[ Fanfiction ] Dark But White


3
this ff still on going in bts fanfiction click this link to going bts fanfiction link .dan ini adalah ff duet gue ke dua setelah gue berusaha mengcouplekan kwangmin dengan si uri halbae jinyoung di wepe gue yang sebelah .oh iya ini cover baru ya why ?soalnya cover yang bts ff itu terlalu sederhana yaaaah~ and check this out maaan !
———————————————————————————-

-Dark But White-

July  15,2006
Malam itu di tengah kota seoul tengah diadakan acara music tahunan.b1a4 dan bts turut memeriahkan acara tersebut di sela sela penonton terlihat seseorang menatap jungkook saat bts perform matanya membiru lalu dia tersenyum kerah backstage ternyata gongchan-memanggilnya

Title: Dark But White (Chapter 1)

Scriptwriter: Andrean_incendiojung

Main Cast: Jungkook, Seolra & Jinyoung

Support Cast: B1A4 member’s , BTS Member’s & find by yourself

Genre: General, Fantasy, Family, Angst &Friendship

Rating: PG-17

Summary : “Jujur aku sangat menyesal saat meninggalkanya, tapi apa boleh buat jika tidak kami akan mati bersama, tapi pada akhirnya hanya satu oranglah yang akan pergi meninggalkan satu sama lain.  Satu persatu kenangan kenangan yang tidak pernah terbentuk itu terbentuk dengan sendirinya dan kata perpisahan yang harusnya tidak terucap itu terucap di waktu yang tidak tepat “ –Jeon Seolra-
______

19 January 1989

“Ne eomma aku akan menjaganya, aku akan mengorbankan semuanya demi adikku”

-Dark But White-

July  15, 2006
Malam itu di tengah kota seoul tengah diadakan acara music tahunan.  b1a4 dan bts turut memeriahkan acara tersebut di sela sela penonton terlihat seseorang menatap jungkook saat bts perform matanya membiru lalu dia tersenyum kerah backstage ternyata gongchan-memanggilnya

“o! oppa maaf aku tidak bisa melihat perfom kalian”

“gwaenchana, seolra kau tidak mencari mangsa malam ini ? “

“oppa, aku tidak ingin mati muda”seolra mendengus

“oh baiklah berhenti mengatakan kematian , adikku itu sangat tidak etis” tidak lama kemudian jinyoung bergabung dalam percakapan malam itu

“oppa !”

“gwaenchana kami tidak perform setelah ini, apa kau mau ikut berburu ?” ucap jinyoung sambil menjentikjentikan jarinya

“oppa aku tidak ingin di serang fansmu seperti kemarin “

“ani kita akan pergi tengah malam, mereka tidak akan ke dorm jika tengah malam”

*****
sementara itu bts dalam perjalanan pulang kembali ke dorm

“hyung kita akan mendapatkan manager sementara kan ? jungkook masih sibuk dengan handphonenya

“ne, aku ada urusan di Brisbane jadi aku tidak bisa mendampingi kalian selama 3 minggu”

“hyung ku dengar dia wanita” sahut hoseok

“ya dia seorang wanita berumur 19 tahun dan masih bersekolah di sopa”

“hyung kau menyewa seorang hakseng, apa dia tidak akan sibuk ?” kali ini jin melempar pertanyaanya

“jin hyung dia akan menjadi rivalmu” suga tertawa

“setidaknya ada yang mengawasi jungkook di sekolah” sahut manager mereka

*****

tepat jam 10 malam mereka sampai di dorm seorang wanita telah duduk di ruang tamu mereka

“oh nuguseyo ? bagaimana kamu bisa masuk ke apartemen kami ?”ucap namjoon

“dia manager sementara kalian” ucap manager, lalu manager mereka meninggalkan bts

“jeon seolra imnida”

“eoh ? margamu jeon juga noona ?” ucap jungkook

seolra mengangguk dan bergummam “kau bodoh, bahkan kau tidak mengenaliku jeon jungkook!”
suga kau bertukar kamar dengan taehyung dan hoseok bertukar kamar dengan jungkook aku tidak tahan melihat kamarnya yang berantakan ku dengar kau adalah member terbesih

“tapi seolra”hoseok menyengah

“oppa, tidurlah kalian harus rehersal untuk gayo daejun besok sore” seolra mengambil tasnya dan masuk kekamar

sedangkan member yang lainya mandi, tak terkecual jungkook, setelah namjoon keluar dari kamar mandi dan seolra sudah berada di depan tv mempersiapkan makan malam.

“oh jungkook dan taehyung oppa kalian jangan mandi malam ini”

“wae ?” seolra berdiri dan mendekati taehyung dia mendekatkan wajahnya ke taehyung semua member gugup mereka mengira bahwa seolra akan mencium taehyung.  sesaat kemudian seolra merasakan hembusan nafas taehyung

“60 derajat, jika kau mandi malam ini kau akan terkena demam tinggi kim taehyung” seolra menjauhkan wajahnya

“ya aku lebih tua 2 bulan darimu!”

