa kamu kecil ?”

“oppa,minwoo ? ada apa dengan kalian berdua” aku menangis di tengah tengah mereka”

“chagi, dashin ulji marayo,tenanglah”suara itu datang lagi

“oppa sandeul,kenapa kalian bisa ada disini .kalian sungguh membuatku bingung,dan sebenarnya aku ada dimana ?”aku menangis berlalri mencari pintu keluar,aku berfikir apa aku sudah mati secepat ini kah. Kata dokter bambang waktu hidupku masih 2 bulan aku belum meminta maaf kepada oppa baro,oppa sandeul dan yang lainya..apa kemunculan mereka tadi untuk membuatku minta maaf kepada mereka ,dan apa kedatangan minwoo tadi untuk menjemputku,aku takut

“jebal,dashin ulji marayo chagi benhenti menngis,kami sedang berusaha” ucap oppa sandeul tiba tiba semua kembali menjadi gelap,ada yang mengguncang tubuhku rasanya,oppa baro dia,aku ! aku masih hidup aku kembali .aku melihat dokter bambang,oppa sandeul,oppa jinyoung dan bora.

“oppa apa yang tejadi denganku ?”

“ saeng kamu pingsan di kasur, sandeul yang menemukanmu “

“oppa sandeul,aku ingin berbicara pada oppa ?”

“baiklah,tapi kamu belum boleh keluar dari rumah sakit ini”

“baik oppa,tapi bisa kita berbicara di taman rumah sakit ini “ aku berusaha berdiri dibantu oppa sandeul dan duduk di kursi roda.jujur aku mau menanyakan apa oppa sandeul melihat diary dan kotak berisi semua file tentang tumor otakku.aku takut oppa melihatnya dan sudah pasti  dia akan memberi tau oppa baro tentang penyakitku ini, roda kusriku berputar perlahan aku sadar siapa di belakangku oppa sandeul oppa yang selama ini aku cintai tapi sayang dia tidak mengetahui itu.rupanya ini musim semi, bunga bermekaran.

“ada apa dasom apa yang mau kau bicaran pada oppa ?”

“oppa apa tadi ppa melihat buku diary ku dan membuka kotak bewarna hitam yang ada di atas kasurku tadi ?” ak berusaha menatap mata oppa sandeul,dia hanya terdiam dia membalas tatapanku dan aku kembali menatapnya dia menarik nafas panjang dan mengatakan yang sebenarnya

“iya dasom,aku sudah tau semuanya menga…” aku memutus perkataan oppa sandeul.aku menangis di pundaknya.

“oppa,kumohon jangaan oppa beritaukan maslah penyakitku dengan oppa baro “aku menanngis,aku tidak mau merepotkan oppa baro,mungkin masih ada eomma dan appa.tapi mereka sudah pasti akan membiarkanku.mereka tidak pernah kuanggap ada, hanya oppa baro yang setia bersamaku.bahkan uang sekolah internasional oppa baro yang membayarnya,sudah cukup aku merepotkan dia.

“oppa,janji tidak akan memberitaukan masalah penyakitmu itu dengan baro.tapi untuk imbalan dari itu oppa minta kamu menuruti apa kata oppa ?”

“ne oppa, gamshamnida”

“cheonma” aku tersenyum sesaat mengetahui kalau oppa sandeul tidak akan memberitaukan  penyakitku pada oppa baro ,aku tau dia bisa di percaya,kini hari hariku di selalu di temani oppa sandeul bahkan oppa sandeul menyuruhku untuk home scholling atas permintaan oppa sandeul,sejak saat itu kemanapun aku pergi selalu di temani oppa sandeul. Walaupun jadwal b1a4 terlalu sibuk dia tetap saja bisa mengatur waktu untuk jadwal perform dengan jadwal menjagaku, jujur aku takut kalau oppa baro curiga mengapa aku bisa sedekat ini dengan sandeul. Dan mulai sejak itu juga aku selalu mengikuti kemana b1a4 pergi dan show. Tapi entah mengapa akhir akhir ini fisik ku sangat lemah aku mudah pingsan dan penglihatanku mulai kabur.hari ini b1a4 akan mengadakan konser solo di salah satu negara penghasil minyak beras terbaik,ya indonesia.seperti biasa aku ikut bersama mereka.

