[ Fanfiction ] All Of The Stars

siu
t
his ff inspired by edsheeran song,ost the fault in our stars,sebenarnya ide ff ini terlintas begitu saja di kepala.terus kebetulan di btsff ada yang make bahasa berat di ff jadi gue ikutin bahasanya,,isitilanhnya pomenya dapet gitu. oh ya “Haruman” masih di revisi ya,plz waiting !! it will be better than last haruman

________

All of the stars | Min Yonggi – Lee Yuna | Sad | Kim Taehyung | Andrean Artwork & Storyline |Dont repost or be Plagiator,Storyline is mine!

________

Matahari sudah tenggelam untuk hari ini, seorang pria masih tetap meringkuk dalam selimutnya.  ini sudah 2 minggu yoongi tidak pergi sekolah setelah kepergian yuna.

“yoongi-yaa mau  kapan kau seperti ini terus” seorang wanita mengetuk kamar yoongi, bahkan ini hampir seratus-kali ia mengetuk kamar yoongi

tidak ada jawaban

“ya! Min yoongi kau masih tidak ingin membukan ku pintu!” wanita itu menendang pintu kamar yoongi lalu ia pergi meninggalkan senampan makan malam kesukaan yoongi

Min Jung Ra, kakak dari min yoongi mereka hanya berbeda 2 tahun tapi terkadang sifatnya membuat yoongi kesal, bagaimana tidak saat pemakaman yuna jung ra tidak datang sejak saat itu yoongi tidak berbicara pada noonanya itu

“noona, mianhae aku hanya sedang ingin sendiri” ucap yoongi berbisik

yoongi bangkit dari kasurnya ia membuka tasnya dan mengambil handpone yang sejak 2minggu lalu tidak ia sentuh.  yoongi membuka lemari penyimpananya terdpat banyak makanan ringan disana ia mengambil satu bungkus biscuit kesukaanya

Min Yoongi, pria berkulit pucat ini bersekolah di seoul international school, kehidupanya sangat bahagia senyum tidak pernah lepas dari bibir tipisnya hobiny adalah bernyanyi dan membuat lagu.   tapi sejak lee yuna kekasihnya meninggal 2 minggu lalu senyum itu tidak pernah terukir semanis dulu.  yoongi berubah menjadi pemurung

“yuna, harusnya aku yang berada di posisimu sekarang” yoongi membuka album fotonya

“yuna kau lihat kan disana, taehyung bahkan sudah menghubungiku sebanyak 129 kali dalam 2 minggu ini” ia tersenyum pahit melihat foto pemakaman yuna yang ia simpan

hampir 200 pesan masuk di handpone yoongi tapi tidak ada satupun yang menarik buatnya.  yoongi keluar menuju balkon kamarnya ia duduk di samping kolam buatan yang ia buat dengan yuna

-Yoongi Pov-

It’s just another night
And I’m staring at the moon
I saw a shooting star
And thought of you
I sang a lullaby
By the waterside and knew
If you were here,
I’d sing to you

Aku menatap langit, mendapati sebuah bintang sedang jatuh diatasku

“yuna, kau ingin aku menemuimu ?” aku tersenyum pahit, mungkin bintang itu ingin menyampaikan pesan padaku

aku masih menatap langit malam yang penuh bintang, hatiku bertanya Tanya apa yang sedang di lakukan yuna disana apa dia bahagia tanpaku.  aku ingin tau mengapa dia meninggalkan ku, berjuta juta pertanyaan melayang di otaku yuna maukah kau menjawabnya satu saja.

aku mendesah pelan dan keluar dari kamar, hampir saja aku menginjak nampan makan malam yang tadi disiapkan jungra noona.  ya waktunya aku kembali ke kehidupanku.  aku tidak tau apakah aku bisa melewati ini semua tanpa yuna.

“akhirnya kau keluar juga min yoongi”

“mianhae noona” ucapku sambil menuruni tangga

“seharusnya kau melakukan itu sejak 2 minggu lalu” jungra noona melemparkan handuknya “mandilah aku akan menyiapkan makan malam hangat untukmu

“gomawo noona”

*****

“yoongi apa kau masih sedih soal itu”

hanya suara dentingan jam yang berbunyi

“yoongi-ya jawab aku”

“noona aku sedang tidak ingin membahas itu”

“aku tau, tapi kau harus bisa melepas yuuna yoongi”

…….