“terserah kau mau menurutiku atau tidak aku tidak akan bertanggung jawab jika kau sakit dan kau jungkook jangan coba coba mandi malam ini atau kau tidak akan dapat makan malam “ seolra melanjutkan kegiatanya “dan aku tidak ingin meminum darah sakitmu jungkook” lanjut seolra dlam hati
******

malam itu gongchan jinyoung dan seolra berburu manusia.  ya takdir mereka adalah seorang vampire siapa sangka di balik tubuh cantik dan tampan itu mereka adalah vampire .  mereka akan mencari korban manusia saat bulan penuh  tapi saat bulan purnama mereka harus meminum darah begolongan A

“oppa bagaimana yang itu” seolra menunjuk seorang wanita yang baru keluar dari klub malam

“seolra sebaiknya berhenti meminum darah orang yang sedang mabuk”jinyoung menyela

“molla, aku akan menghisapnya”

“ya!” seketika wanita yang ada di depan jinyoung tak bernyawa karna kehilangan semua darahnya

“ya, seolra seharusnya kau menyisakan ku juga”  gongchan mendengus

“mian oppa, taringku sedang ingin minum hahahaha” seolra tertawa

malam itu mereka mendapatkan darah yang cukup banyak , untuk menahan dahaga mereka selama 1 bulan menunggu bulan penuh, selasai itu mereka mampir ke kedai makanan .

“seolra kudengar kau menjadi manager bangtan?”

“ne oppa, kau tau manusia yang bernama kim taehyung itu sangat aneh”

“dia bahkan saingan keaneh baro hyung juga” gongchan menyela

“oh! Aku setuju aku ingat kejadian di backstage” jinyoung meminum sojunya

“oppa, aku pulang duluan, besok aku harus sekolah”seolra menarik tasnya

“ya! Jangan lupa menonton rehersal kami!” teriak jinyoung

seolra pulang dengan blazer hitam yang ia bawa, dia yakin semua member bts pasti sudah terlelap.  perlahan seolra menekan kode apartemen dan masuk tanpa ia sadari pria berkulit pucat sedang menatapnya tajam .

“jeon seolra!”

“oppa” seolra kaget

“apa yang kau lakukan tengah malam seperti ini” suga mulai menintrogasi seolra
“aaah, itu aku hanya ingin mencari angina oppa, kau belum tidur ?”

“aku insomnia” suga beranjak ke dapur dan membuat 2 gelas coklat hangat

“oppa, kalian besok sangat sibuk sekali tidurlah”

“ani aku tidak bisa” suga mengelak

“oppa jebal” seolra mengeluarkan mata birunya dan memegang tangan suga

seketika suga terhipnotis dan ia segera menuju kamarnya untuk tidur.
matahari baru saja bangun dari tidurnya sedangkan seolra sudah berkutat dengan bahan makanan di dapur.  bahkan dia lupa untuk membangunkan jungkook .  samar sama terdengar suara serak dari kamar jimin rupanya namjoon telanh bangun

“hmm…jin hyung kau sudah memasak pagi ini” ucap namjoon berjalan dengan kondisi mata tertutup

“oppa, na ireona” seolra mengguncang tubuh namjoon

“eoh kau, tidak sekolah ?”

“oppa ini masih jam setengah 6 aku harus meniapkan makanan untuk kalian dulu setelah itu aku akan membangunkan jungkook” seolra menaruh beberapa mangkuk nasi di meja

“kau yang memasak ini ?” jin keluar dari kamarnya dan langsung duduk di meja makan

“kalau tidak enak katakana saja , aku akan memesan makanan lain” ucap seolra lalu dia berlalu ke kamar jungkook

“ya, ireona”

“noona aku masih sangat mengantuk”

“jungkook, bukanya kau hari ini ada janji dengan han ga in ?” seolra berbisik

“noona, bagaimana kau tau ?” jungkook langsung bangkit dari tidurnya

“hahahaha feeling, cepat mandi dan kita harus berangkat aku tidak ingin berurusan dengan kim seongsaenim hari ini” seolra beranjak pergi dan melempar handuk yang tergantung di kasur jungkook

“noona!”

seolra tertawa kecil lalu meninggalkan kamar jungkook.

*****
“hyung perhitunganku tidak salah kan ?”

“molla, kau kira aku pintar matematika” jinyoung menggetak kepala gongchan dengan buku yang ia pegang “sudahlah tubuh kita akan merasa berubah jika sudah bulan purnama”  lanjut jinyoung
“hyung, kita harus memberi tau seolra tentang ini”

“gongchan shik! Kau tidak ingin cepat comeback ha!” jinyoung sedari tadi sibuk dengan maschine di depanya berusaha merangkai lagu

“hyung aku takut” gongchan menarik tangan jinyoung dan di balas tatapan tajam jinyoung

“aaa~ hyung mian” gongchan pergi meninggalkan jinyoung

gongchan pergi keluar gedung wm terlihat beberapa trainee baru pulang sekolah, gongchan pun menghubungi seolra dia parkiran seolra

******

“eo oppa wae ?”seolra mengetuk ngetukan jarinya

“….  .  ”

“aaah jinjja, oppa aku sudah dapat sasaran “

“….  ”

“musuhku”

“….  .  ”

“ok!” seolra menutup telponya dan kembali melanjutkan pekerjaanya yang sempat tertunda yaitu tidur siang disaat isitirahat makan siang.  tetapi belum sampai 5 menit seolra tidur di luar sudah terdengar suara rebut.