“oppa sandeul,oppa sudh siapkan baju untuk konser besok ?”

“udah,manager kim yang menyiapkanya.kamu sudah siapkan bajumu ?”

“sudah oppa” tiba tiba aku merasa kepala ku sakit tiba tiba,aku pun segera lari kekamar untuk meminum obat.dan aku berbaring sebentar.tapi tetap aku tidak bisa tidur.akhirnya aku memulai kebiasaan ku browsing ya,aku memang sangat senang menjelajahi dunia maya,aku iseng iseng mengumpulkan artikel tentang penyakitku.”artikel tumor otak” ya itu salah satu nama folderku di laptop.setelah itu aku tidur,tanpa aku sadari oppa baro meminjam laptopku.dan setelah aku bangun dan makan malam bersama b1a4

“oiya,dasom kenapa di laptopmu banyak sekali artikel tentang penyakit tumor otak ?”
deg,jantungku sejenak berhenti sontak oppa sandeul langsung menatapku,entak maksud tatapanya itu apa,yang pasti dia bingung apa yang harus di katakan kepada oppa baro kami diam sejenak,entah mengapa jinyoung oppa,cnu oppa dan gongchan ikut terdiam.

“aa…” aku mau mengatakan sesuatu tapi langsung diputus oleh oppa sandeul

“aah, dasom pernah bercerita padaku temanya mengalami tumor otak ,jadi dia tertarik dengan penyakit itu”

“iya benar oppa,temanku mengalami tumor otak”aku terdiam sejenak,airmata menetes aku tak sanggup menyembunyikan ini pada oppa baro tapi aku sudah berjanji tidak akan menyusahkan mereka,sepertinya oppa melihatku menangis

“das mengapa kamu menangis ?”

aku tidak menjawb pertanyaan oppa baro,aku lari kekamar dengan airmata dan sesngukan pelan,aku menangis sekencang kencangnya di kamar.aku takut aku belum mau meninggalkan oppa baro eomma dan appa .tiba tiba kamarku di ketuk oppa sandeul.

“dasom mengapa kamu menangis ?”

“oppa,aku takut.aku takut meninggalkan oppa baro” aku menagis di pangkuan oppa sandeul,oppa sandeul mengelus kepala ku dengan lembut.dan dia juga menyeka air mataku.

“dasom,oppa akan berusaha mencarikan mu obat supaya kamu sembuh.kamu harus bertahan.anggaplah kalau oppa baro mengetahui penyakitmu agar kamu bisa bertahan dan teru mengingat oppa baro saat kamu mulai putus asa “ aku menangis di pangkuanya cara oppa sandeul menyeka airmataku itu membuatku sangat tenang berada disisinya sudah sangat tenang ‘oppa aku akan berusaha bertahan demi oppa,dan oppa baro’.akupun tertidur di pahanya.keesokan paginya aku bangun dan melihat rambutku rontok di bantal aku menagis mengingat penyakitku.

“dasom ini oppa bawakan sarapan”

“oppa”aku menatap bantal yang penuh dengan rambut rontok

“dasom,apa yang terjadi pada rambutmu”

“oppa,sepertinya penyakitku semakin memburuk” aku berusaha menyelipkan senyum di bibirku yang pucat.Aku menahan air mataku agar tidak jatuh.

“oppa,tau penyakitmu itu tidak bisa di sembuhkan tapi oppa akan terus mencari apa obatnya.”oppa mengelus rambutku aku tau banyak rambut yang rontok di tangan oppa,aku juga merasa oppa menahan air matanya,oppa maaf aku merepotkanmu aku juga sebenarnya ingin merahasiakan penyakitku kepadamu tapi apa kau telah mengetahuinya lebih dulu.