“mianhae yoongi, aku tidak bisa datang kepemakaman yuna.  aku harus menemani baro”

“gwaenchana noona”

aku menelan nasiku dengan susah payah, setelah itu aku berlalu menuju kamarku, sekelabat aku melihat handponeku menyala

From : Kim Taehyung
kau harus masuk besok min yoongi, jika tidak kau akan sangat menyesal

aku melempar handponeku dan menutup tubuhku dengan selimut, aku mengulang kembali apa yang pernah aku lakukan dengan yuna.

You’re on the other side
As the skyline splits in two
I’m miles away from seeing you
I can see the stars
From America
I wonder,  do you see them,  too?

aku menatap langit langit kamarku, terlintas memori saat yuna terus mengayunkan sapunya ke langit langit kamarku

“ya!, min yoongi bintang bintang ini akan menemanimu saat kau tidur” aku bahkan masih mengingat jelas perkataan itu

“oh ayolah lee yuna, berhenti melakukan hal aneh”

“jika suatu saat aku pergi, kau bisa melihat bintang dari sini aku juga bisa melihat bintang dari tempatku” yah wanita itu tidak pernah berhenti mengukir senyumnya

aku tertawa, bahkan yuna sudah memberikanku sebuah tanda yang tidak pernah aku sadari.  yuna apa kau tidak ingin melihat bintang yang pernah kau gambar di langit langit ku ?

******

matahari masuk ke sela sela jendela kamarku, well sudah 2 minggu aku meninggalkan sekolahku bahkan taehyung sudah mengacamku jika aku tidak masuk sekolah, aku mandi dan mengambil kunci motorku tanpa melihat sekitar

“ya!, min yoongi kau melupakan sarapanmu!” suara jungra noona terdengar jelas

aku memacu motorku dengan cepat kulihat beberapa murid berjalan kaki, kulihat di depan pintu gerbang sebuah mobil audi berhenti di depan gerbang, kutatap matanya tajam

“sial taehyung benar benar akan membunuhku jika aku tidak masuk sekolah hari ini” desahku sambil menaruh kunci motorku

“ya! Min yoongi kau melewatkan 2 minggu terbodoh dalam hidupmu”

“berani sekali kau berkata seperti itu taehyung” ucapku malas

“lee yuna kembali”

sontak aku menoleh kearah taehyung, itu tidak mungkin aku melihat sendiri tubuhnya di kremasi

“kau jangan berkata bodoh kim taehyung atau aku akan membunuhmu” ucapku kesal

“kau lupa tentangku yoongi”

oh sial aku melupakan satu hal tentang kim taehyung, dia bisa melihat apa yang tidak bisa manusia lihat dia juga dapat melihat masa depan, mungkin kalian bertanya Tanya apakah taehyung tidak memberi tauku kalau yuna akan pergi.  ya dia memberi tauku tapi aku tidak mempercayainya

So open your eyes and see
The way our horizons meet
And all of the lights will lead
Into the night with me
And I know these scars will bleed
But both of our hearts believe
All of these stars will guide us home

aku berlari kekelas dan menemukan seorang wanita dengan rambut indahnya duduk di tempat yuna

“hey tuan min yoongi kau absen selama 2 minggu” yuna memukul kepala yoongi tapi saying yoongi tidak bisa merasakanya

“yuna kau–”aku ingin menyentuh pipinya tapi taehyung menahanku

“kau lupa dia bukan manusia” taehyung melemparkan isyarat pada yuna agar mengikutinya

kami bertiga berjalan menuju rooftop yang biasa digunakan anak anak untuk merokok, bukan hanya kami berdua yang berjalan sedangkan yuna… sudahlah tidak usah di bahas kalian pasti mengerti.  tanganku tidak lepas menggegam tangan yuna yang dingin.