“ya~ rebut sekali” seolra menutup telinganya

“noona!” sontak seolra bangkit dari kursinya ia kenal jelas suara itu
“matilah aku hari ini” seolra mengumpat dan menatap tajam jungkook “ya! Apa yang kau lakukan disini ? bukanya junior tidak boleh masuk ke kelas senior”

“tapi mereka membiarkanku masuk” jungkook dengan polosnya menunjuk sekelompok wanita yang memandang jungkook dengan tatapan “aku-akan-menciummu”

“noona ayo kita ke rooftop” jungkook menarik tangan seolra

sesampai di rooftop jungkook membuka laptopnya dan membuka twitternya, seolra sontak kaget buanya semua member bts menggunakan 1 akun twitter  tetapi jungkook

“ya! Kau mau mati ?” seolra memukul jungkook dengan handponenya

“noona appo!, aku ingin berteman dengan siapapun eonnie aku tidak ingin selalu di pandang sebagai jungkook bts itu menyebalkan” jungkook masih sibuk dengan laptopnya

“sedang bersama noona galak, dia memukulku lagi hari ini!” – @97onlyjeong-

sesaat kemudia seseorang mereplay tweet jungkook

“ya! Berhenti memanggilku galak! “ -@alexajeon-

Jungkook tertawa rupanya noonanya sudah terlalu sibuk dengan benda yang ada di tanganya , jam pelajaran hampir berakhir jungkook sudah keluar kelas terlebih dahulu dia menunggu seolra agar dia bisa menelfon jemputanya.

“ya hari ini mr kim tidak bisa menjemputmu jadi kau pulang saja sendiri aku akan menjemputmu di dorm setelah aku selesai dengan member yang lainya”

“ne, noona hati hati” jungkook tersenyum dan ia menerobos hujan, tasnya di letakan di kepala bertujuan untuk melindungi kepalanya dari hujan

sesaat kemudia seolra memayungkaan payungnya pada jungkook, mereka terdiam tidak ada sepatah katapun keluar dari mulur jungkook

“ya, kau tidak lihat sedang hujan deras pegang ini” seolra menyerahkan payungnya lalu dia menerobos hujan bersama anak lainya sedangkan jungkook masih terpaku dengan payung seolra

******

“ya! Kim taehyung bisakah kau serius sedikit saat kita sedang berlatih ?” seolra memukulkan handuknya pada taehyung

“ya!aku lelah sekali! “

“ish! Kau ini “

sekelabat kemudian sandeul dating dengan 2 kotak ayam goring di tanganya

“oh sunbae, ada apa ?” jimin bangkit dengan penuh keringat

“ini aku bawakan kalian ayam goreng” sandeul menyerahkan pada jimin “tapi aku pinjam manager kalian sebentar” lanjut sandeul

“seolra noona ?” jungkook mendelik sandeul

“oppa tidak bisakan setelah mereka selesai latihan ?” seolra mencubit sandeul

“oh ayolah seolra, kau semakin sibuk baro sudah merengek ingin bertemu “ sandeul menarik narik tangan seolra

seolra melirik namjoon

“pergilah noona”

“gomawo, hubungi aku setelah kalian rehersal ok!” seolra berlari menuruni tangga

sementara di ruang tunggu b1a4 sudah berkupul manager dan member b1a4

“oppa!!” seolra memeluk semua member tak terkecuali manager mereka

“eeey, ahjussi kau semakin gemuk saja” seolra menepuk perut manager b1a4

“ya!, neo.  .  ” manager b1a4 mengacak rambut seolra

“ahjussi! “ seolra mendengus

“ya bagaimana hari harimu dengan bangtan ?” baro bertanya

“oppa mereka sangat aneh, sama seperti kalian” ucap seolra dengan mulut penuh makanan

seolra dan member b1a4 melepas kerinduan mereka karna selama sebulan ini member b1a4 melakukan comeback dan sulit bertemu mereka.  saat asik mengobrol tiba tiba hoseok menerobos masuk ruangan  b1a4

*****

“jungkook gwaenchana ?” namjoon memegang pundak jungkook

sesaat kemudian hoseok dan seolra dating bersama member b1a4

“apa yang terjadi” seolra memegaang kaki jungkook

“dia terpeleset dari kursi noona saat rehersal haruman” sahut taehyung

seolra menyentuh kaki jungkook perlahan dia menutup matanya dan mencoba melihat apa yang terjadi, tulang jungkook retak sebenarnya jinyoung dan gongchan sudah tau saat mereka melihat jungkook terduduk tapi mereka tidak yakin karna mereka tidak menyentuh langsung kaki jungkook

“cepat siapkan mobil, kita harus segera ke rumah sakit!” ucap seolra

“seolra apa yang terjadi” ucap jimin

“ kaki jungkook mengalami keretakan”

saat semua member bts pergi bersiap, jinyoung menarik tangan seolra untuk menjauh sementara dari jungkook

“seolra lakukan sekarang!”