hari ini member b1a4 akan berangkat ke cina untuk sebuah pemotretan,oppa akan membawaku ke guanzhou, dimana di daerah itu ada rumah sakit kanker,tapi percuma dokter disana bilang kalau kehidupan ku sudah tidak lama lagi,jujur aku mulai putus asa aku tidak tau apa yang harus ku lakukan,saat dokter memvonis ku bahwa aku tidak bisa di sembuhkan di depan oppa sandeul,aku berusaha tersenyum .oppa sandeul pun sudah tidak bisa menahan tangisannya. Tangisanya pecah saat mendengtar keputusan itu aku memeluk oppa erat dia hanya menangis.jujur aku ingin meredakan tangisanya tapi apa yang bisa aku lakukan mungkin sebulan lagi tubuhku akan lumpuh dan cacat dan aku tidak akan  bisa menemui dan menemani oppa sandeul dan oppa baro.oppa maafkan aku aku tidak bisa menjadi adikmu yang sempurna .adik yang setia dimana saat kakaknya sedang putus asa oppa maafkan aku.aku menangis di dalam hati seperti motto ku

“walaupun tubuh ini memudar,tetapi hatiku dan senyumku tidak akan pernah memudar”

aku berusaha menenangkan oppa sandeul.

“oppa,sudahlah. Aku akan berusaha sekuatku untuk menahan ini semua”

“dasom maafkan oppa,oppa tidak bisa menjagamu.”oppa berkata sambil mengelus rambutku.aku tau pasti banyak sekali rambutku yang tersangkut di jari indah oppa.aku terus mengukir senyum walaupun kepalaku terasa sakit.

saat tiba makan malam kami makan bersama,sepertinya malam ini sangat berbeda wajah member lainya terlihat sangat masam,hanya wajahku dan wajah oppa sandeul yang terlihat bersemangat.aku berusaha membuka pembicaraan

“oppa,hari ini aku mendapat nilai bagus dalam pelajaran musik”

“baguslah itu yang oppa harapkan dari kamu,bagaimana dengan penyakit kanker otak mu dasom” aku terhentak lalu terdiam darimana oppa baro tau masalah penyakitku.sontak aku menatap oppa sandeul,dia juga membalas kupikir oppa sandeul yang memberi tahukanya.ternyata bukan .dia juga tidak memberi tau oppa baro.

“sudahlah,dasom kami semua tau kalau kamu punya penyakit kanker otak” perkataan jinyoung oppa,membuatku mati kata.apa yang harus kulakukan di saat seperti ini.diam dan kembali berbohong,tapi percuma ,mungkin ini adalah waktunya untuk penyakitku terbongkar.

“sudahlah dasom kamu tidak akan bisa membohongi oppa,ini apa ?”oppa menyerahkan beberpa document,yang isinya adalah surat divonisnya aku menderita tumor otak ganas.aku menangis dan tertunduk aku tidak berani menata wajah oppa sedikitpun,aku berlari,dan aku sempat melirik oppa sandeul wajahya juga sangat terlihat shock.oppa mianhae chegayo tidak dapat jujur,chegayo tidak mau merepotkan oppa.saat aku menangis terdengar suara pintu kamarku di ketok

“siapa ?”

“aku sandeul ,dasom”aku membuka pintu,oh ternyata oppa sandeul tidak sendiri dia bersama oppa baro.aku diajak untuk keruang tamu aku terus bersembunyi debelakan oppa sandeul aku takut oppa baro marah.

“dasom sekarang jujur sama,oppa apa yang kamu alami saat ini”

“mian oppa,aku aku terkena tumor otak,dan hiks kini sudah stadium akhir”
aku terus menangis dan kenapa tiba tiba semua terasa hitam.sekarang aku sudah bangun aku tenang,tapi tunggu aku,aku masih tertidur di pangkuan oppa baro.oppa aku kenapa .aku berusaha melempar apa yang kubisa lempar tapi nihil semua barang barang yang ku ambil tembus, aku bingung apa aku sudah mati.aku berteriak berusaha  memukul oppa baro dan yang ada di sekitarnya. Oppa dengar aku aku disini oppa.aku berteriak sekencang kencangnya,tapi tidak ada respon kini tubuhku terbaring di kasur rumah sakit.tapi saat yang menguntungkan adalah aku bisa kemana saja,ke tempat yang aku mau.aku rasa ini sudah  malam,sebagai roh pun aku juga bisa lelah,aku tertidur di pundak oppa jinyoung,

“dasom,aku tau kamu ada di sampingku” tunggu aku baru ingat kalo oppa jinyoung bisa melihat apa yang tidak bisa dilihat manusia.