“yuna bahkan dapat menggengam tanganmu saat ini”yuna hanya tersenyum wajah pucatnya tidak dapat menghapus senyum manisnya itu

kami sampai di rooftop, aku menatap yuna dalam, menunggu sebuah kalimat muncul dari bibirnya tanganku masih tetap pada sebuah genggaman dingin

“kau tidak merindukanku” yuna menatap langit yang seakan akan ingin menelan kami bertiga

“aku sangat menrindukanmu lee yuna, dan aku punya banyak pertanyaan untukmu”

“apa itu ?”

“kau kenapa menyelamatkanku waktu itu harusnya aku yang mengalami tabrakan itu yuna” aku menatap dalam mata yuna

“aku tidak ingin kau sakit yoongi, aku tidak ingin senyum mu hilang aku ingin terus melihatnya” aku melihat senyum terukir dibibir tipisnya

“tapi aku tidak ingin kehilanganmu”

“ini semua adalah takdir yoongi”

“aku benar benar merindukanmu lee yuna”

“tapi kenapa kau malah tidak masuk sekolah selama 2 minggu”

“aku masih tidak bisa menerima kenyataan itu yuna, aku piker kau benar benar akan pergi” aku tertunduk sedih, ya aku tau pelupuk mataku sudah basah

“hey, kau seorang pria min yoongi” taehyung menepuk bahuku

“kau bodoh min yoongi, kau tidak ingat sebuah legenda jika seseorang yang telah meninggal selama 2 minggu dia masih ada di dunia” yuna mencubit lenganku

“aku piker itu hanya legenda bodoh” yoongi masih menahan airmatanya “kenapakau tidak mengunjungi rumahku saja ?”

“min yoongi kau tau aku sangat benci pada anjiing kecil yang kau pelihara itu” yuna terdiam sejenak “aku sudah menunggumu selama 2 minggu yoongi ini adalah hari terakhirku”

“bisakah kau tetap bersamaku ?”

“maaf aku tidak bisa” kali ini yuna tertunduk

“mengapa!” bentakku

“kita berbeda yoongi aku bukan manusia lagi”

“yuna”aku meneteskan airmataku untuk pertamakalinya di depan wanita

I can hear your heart
On the radio beat
They’re playing ‘Chasing Cars’
And I thought of us

aku melihat mata yuna membiru lalu ia pergi kearah ku dan memeluku, well aku memang laki laki tapi jika ini perpisahan aku tidak akan bisa menahan airmataku.

“yoongi kumohon lepaskan aku, kau akan menemukan rumah yang lebih indah dari diriku”

“tidak yuna , tidak akan pernah”aku memperert pelukanku

“bintang akan membantumu untuk menemukan rumahmu yang baru yoongi”

tiba tiba pelukan ku merenggang aku menatap tubuh ku tidak mendapati apapun di depan ku.  aku kehilanganya untuk kedua kali aku membuang waktuku hanya untuk menyesali apa yang terjadi.

“hey sudahlah dia aka nada di samping mu selalu”

“benarkah itu taehyung”

“err…ya” aku melihat keraguan di mata taehyung

******
So can you see the stars?
Over Amsterdam
You’re the song my heart is
Beating to

malam ini sekolahku mengadakan kemah seperti biasa, aku berpasangan dengan kim taehyung pria menyebalkan tapi aku menyayanginya karna dia selalu ada di sampingku.

aku merebahkan tubuhku di rerumputan belakang tendaku dan taehyung.  malam ini bintang berserakan

“hey yuna kau mau menemaniku malam ini ?” ucapku pahit

yuna apa kau melihat bintang yang sama denganku, mereka sangat indah kan.  suatu saat kita akan melihat bintang di tempat yang sama yuna tunggu aku suatu saat aku akan berada di sampingmu.

aku memasang headpone di telingaku dan memejamkan mataku sejenak membiarkan tubuhku membaur dengan angin malam dan membiarkan yuna menatapku dari atas sana

lee yuna, aku tau kita berbeda sekarang tapi suatu saat waktu yang akan membuat kita menjadi sama.  waktu yang akan mempertemukan kita lagi dan aku tidak akan pernah menyianyiakan waktu yang akan aku miliki di masa depan untukmu karna waktu tidak akan pernah berhenti walau , tempat dan kita berbeda –Min Yoong Gi-

____

need Comment ! dont be silent reader plz!

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s