“mianhae oppa aku tidak bisa “seolra menunduk

“ini kesempatanmu seolra”

“mianhae oppa, kondisinya sangat tidak memungkinkan”

“SEOLRA ! DIA AKAN MENCAPAI UMUR 17 TAHUN ! KAU INGIN MATI SIA SIA!” jinyoung membentak seolra

“hyung!” gongchan memberi isyarat agar tidak terlalu keras

“oppa, mianhae” seolra meninggalkan jinyoung

*******

“noona mianhae aku merepotkanmu” jungkook tertunduk

“gwaenchana kookie, jangan kau pikirkan “

“noona mengapa kau begitu baik padaku” Tanya jungkook

“karna kau adalah…” seolra menggantung kata katanya

“aku adalah ?”

“a.  .  a member bangtan boys “ seolra tersenyum kecut “aah disini panas sekali “ seolra membuka blazernya terpampanglah tubuh indah seolra dengan balutan tanktop

“eo! Noona kau punya tattoo itu juga ?” jungkook mengelus pundak seolra

“wae kau juga punya ?” Tanya seolra penasaran

“ye, aku tidak tau apa maksud dari tattoo itu tapi eomma mengatakan itu akan menjadi sangat berguna untukku suatu saat “ jelas jungkook

“aah jinjja” seolra tersenyu kecut

“aah chankkaman noona, bisa kau menggambar tattoo yang ada di punggung ku?”

“kau bodoh jeon jungkook” batin seolra

“ah okay tapi gambaranku tidak bagus”

seolra menggambar tattoo jungkook dia berdehem dia tau apa yang akan muncul jika tattoo jungkook di satukan dengan tattoo seolra

“selesai”

“noona berbaliklah aku akan menggambar tattoo mu juga”

seolra berbalik beberapa menit kemudia tattoo seolra telah jadi dan jungkook menggambar tattoo seolra di atas tattonya

“waaah daebak”

“wae ?” Tanya seolra penasaran

“noona ini terlihat seperti kupu kupu kan ?”

“aahh ne, yeppeo!”

*****

seminggu kemudia jungkook di perbolehkan pulang tapi harus tetap beristirahat

“kalian akan pergi ke amerika besok “ seolra mengumumkan

“kenapa sangat mendadak “

“entahlah pdnim memintaku untuk memberi tau kalian hari ini” seolra memberi jin amplop kuning “ini”

“apa ini ?” jin mengambil amlop itu

“misi yang harus kalian selesaikan selama di amerika”

“huh, kita ke amerika hanya ingin menyelesaikan misi” hoseok menyela

“apa apaan ini, kupikir iini liburan”taehyung mengacak ngacak rambutnnya

“oh ayolah ini tidak seburuk yang kalian pikirkan “ seolra pergi lalu berteriak agar mereka menyelesaikan latihan mereka

2 hari kemudia semua member bts termasuk seolra pergi ke amerika dan dengan kaki jungkook masih di gips dia memaksakan dirinya.  jinyoung ikut dengan member bts dia beralasan ada urusan di amerika tapi sebenarnya dia datang untuk menjaga seolra

*****

“kalian tidak perlu menyewa hotel aku punya 2 apartemen di daerah manhattan, kalian bisa pakai itu” seolra mengambil tasnya

“noona kau tidak ikut kami ?”

“ania,  jungkook aku dan jinyoung harus mengurus beberapa keperluan”

seolra dan jinyoung segera menaiki taksi mereka sedangkan member yang lainya pergi ke apartemen seolra.

“oppa , apa benar dia bisa membantuku ?”

“aku tidak yakin seolra tapi eommaku mengatakan dia satu satunya vampire yang selamat setelah mendonorkan jantungnya”

“oppa, 2 minggu lagi”

“aku tau setidaknya kita sudah berusaha seolra”

Taksi jinyoung dan seolra sudah sampai di depan rumah tua bergaya sangat kuno depan rumah terdapat tulisan kanji, seolra dan jinyoung memasuki rumah itu dengan perasaan was was semenit kemudia sang pemilik rumah keluar pria muda dengan baju cukup untuk pria berumur 20 tahun
“hello, there’s mr kwang house ?” jinyoung menjabat tangan

“yeah, I am”

“oh I think mr kwang is 120 years old”

“its me”

“oppa sepertinya kita salah rumah” seolra berbisik”

“kalian tidak salah, aku kwang seo kau jung jinyoung anak dari park hae sun “

“ahjussi, maksudku haraboji bagaimana kau bisa semuda ini” seolra menunduk

“aku adalah vampire yang bisa hidup sampai batas 200 tahun seolra” dia tersenyum “ayo masuk”

seolra dan jinyoung masuk kerumah itu dengan takut bagaimana tidak suasananya terasa sangat horror.