“oppa,kau bisa melihatku”aku menatap matanya dalam ,ya oppa jinyoung bisa melihatku aku yakin.

“dasom,kamu pernah melakukan apa,sehingga rohmu bisa keluar separuh dari tubuhmu ?”

“aku tidak tau oppa,oppa bagaimana aku bisa kembali.aku takut” aku menangis lagi,entah sejak kapan aku menjadi dasom yang lemah dasom yang cengeng.mungkin ini kesekian kalinya kau menangis untuk hari ini.

“ada cara kamu bisa kembali dasom,tapi ini sudah terlalu larut malam.kita tidak mungkin bisa melihat tempat yang akan mengembalikan rohmu,”

“baik oppa,mungkin kita bisa melakukanya esok pagi”aku tersenyum senang karna aku bisa kembali ke tubuhku

“tapi dasom..”

“tapi apa oppa”

“pegang tangan oppa,oppa akan memperlihatkan kamu sesuatu”lalu aku mengengam tangan oppa jinyoung,aku tersentak kaget aku melihat beberapa orang melingkari kasur tempat tubuhku terbaring.
“mereka siapa oppa,apa mereka pernah mengenalku sehingga mereka menjengukku ?” tanyaku

“bukan dasom,mereka adalah roh yang tersesat mereka mati tidak tenang dan ingin memakai tubuhmu.mereka menunggu sampai rohmu keluar sempurna sehingga mereka bisa memasuki tubuhmu dan memakai sesuka mereka”

“tapi oppa…”

“lihatlah 20 permata biru saphire yang ada di kalungmu,permata itu melambangkan kekuatan rohmu,semakin berkurang permata biru saphire itu,semakin melemah kekuatan roh di dalam tubuhmu dasom”

“sejak kapan kalung ini ada di leherku ?” aku menatap kalung indah yang berhiaskan permata,aku inginmemilikinya tapi aku sadar ini adalah hidup matiku.

“sejak  rohmu keluar 2 hari yang lalu,sebenarnya aku sudah melihat rohmu keluar saat baro memanggilku.tapi aku diam saja,karna mungkin baro tidak percaya kalau rohmu keluar dasom” aku tersentak jadi selama 2 hari oppa jinyoung bisa melihatku.tiba tiba pintu kamar ku terbuka kulihat oppa baro dan gongchan datang

“hyung,hyung berbicara pada siapa “

“ani,aku tidak berbicara pada siapa siapa” aku menatap oppa jinyoung sejenak lalu aku berlari ke kasur rawat dimana tubuhku terbaring disitu.tapi saat aku berlari tanganku di tahan oleh oppa jinyoun dia menatapku tapi entah mengapa aku bisa membaca pikiranya.dan yang ada di pikaranya sekarang

‘dasom,ku minta kamu jangan ke tubuhmu dulu karna mereka tidak senang dengan kedatanganmu’kulihat salah satu dari mereka menghampiriku dia seorang yeoja yang cantik, rambutnya panjang,senyumnya manis sekali,dan matanya terlalu indah di bandingkan dengan mataku.dia menghampiriku,tapi di antara yeoja lain dia yang paling menawan di punggungnya terkembang sayap indah.dan sekarang dia duduk di samping oppa jinyoung.

“kamu tidak akan pernah bisa memasuki tubuh yeoja yang ada di sana”ucap oppa jinyoung membentak.

“dasom,bolehkah aku meminjam tubuhmu sebentar saja”dia meengukir senyumnya,aku tau itu senyum tulus

“untuk apa eonnie,memakai tubuhku,bukankah eonnie seharusnya sudah tenang di alam lain ?”

“dasom,eonnie hanya ingin satu setelah eonnie mati,,,”

“apa itu eonnie ?”

