( Review Movie ) Train To Busan

fullsizephoto737400

hey selamat malam, good night guys. kali ini aku bakalan review movie judulnya train to busan. sebenarnya aku duah tertarik sama film ini dari awal banget. ya sejak mereka membocorkan film ini cukup berkualitas dan menarik penonton yang tinggi. aku ngambil film ini jam terakhir sekitar jam 6-an dan aku keuar sekitar setengah 8-an. aku sempat ketinggalan 1 menit.

film ini bercerita tentang penumpang sebuah kereta dari seoul menuju busan. setting awal di ambil di kantor si karakter utama goo yong. goyong ini mnajer pendanaan dia punya anak bernama suan.. pada hari ulang tahunya suan meminta untuk bertemu dengan ibunya di busan. 

akhirnya suan dan ayahnya pergi ke busan menaiki kereta. tanpa mereka sadari ada satu orang yang terinfeksi oleh virus zombie ini. karna satu virus zombie ini akhirnya merebak ke hampir satu kereta. yang tersisa hanyalah 3 gerbong kereta. yaitu kereta first class kayaknya. nah di first class itu ada beberapa penumpang yang aku sudah taksir bakalan jadi pemeran “kedua”

saat kereta berangkat kejadian aneh dimulai kerusuhan dimana mana, sampai akhirnya “zombie” ini menyebar di kereta. mereka memutuskan berhenti di daejon untuk diisolasi. tapi ketika mereka berniat bertemu dengan tentara yang menagamereka disana, malah seluruuh tentra yang ada di stasiun itu sudah terinfesi. seluruh penumpang yang selamat dari serangan zombie di kereta akhirnya memutuskan kembali ke keretta dan mereka melanjutkan perjalanan menuju busan.

pada saat kembali ke kereta beberapa dari mereka berpisah akhirnya goo yong memutuskan untuk menjemput mereka yang terpisah dari rombongan.  bebekal tongkat baseball mereka berusaha menjemput rombongan yang terpisah. ada beberapa fakta yang mereka daparkan, zombie itu buta jika gelap, ini di buktikan ketika mereka masuk kedalam terowongan, para zombie itu menggila sseperti tak tau arah. dan zombie itu peka terhadap suara jadi intinya zombie ini berbekal suara untuk mencari mangsa.

setelah mereka berhasil menjemput rombongan yang terpisah, rombongan mereka kembali ke rombongan awal. tapi akhirnya mereka tetap di sergap oleh zombie. karna salah satu dari ketua rombongan tidak mau membuka pintunya. rombongan ke 2 yang tersisa di larang masuk kedalam ruangan rombong pertama, akhirnya mereka memutuskan untuk memecah kaca pintu kereta. mereka berhasil masuk tapi mereka malah diasingkan dan disuruh untuk maju ke kereta paling depan dengan masinis.

enough too much spoiler here.
ya ini adalah film korea ter-the best yang pernah aku tonton tahun ini. mereka bener bener keliatan real. tapi kalo diliat liat ini konsepnya agak mirip sama world war z “tergigit dan terinfeksi” dari segi pengambilan gambarnya juga rapi menurutku, mereka nggak terpaku sama ruangan sempit. dan film ini cukup menegangkan, dan seharusnya pihak bioskop menulis “thriller” bukan horror. film ini peminatnya juga banyak, hari minggu ini hampir 90% tempat duduk terisi semua. theres almost no empety seat. aku aja ngambil seat yang berdempetan dengan pasangan2.

aku ngak tau cuma sebelahku aja atau memang satu bioskop, banyak adegan greget pake banget disini. jujur aku malu banget soalnya kau berisikgregetan liatnya. gimana enggak ada zombie mereka masih sempat tatap tatapan. apa nggak pengen nyatuk. ada adegan sedih disini tapi bikin aku nggak sampe nangis sih. cuma banyak yang bilang sedih banget disini

mungkin teori ini salah. pada awal awal penyerangan zombie, seseorang mengatakan “mereka bergerak karna melihat kita” ya pokoknya kalimat sejenis itu. akhirya wanita hamil (yang juga cast utama) menyiram air ke kaca itu dan menutupi kaca itu dengan koran. di scene pertengahan ketika mereka mau menyelamatkan rombongan yang terpisah mereka di serang zombie habis habisan. tapi ketika masuk ke terowongan kalo nggak salah ada kalimat sejenis “mereka menjadi buta karna kegelapan” lalu “mereka peka terhadap suara, jadi mereka mencari mangsa karna berpatokan pada suara” dan saat itu bola baseball berjatuhan dan zombie itu mendatangi bola baseball itu seakan akan mereka buta.  oke jadi yang benar yang mana. si zombie ini buta atau peka terhadap suara ? jujur aku masih bingung sama konsep ini. jadi si zombie ini buta ketika gelap dan hanya memanfaatkan pendengaran ketika gelap ?

menurut internet, syuting film ini memakan waktu 4 bulan (source) dan ini di cut menjadi sehari. ada dialog ketika seorang nenek memecahkan telur “kapan kau merebusnya, perjalanan ini hanya memakan waktu 1 jam” ya sejenis dialog seperti ini. aslinya seoul busan itu sekitar 3jam-an. kalo kita mengikuti waktu di filmnya. film ini hanya menghabiskan waktu kurang lebih sehari saja. karna mereka berusaha untuk mecapai busan. seingatku tidak ada pergantian sore dan malam. kecuali di bagian awal ketika mereka menuju stasiun (sepertinya subuh). itupun ketika mereka sudah memasuki kereta sudah keadaan terang. dan ada di awal awal dialog goo yoong berdialog seperti ini “aku akan kembali sebelum makan siang” dan ketika di ending mereka di temukan dalam keadaan masih terang. jadi jelasnya waktu 4 bulan itu, di cut di cari yang terbaik dan di singkat menjadi 1 hari. the crew is really amazing.

oke segitu aja deh reviewnya, kebanyakan spoiler yak perasaan :v pokoknya film ini rekomen banget buat kalian yang suka thriller. untuk film ini i give 5 stars. i swear the best korean movie in this year.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s