“aku tau kalian menemuiku karna aku masih bisa hidup bsetelah mendonorkan jantungku”

“ne” mereka berdua menjawab

“50 tahun lalu aku bertemu dengan seorang yang aku sayangi dia adalah seorang manusia murni.  dia mengetahui kalau aku adalah seorang vampire tapi dia tidak pernah perdulu tentang itu dia terus menicitaiku sampai aku tau dia memiliki penyakit gagal jantung.  aku memilih mendonorkan jantungku walaupun aku tau aku hanya bisa bertahan 2 minggu setelah mendonorkan jantung itu”

“tapi bagaimana bisa sampai sekarang haraboji masih hidup”

“blood moon, aku mendonorkan jantungku saat blood moon tengah terjadi”

“blood moon ?” seolra mendelik

“bloodmoon adalah dimana bulan berwarna merah sempurna, hanya terjadi pada bulan juni dan itu hanya bisa dilihat oleh seorang vampire” jelas mr kwang

“oppa” seolra meneteskan airmatanya

“seolra gwaenchana kita akan mencari pendonor lain” jinyoung masih berusaha menenangkan

“vampire tidak bisa menerima donor manusia”

“ne?” jinyoung kaget

*****

sepulang dari rumah mr kwang seolra dan jinyoung hanya terdiam di taksi dia masih terus memikirkan caranya untuk hidup

“seolra gwaenchana, aku akan mencari cara lain untuk menyelamatkan adikmu bahkan jika itu harus membuatku mati”jinyoung memeluk seolra

“jinyoung oppa, aku tidak bisa membiarkanmu aku adalah noonanya.  aku tidak bisa melihat adiku harus menjadi vampire aku tidak ingin oppa” seolra menangis

“seolra pasti ada jalan lain selain mendonorkan jantungmu”

“oppa aku tidak ingin menngingkari janji ku pada eomma”

*****
“seolra apartemen mu bagus sekali”

“namjoon oppa, berhentilah memujiku ini sudah 20 kali aku mendengar kata itu”

“itu benar” taehyung menyela

“noona, kau akan tinggal disini bersama kami kan ?” jungkook sibuk dengan spaghetinya

“ani, aku akan tinggal di apartemen depan jadi jika kalian membutuhkan ku datanglah ke apartemen depan”

“kenapa tidak tinggal dengan kami saja” ucap jimin

“aku tidak bisa kalian harus belajar hidup mandiri”

“kami sudah biasa hidup mandiri”

“mandiri dengan manager” jin terkekeh

member lainya menatapan sinis jin

“hyung bisakah kau membela kami sedikit saja” jimin mendengus

“apa yang ku katakana salah ?” jin tersenyum

“hyung….  ” Ucap yoongi manja

“oppa, berhentilah bersikap seperti itu umurmu sudan 20 tahun”

“huh”

“jin oppa kau tidak makan malam ?”

“ani aku sedang diet”

“diet”

“noona kau tidak pernah melihat reality show kami, jika jinhyung kelebihan makan sedikit dia akan terlihat seperti…”

“ya! Aku tidak seburuk itu” jin masuk kekamarnya
“kau ini senang sekali menggangu orang lain jungkook”

hanya dibalas dengan senyuman jungkook

ketika malam mulai datang tubuh seolra mulai panas ia tau malam ini adalah malam bulan purnama dia tidak bisa keluar karna jinyoung tidak di sampingnya.  ya jinyoung adalah pelindung seolra saat ini kondisi seolra sangat lemah kecepatanya untuk meminum darah manusia tidak seperti dulu.  tiba tiba bel apartemen seolra bunyi

“nuguseyo” ucap seolra lemas

“na, jinyoung cepat buka !”

“oppa” seolra terjatuh di pelukan jinyoung

“seolra ireona” jinyoung menutup pintu dan menidurkan seolra di sofa depan

“gwaenchana ?”

“oppa”

jinyoung segera membuka tasnya untuk mengambil kantung darah bergolongan A, dia mengambil gelas dan mmberikanya darah itu pada seolra

“kau mengapa tidak menelfonku” jinyoung memberikan gelas yang berisi darah itu

“gomawo oppa”seolra meneguk habis darah itu “aku lupa jika ini bulan purnama”

“seolra, kau masih terpikirkan tentang perkataan kwang harabeoji kan ?” jinyoung memeluk seolra

“ani oppa, kenapa aku harus terus memikirkan perkataanya aku tidak perduli lagi tentang itu” airmata seolra menetes di pelukan jinyoung “aku rela melakukan apapun demi adikku oppa walaupun itu harus mengorbankan nyawaku” lanjutnya

“seolra oppa akan terus di sampingmu “

“gomawo jinyoung oppa”

Malam itu jinyoung menginap di apartemen seolra, dia tau seolra bisa kehilangan kesadaranya jika jinyoung tidak di sampingnya.  pukul 11 malam telah lewat jinyoung sudah tidur sedangkan seolra masih terjaga dia menonton sebuah film berjudul ‘humming’ sessat kemudia bel apartemenya berbunyi lagi

“oh jin oppa, ada apa ?”

“Seolra bisakah aku menginap di apartemenmu malam ini, semua member bts masih terjaga dan mereka sangat rebut”

“oh ne, masuklah oppa”

mereka duduk di ruangtamu

“oppa kau mau pizza?”