“eonnie hanya ingin,mayat eonnie di kebumikan dengan sewajarnya,di tempat lain tubuh eonnie sudah membiru.dan adik eonnie yang wajahnya cantik seperti kamu tidak tau bahwa eonnie sudah mati sampai sekarang dia terus mencari keberadaan eonnie”

“eonnie,kenapa eonnie bisa mati ?”eonnie tadi menangis matanya yang berwarna biru itu mengeluarkan air mata berwarna biru juga aku mengusap pipinya dengan lembut .tunggu tapi kenapa wajah eonnie ini sangat dingin seperti es,oppa jinyoung berpindah tempat ke sebelahku sepertinya dia tidak ingin mecampuri urusan sesama roh wanita hahahh mungkin,aku tersenyum sejenak menatap oppa.oppa menyuruhku untuk melanjutkan ceritanya

“eonnie,mati karena korban tabrak lari ,dan tubuh eonnie di buang di sungai han,eonnie mohon pinjamkan tubuhmu dasom untuk eonnie,eonnie janji akan mengembalikan tubuhmu sampai tubuh eonnie bisa di kebumikan”

“tapi eonnie janji akan mengembalikan tubuhku,sutuhnya tanpa sedikitpun meningglkan roh eonnie di tubuhku “

“eonnie janji,ambil ini. Suruh jinyoung bakar sayap ini kalau eonnie berbohong,karna tanpa sayap itu roh eonnie tidak akan bisa masuk ke alam yang sebenarnya.dan eonnie tidak akan tenang di dunia” eonnie tadi melepaskan sayapnya,dia terlihat kesakitan saat sayap itu di lepaskan dari punggungnya.lalu sayap itu disimpan sebuah tatto di lengan oppa jinyoung,jujur saja sebenarnya aku tidak tega dengan eonnie ini

“oh ya eonnie nama eonnie siapa ?” tanyaku sambil mengulurkan tangan

“Kim bora”

“aku,cha dasom eonnie salam kenal” aku menatap oppa jinyoung.”oppa,bisakah oppa bantu eonnie bora untuk masuk ke dalam tubuhku”

“ayo0 ikut aku” kami pun mengikuti oppa jinyoung.oppa menganddengkan tanganku dengan eonnie bora,

“sekarang kalian bayangkan hal yang paling buruk dalam hidup kalian,dan menangislah” aku membayangkan bagaimana nanti kalau aku pergi dan setets airmata keluar dari mataku.kini air mata kami telah menyatu dan tiba tiba eonnie bora hilang,tapii ku lihat tubuhku mengerjapkan air mata.tapi eonnie langsung memeluk jinyoung,tapi mengapa rasanya seperti eonnie memeluku,

“dasom terimaksih, ayo kamu mau ikut eonnie ?”

tiba tiba oppa baro datang,ah dia selalu menghancurkan moment ku ,awas saja kalau aku sudah bangun,akan ku hacurkan momen dia dengan eonnie hyorin ,huh ! .

“dasom kamu sudah bangun” oppa baro langsung memeluku.aku tertegun sebegitukah sayangya oppa padaku padahal kami jarang sekali akur.kulihat oppa meneteskan airmata berwarna putih bening,dan oppa jinyoung berkat itu airmata ketulusan dan kehangatn dari baro untuku dasom.tapi aku bingung,mengapa aku tidak bisa berjalan.aku dipapah oppa baro untuk duduk di kursi roda.aku menagis tubuhku separuh sudah lumpuh,oppa maafkan aku kini aku sangat merepotkanmu aku tidak becus menjadi adik mu oppa maaf.aku mendekati oppa aku aku berusaha mengusap air mata oppa tapi sayang kali ini tertembus lagi tanganku.eonnie yang melihatku dia langsung mengusap air mata oppa baro dan mengatakn

“oppa,jangan menangis aku tidak apa apa.oppa tersenyumlah untuuk ku,jangan sedih”

“oppa tidak menangis dasom,oppa bahagia kamu bisa bangun” aku tersenyum eonnie bora juga tersenyum.2 hari setelah aku bangun eonnie bora meminta ku mengantarkan kan ku ke tepi sungai han.sudah pastinya di temani oppa jinyoung dan aku.karna hanya oppa jinyoung yang bisa melihatku dan melihat isi tubuhku.hahhaahaha.setelah sampai kami memarkir mobil dan oppa jinyouyng mendudukan eonnie bora di kursi roda,lalu tangann eonnie mengengam tanganku.rasanya hangat sekali ya walaupun  itu tubuhku,jujur sejak pertemuanku dengan eonnie bora aku sangat menyukainya aku ingin dia menjadi istri oppa baro tapi sayang eonnie bora sudah mati,yang ada kini hanya rohnya.di tepi sungai han aku melihat mayat terapung dan tubuhnya sudah membiru,