“ani” jin berbaring di sofa seolra bibirnya pucat dan dia terus memegangi perutnya

“oppa, makanlah pizza ini tidak akan menambah berat badanmu”

“tapi seolra”

“oppa aku sudah memakan pizza ini berkali kali tapi berat badanku tidak bertambah”

“Seolra”

“oppa makanlah jika kau sakit bukan hanya dirimu yang merasakanya”

“gomawo seolra”

********

3 hari kemudia bangtan perform di bluecastle venue, mereka akan menghibur fans mereka di amerika, seolra ikut menonton dan mecoba berinteraksi dengan fans mereka seolra mencari kursi kosong tepat di samping seorang wanita dengan rambut berwarna coklat terang

“hello”

“hello, whats your name ?” seolra memberikan tangnya

“aretta, how about you ?”

“alexa, hi who your bias in bangtan “ seolra memperkenalkan diri dengan nama amerikanya

“jeon jungkook, you looks like korean”

“hmm, im Korean but im living in America” seolra tersenyum

“who your bias in bangtan alexa ?”

“me ? seokjin hey how old are you ?”

“18 , how abou you ?”

“me 18 too hey looks I have picture jin abs”

“are you kidding me” seolra tersenyum dan melihat handpone wanita itu

“how you get this picture ?”

“from staff, someone staff is my cousins”

“ahh really youre so lucky”

Dalam hati seolra mengumpat bagaimana bisa seorang staff menyebarkan foto setengah naked jin.  dia mencoba tenang.  sesaat kemudian saat peform lagu boy in luv hoseok tersandung badan namjoon saat akan melompat dia berusaha bangkit dari jatuhnya seolra segera menuju backstage untuk mengecek keadaan hoseok

“oppa gwaenchana ?”

“gwaenchana” hoseok berusaha tetap tenang

“oppa” seolra menarik hoseok untuk keruang costum ia segera mengigit leher hoseok

“ya! Seolra apa yang kau lakukan”

sesaat kemudia hoseok kehilangan sedikit darahnya, ia terbangun dan seolra mengenggam tangan hoseok dengan mata birunya

“oppa lupakan kejadian tadi” hoseok hanya menggangguk dan ia mulai sadar karna gedoran dari luar

“oppa, kaja kita selesaikan konser ini dan kerumah sakit” seolra membuka pintu

“ya! Apa yang kalian lakukan “jin menatap sinis hoseok

“seolra memijat kaki ku hyung”

“hoseok ada apa dengan lehermu” namjoon memegang leher hoseok

“wae ?”

“seperti bekas gigitan, ya! Apa yang kau lakukan dengan seolra”

“ani dia benar benar memijitku hyung aku tidak bohong!”

Lagu perlagu di selesaikan oleh bangtan hoseok segera dilarikan ke rumah sakit bagaimana tidak seseorang yang terguling daro stage setinggi 5 meter tidak merasakan apapun.  saat di rumahsakit pergelangan hoseok mengalami retak dia hanya butuh istirahat beberapa hari saja.

*****
“seolra apa yang kau lakukan pada hoseok ?” jinyoung memainkan mie yang ada di mejanya

“aku menghisap darahnnya sedikit oppa”

“kau tau itu membahayakan mu” jinyoung menatap cemas seolra

“aku tau oppa, aku tidak bisa membiarkan mereka berhenti di tengah jalan”

“seolra ingatlah waktumu hanya besok kau tidak akan bisa menolak tentang hal itu” jinyoung menggegam tangan seolra

“aku tau oppa, berhentilah mengingatkanku itu membuatku takut menjalaninya” tatapan seolra menyiratkan seakan dia sudah siap dengan apa yang akan terjadi

*****

Agustus 25, 2006

Seolra mendapat kabar bahwa jungkook mengalami kecelakaan saat akan kembali ke apartemen mereka, jantungnya mengalami kebocoran karna menghantam aspal.  ya hari ini seolra harus mendonorkan jantungnya untuk jungkook adiknya.

“seolra kau yakin akan melakukan ini ?”

“oppa aku sangat yakin, tolong rahasiakan ini pada semua orang termasuk jungkook aku tidak ingin dia tau sebenarnya dia adalah keturunan seorang vampire” ucap seolra dengan airmata menetes

“aku janji seolra , jungkook tidak akan mengetahui ini”

Seolra masuk keruangan operasi tubuhnya semakin melemah karna obat biusnya mulai bereaksi seolra menggenggam tangan jungkook di sebelahnya tubuh adiknya yang penuh dengan alat bantu pernapasan

“jungkook inilah waktunya, kau akan menjadi manusia seutuhnya setelah mendapat jantungku” seolra tersenyum dan ia mulai menutup matanya

#flashback#

“seolra eomma mohon, hanya kau yang bisa menyelamatkan jungkook”

“tapi eomma”

“seolra jungkook akan berubah menjadi manusia jika ia mendapat donor jantung dari saudaranya”

“eomma”

“dan saat jungkook menjadi manusia, hwangsol akan berhenti mengganggu kita karna tidak ada lagi jantung vampire biru yang hidup”

“dann itu aku harus mati eomma”

“mianhae seolra eomma mianhae ini sudah takdir kita”

Tiba tiba seorang vampire berdarah merah datang dan melempar mantra pembunuh pada orangtua seolra dan jungkook, tangisan jungkook yang kala itu baru berumur 3 tahun menggema

“eomma aku akan menjaganya, aku akan mengorbankan semuanya demi adikku”

Keluarga jeon adalah satu satunya keluarga vampire biru yang tersisan di seoul, semua vampire biru mengungsi keluar kota maupun negri mereka tidak ingi terbunuh oleh vampire merah.  saat itu juga vampire merah membunuh keluarga seolra, hanya seolra dan jungkook yang berhasil selamat

#flashbackend#

Seolra membawa jungkook ke panti asuhan dan akhirnya jungkook diangkat oleh keluarga kim tapi keluarga kim tidak ingin mengubah nama keluarga jungkook dia tetap menggunakan nama jeon dan tattoo di pundak jungkook adalah tattoo tanda lahir jungkook dan seolra keluarga kim tau siapa jungkook tapi mereka tetap meraahasian siapa jungkook sebenarnya

Sebelum umur 17 tahun vampire darah biru akan menjadi manusia, setelah berumur 17 tahun barulah mereka akan menjadi vampire yang sempurna.  jika pada umur 17 tahun mereka tidak mendapatkan donor jantung dari saudara mereka, mereka akan menjadi vampire karna seolra tidak ingin adiknya mati terbunuh ia mendonorkan jantungnya untuk jungkook tanpa jungkook tau bahwa seolra adalah kakaknya.

Seolra tau itu bisa berbahaya untuk nyawanya toh jika dia tidak mendonorkan jantungnya dia dan jungkook akan mati, karna itu seolra lebih memilih mendonorkan jantungnya menurut seolra tidak ada yang lebih penting dari menyelamatkan adiknya.

Saat pertamakali bertemu jungkook seolra tau dia adalah adiknya yang ia tinggalkan di panti asuhan dulu, dia sangat ingin memeluk jungkook merawatnya sebagai seorang adik tapi apadaya dia harus merahasiakan identisanya dia berusaha menjaga jungkook.

Dan vampire bisa hidup 1 minggu tanpa jantung, setelah itu mereka hilang seperti asap yang tertiup angin

*****

“noona kau terlihat tidak sehat ?”jungkook menggegam tangan seolra

“ania, aku hanya lelah.  ya! cepatlah sembuh kau harus latihan untuk comeback” seolra mengacak rambut jungkook

“noona, kausenang sekali merusak rambutku”

“molla, hey bagaimana ? jantungnya bekerja dengan baik kan”

“hm, noona siapa yang mendonorkanya ?”

“aku tidak tau, sepertinya itu stok rumah sakit “

“noona semalam aku bermimpi”

“mimpi ?”

“aku bermimpi kau menghilang seperti asap dan meninggalkan kami begitu saja”

“itu hanya mimpi jungkook” seolra tertegun “oh jimin oppa kau datang ?”

“seolra jin hyung memintamu menemaninya ke supermarket”

“jinjja, kookie ya aku pergi dulu ne”

“noona hati hati”

“nee, anyyeong” seolra menghilang di balik pintu airmatanya jatuh saat itu juga

“oh! Jin oppa, ku memintaku menemanimu ?”

“seolra pilihkan aku beberapa bahan makanan “

“ne”

seolra memilih beberapa bahan makanan , setelah itu mereka datang ke newyork city festival, banyak orang dengan senyum bahagia diwajahnya tidak terkecuali jin dan seolra

“oppa, ada kedai ice cream ayo kita kesana”

“seolra, pelan pelan”

“ani oppa, aku tidak bisa pelan itu membuat waktu senangku semakin berkurang”

“museum iriya ?”

“ani”

seolra pergi dan memesan 2 cup ice cream stroberry, mereka menikmati festival itu dan berakhir di pantai menatap senja yang akan segera menghilang

“seolra-ya~”

“ne oppa”

“aku menyukaimu”

“oppa!” seolra kaget “kau tidak bercanda kan ?” lanjut seolra

“ani aku tidak bercanda”

“maaf oppa aku tidak bisa menerimamu” seolra menunduk

“apa karna aku seorang manusia ?” ucap jin dingin

“oppa ? neo ?” seolra terkejut

“aku tau kau adalah seorang vampire berdarah biru seolra”

“oppa bagaimana kau tau tentang ini ?”

“kau ingat saat malam itu aku ke apartemen mu ?, aku menemukan gelas bekas darah di samping meja”

“oppa”

“dan aku menemukan kantung darah berkode A”

“oppa kau tau.  .  ”

“aku juga seorang keturunan vampire seolra, noona ku mendonorkan jantungnya buatku, dia mengubahku menjadi manusia karna dia tidak ingin aku matis sejak saat itu aku berubah menjadi seorang manusia”

“oppa kau tidak takut padaku “

“tidak, mengapa aku harus takut aku nyaris menjadi vampire dulu”

“oppa” seolra memeluk jin

“jadi kau menerimaku ?”
“mianhae oppa aku tetap tidak bisa, aku akan pergi “

“eodi ?”