“eonnie itu bukanya tubuhmu ?” eonnie bora menangis tubuhnya sudah sangat memburuk.biru seperti matanya yang biru.setelah di temukannya tubuh eonnie bora tubuh itu di otopsi dan di bawa ke rumah eonnie,rumah eonnie sangat besar tapi sayang hanya di tinggali adiknya.adik eonnie sangat terpukul dengan kematian kakaknya dia menangis,setelah menemukan tubuh itu ,kami langsung pergi dimana tempat rohku bisa kembali ke tubuhku. Oppa jinyoung membawa kami ke sebuah taman.

“bora kumohon kamu berbaring di kursi ini,agar dasom bisa kembali ke tubuhnya”

“oppa,saat aku kembali ke tubuhku apa aku bisa bertemu dengan eonnie bora lagi” jujur aku sudah menganggap eonnie bora sebagai eonnie ku

“entahlah,mungkin tidak.sebab bora akan ke alam abadinya setelah mengambil sayap ini.”

“jinyoung,kalau aku tidak mengambil sayap itu apa aku masih bisa bertemu dengan dasom ?”

“mungkin bisa,tapi kemungkinan itu sangat kecil karna dasom tidak bisa melihat makhluk sepertimu bora,tapi mungkin aku bisa membantu”

eonnie bora tidur di kursi taman oppa jinyoung meminta kalungku dan mencabut bunga mawar putih .dan meletakan kalung ku dan unga tadi di atas lipatan tangan eoonie.saat itu juga aku merasa tertarik ke dalam tubuhku ada apa dengan ku.aku mengerjap kerjapkan mataku..aku bangun dan sudah di rumah sakit,tapi aku masih bisa melihat eonnie bora aku sangat senang.

3bulan kemudian….
Tidak terasa sudah 3 bulan aku keluar dari rumah sakit,entah kata dokter kanker ottaku semakin memburuk.aku bingung apa yang membuat kanker ku semakin memburuk bahkan aku harus menggunakan kursi roda setiap saat

hari ini tepat hari ulang tahunku semua sudah di persiapkan tapi sayang oppa,dan member b1a4 pergi kejepang untuk merilis album mereka yang ke-3.dan hari ini. Jadi terpaksa aku hanya merayakan ulang tahunku dengan teman temanku saja.tapi saat aku ingin meniup lilin…

saengil chhukae hamnida..
saengil chukkae hamnida…

aku melihat sisi kiri ruangan,astaga oppa .aku langsung memeluk oppa baro.aku rasakan hangat sekali .

“happy birthday dasom,saengil chukkae !!” oppa memberiku kotak yang sangat kecil dan isinya ternyata cincin,cincin yang sudah lama aku inginkan

#flashback

“oppa,lihat cincin itu indah ya”

“kamu,mau dasom ?”

kami pun pergi kedalam toko cincin itu,oppa ingin membelinya tapi sayang harga cincin itu mencaai harga 5 juta karna di hias berlian murni.oppa berjanji suatu saat oppa akan membelikanku cincin itu .

#flashbackEnd

ulang tahunku sudah selesain kini giliran oppa sandeul yang memberiku hadiah,tapi mana oppa sandeul,dia tidak terlihat .

“ SAENGIL CHUKKAE,DASOM !!!”oppa sandeul muncul dari balik boneka teddy bear berwarna putih yang sangat besar sekali

“gomawo oppa”

beberapa hari ini oppa baro sering sekali mengajakku keluar bersama. Dia megajakku ke taman bermain.pergi ke toko boneka dan restoran mewah tapi tidak mengajak member b1a4 lainya kami hanya berdu oppa meminta kepada management untuk vakum selama 1  bulan. Hari ini oppa mengajakku ke sungai han saat malam hari…

“oppa sungainya indah ya”

“indah seperti senyummu dasom” tiba tiba hujan turun kami berteduh di dalam restoran sekalian makan malam.