“molla, aku hanya ingin pergi ke suatu tempat yang sangat jauh” seolra tersenyum

“seolma” jin menggantung kata katanya “kau yang mendonorkan jantungmu buat jungkook ?”

hanya di balas senyuman dan anggukan seolra

September 1, 2006

senja itu jin, seolra dan jinyoung berjalan jalan di taman, mereka masih di amerika setidaknya masa kontrak seolra akan berakhir hari ini dia mengajak jin jalan jalan karna besok ia akan benar benar pergi

“seolra bukanya itu jungkook” jin menunjuk seorang pria dengan wanita di sebelahnya

“dia dengan wanita ?”

“aish, dia benar benar ingin mati kali ini” seolra datang dan mengetok kepala jungkook

“noona! Appo!”

“kau mau mati” seolra melirik gadis itu, dia kaget dengan apa yang di sembunyikan gadis yang bersama jungkook

“seolra, dia vampire merah” jinyoung berbisik “dia memakai contact lens” lanjutnya

seolra langsung menarik jungkook dan mendapat tatapan tajam dari jungkook dan gadis itu.  seolra langsung mengigit jungkook untuk menghilangkan racun yang di berikan gadis itu, gadis itu marah dan pergi meninggalkan mereka

“kau bodoh!” seolra berteriak pada jungkook

“kau yang bodoh noona!, kau siapa ! kau hanya managerkami kau tidak berhak memarahiku” jungkook melawan

“bodoh dia kakak kandungmu!” kali ini jin tersulut emosi

“mwo ?! yang benar saja aku tidak punya kakak”

“sebegitu bodohnya kau jungkook!, tidak kah kau berfikir seseorang dengan nama keluarga yang sama dan tattoo yang sama ?”

“jinyoung hyung itu hanya kebetulan” jungkook membentak

“DIA JUGA RELA MENDONORKAN JANTUNGNYA BUATMU!” jinyoung menahan emosinya

“kenapa dia masih hidup jika jantungnya ada di tubuhku”

“kookie dia adalah seorang vampire”perjelas jin

“ini tidak mungkin” jungkook terjatuh

“kookieya~”seolra memeluk jungkook

“noona, kenapa harus kau noona! Waeeeee !” jungkook memuukul mukul dada seolra

“jungkook mianhae aku tidak ingin vampire merah memburumu aku merelakanya demi kehidupanmu”

“noona !”

“jungkook mianhae “ seolra berjalan mundur dan waktu tepat jam 12 malam

“noona, kajimaa aku ingin menanyakan banyak hal padamu”

“jin oppa, jinyoung oppa…” seolra menggantungkan kata katanya “ jungkook anyyeong” seolra menghilang dan berubah menjadi asap, jungkook terjatuh untuk kedua kalinya

“noona kajimaaa !” jungkook menangis

“kookie ireona” jin dan jinyoung berusaha membangunkan jungkook

“hyung gomawo” jungkook berjalan kepantai ia mencoba kuat

“noona gomawo, jantungmu adalah hadiah terbaik untuk ulang tahunku yang ke 17”

Malam itu jungkook kehilangan seolra bukan hanya jungkook tapi member bangtan dan b1a4 juga, jungkook mengatakan bahwa seolra telah kembali ke seoul

******

September 1, 2009

To jungkook

kookie ya, mianhae aku tidak memberitaumu bahwa aku adalah kakakmu.  mungkin itu sebuah keputusan yang bodoh.  jungkook aku benar benar membenci diriku setalah aku menaruhmu di panti asuhan aku selalu menyesal jungkook tapi penyesalanku mulai sirna ketika ku melihatmu menjadi member bangtan boys aku berusaha menjadi manager sementara buat mu aku ingin menjagamu dari orang lain.  sampai pada waktunya aku harus mendonorkan jantungku.  aku tau kita hanya bertemu dalam singkat waktu tapi aku akan selalu mengawasimu dari sini.  jungkook aku bangga padamu benar benar bangga padamu teruslah berkarya jeon jungkook, aku menyayangimu

oh ya, beri tau jin oppa dan jinyoung oppa mereka tidak boleh diet keras dan katakana berhentilah merokok jika mereka stress

sekali lagi, aku menyayangimu Jeon Jungkook

Jeon Seolra, September 1, 2006

Ini sudah ratusan kali jungkook membaca surat itu bahkan ketika dia sedang sedih.  Jungkook melipat surat itu surat yang di berikan jinyoung 3 tahun lalu saat mereka di amerika, dia memasukan surat itu di dompet handponenya dia menatap gantungan handphone yang berisi foto keluarganya
“noona, aku merindukanmu” jungkook meneteskan airmantanya

“kau merindukan seolra ?”

“hyung apakah kita masih bisa bertemu noona ?”

tiba tiba pintu ruang tunggu terbuka, hanya jin dan jungkook yang menoleh sedangkan yang lain masih sibuk dengan makeup mereka

“Bangtan Boys 3 menit lagi, siap!” coordinator acara itu menceklis papan namanya

“noona”

“seolra”

Wanita itu hanya tersenyum dan berlalu di balik pintu.

_____ leave your comment,dont be silent reader yup yup^^____

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s