“hujan malam ini indah sekali,apa mungkin aku bisa melihat hujan indah seperti ini lagi nanti. Tuhan aku mohon beri aku kesempatan lagi.aku masih ingin bersama oppa baro.masih ingin menjadi adik oppa baro,oppa yang selama ini menyayangiku.hujan ku mohon bila suatu saat aku pergi ku harap engakau bisa menghbur oppa baro-ku. Menghibur orang orang yang ku tinggalkan,tuhan kalau aku pergi kuharap engkau menjaga oppa baro-ku,oppa sunwoo.” Aku berkata dalam hati,tanpa sadar aku meneteskan airmata.
*****

2 hari kemudian

“oppa,liat itu” aku menunjuk infotaiment yang sedang ada di tivi

“baro B1A4 beberapa hari ini terlihat degan seorang yeoja,sepertinya mereka sudah resmi menjadi sepasang kekasih”ucap sang pembawa acara,lalu terliat aku dan oppa sedang berjalan jalan di sungai han

“oppa,ini bisa menjadi scandal”tiba tiba management oppa menelfon mereka minta oppa mengadakan jumpa pers mendadak soal scandal itu.kami pergi ke gedung management oppa,oppa ingin memberitahu bahwa perempuan itu adalah aku adiknya sendiri.jumpa per itu pun di lakukan di lantai lima di ge gedung management oppa

“baro,siapa yeoja yang ada di samping anda ?”

“oke aku akan menjelaskan, sebenarnya yeoja yang ada di sampingku ini yeodongseng kandungku.dia adik perempuanku yang selama ini aku sembunyikan dari publik.dia bukan yeojachinguku “ oppa menjelaskan,dan mulai sekarang aku terkenal sebagai adik dari oppa baro member b1a4.

hingga pada suatu hari moment yang sangat buruk bagiku…

siang itu aku ingin mengambil minum entah mengapa kepala ku terasa sangat sakit.dan tiba tiba seua terasa sangat gelap.aku keluar dari tubuhku dan aku melihat noona bora mengajaku bangkit.

“dasom,ini sudah waktunya.ayo ikut noona.kamu sudah harus kembali ke tempat awalmu”

“noona apakah aku masih bisa di beri waktu di dunia,aku ingin melihat pemakaman ku”

hari ini adalah hari dimana aku akan di kremasi  tepat dimana semua orang datang mengelilingiku oppa baro terlihat sangat sedih. Dia terus mencium keningku dan memintaku bangun.mian oppa mianhae.ak sudah tidak bisa lagi menjaga oppa,sudah tidak bisa lagi menjadi adik oppa. Mian oppa aku menangis.sesaat aku melihat oppa jinyoung dia menatapku dan menunnduk.aku menghapiri oppa jinyoung

“oppa kumohon jaga oppa baro sayangi dia seperti oppa menyayangiku” oppa jinyoung menunduk.

aku keluar sejenak untuk melihat yang datang mengantarku.dan ternyata cuaaca sedang hujan

“hujan jaga oppa ku, hibur dia dengan rintikan dinginmu terimakasih hujan”aku masuk kembali kedalam apartemen oppa.dan memeluk dia.merasakan hangatnya mempunyai seorang oppa,oppa yang sangat menyayangiku.kini saatnya aku di kremasi.oppa mencium keningku dan berkata

“selamat tinggal adik kecilku,aku berharap kamu bahagia di sana oppa janji akan menjaga sandeul untukmu nanti di sana.kita kan betemu di kehidupan selanjutnya.oppa menyayangimu cha dasom.” Oppa mencium keningku sekali lagi, satu persatu lilin di sekitar tubuhku di nyalakan,dan petiku di tutup aku mulai merasakan panasnya api membakar tubuhku,oppa menangis di bahu oppa jinyoung.oppa sandeul menahan tangisanya,ayolah kumohon kalian jangan menangis aku sakit disini bila kalian menangis. Perlahan tubuhku memudar dan kini oppa baro dan lainya mulai tak terlihat tergantikan dengan cahaya putih.

aku mengerti,bersyukurlah atas kehidupan yang kalian miliki sekarang jangan pernah kalian sia siakan karna kalian tidak akan hidup untuk kedua kalinya, oppa selamat tinggal aku tenang disini oppa aku selalu menyayangimu saranghae”

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s